Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketahanan Pangan Lokal Diuji

Ketahanan Pangan Lokal Diuji

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 144
  • print Cetak

BERAU — Di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, pemerintah daerah mulai mendorong masyarakat untuk mengadopsi pola konsumsi alternatif. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengusulkan agar warga menanam singkong dan beternak lele sebagai langkah menjaga ketahanan pangan rumah tangga.

Usulan tersebut dinilai sebagai langkah sederhana namun strategis, mengingat tingginya ketergantungan Berau terhadap pasokan pangan dari luar daerah. Perubahan pola konsumsi diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek sekaligus langkah adaptif menghadapi gejolak harga.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Berau, Basri, menilai saran tersebut relevan dalam konteks pengendalian inflasi melalui substitusi komoditas. “Iya, betul saja itu. Artinya inflasi ini kan terkait beberapa komoditi. Mungkin salah satunya bidang perikanan, lele tadi bisa jadi substitusi kebutuhan ikan,” ujarnya, Senin (27/4/26).

Ia menjelaskan, ketika harga komoditas utama seperti beras mengalami kenaikan, masyarakat dapat beralih ke sumber pangan lain yang lebih terjangkau. “Kalau misalnya inflasi itu terjadi di beras, bisa beralih ke singkong. Jadi menggantikan, istilahnya substitusi,” jelasnya.

Menurut Basri, kenaikan harga juga dipengaruhi meningkatnya biaya produksi, terutama yang bergantung pada bahan bakar minyak. Hal ini berdampak pada berbagai produk olahan, termasuk tahu dan tempe. “Semua proses produksi yang menggunakan BBM pasti naik. Misalnya tahu, kalau menggunakan mesin berbahan bakar, tentu output produknya juga naik,” katanya.

Meski demikian, dampak kenaikan harga tidak selalu terlihat secara langsung di tingkat konsumen. Sebagian pelaku usaha memilih menyesuaikan jumlah produk tanpa menaikkan harga jual. “Nilainya berapa itu tergantung pengusahanya. Ada yang tidak menaikkan harga, tapi kuantitasnya dikurangi,” tambahnya.

Basri juga mengungkapkan tingginya ketergantungan Berau terhadap pasokan luar daerah. “Kalau data yang ada, sekitar 60 persen kebutuhan kita masih dari luar. Produk dalam daerah hanya mencukupi sekitar 40 persen,” ungkapnya.

Ketergantungan tersebut terutama terjadi pada komoditas utama seperti beras dan bahan pangan lainnya. “Terutama beras, karena itu kebutuhan pokok. Hampir rata-rata komoditi masih dari luar,” katanya.

Untuk komoditas tertentu, seperti sayuran, produksi lokal mulai berkembang meski belum mencukupi seluruh kebutuhan. “Kalau sayuran seperti sawi dan beberapa lainnya sudah ada yang ditanam di sini. Tapi untuk komoditas seperti kentang, kol, bahkan tomat, kadang masih dari luar,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi lokal sebagai bagian dari strategi jangka panjang menghadapi inflasi. Upaya seperti menanam singkong dan beternak lele dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Berau Mulai Terbang 15 Mei, Persiapan Hampir Rampung

    Jemaah Haji Berau Mulai Terbang 15 Mei, Persiapan Hampir Rampung

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    BERAU — Sebanyak 215 jemaah haji asal Kabupaten Berau dipastikan siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Keberangkatan dijadwalkan mulai 15 Mei 2026 menggunakan penerbangan reguler. Kasubag Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Berau, Hindun Nahdiani, menyampaikan bahwa seluruh persiapan jemaah hampir rampung, baik dari sisi administrasi maupun kesehatan. “Untuk vaksinasi sudah […]

  • Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

    Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Di balik derasnya arus pembangunan dan investasi, Kabupaten Berau kini menapaki satu agenda penting yang menyentuh akar identitas dan sejarah masyarakatnya—perlindungan lahan adat. Rencana menghadirkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Lahan Adat tengah dikaji serius di DPRD Berau, menjadi langkah besar dalam memastikan tanah adat tidak sekadar menjadi jejak ingatan, tetapi terlindungi […]

  • ‘Nuansa LG Fun Run 5K’ Deklarasikan Pilkada Damai 2024

    ‘Nuansa LG Fun Run 5K’ Deklarasikan Pilkada Damai 2024

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 543
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kegiatan Nuansa LG Fun Run 5k yang dilaksanakan di Taman Cendana, Tanjung Redeb diisi dengan rangkaian deklarasi Pilkada Damai 2024. Deklarasi tersebut dilakukan disela-sela kegiatan ‘running’ pada Minggu (4/7/2024). Dalam wawancara bersama pihak panitia kegiatan, Ridwan diketahui bahwa deklarasi tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat menyambut Pilkada Berau 2024 dengan kondusif dan damai. “Kami […]

  • Jokowi di IKN: Peninjauan Tempat Upacara HUT RI dan Sarana Pendukung!

    Jokowi di IKN: Peninjauan Tempat Upacara HUT RI dan Sarana Pendukung

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Balikpapan – Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan rombongan tiba di Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan, Minggu, 28 Juli 2024, pukul 14.44 WITA. Rombongan Presiden yang menggunakan pesawat BBJ2/A-001 ini datang dari Jakarta dalam rangka kunjungan kerja di Ibu Kota Negara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Turut serta […]

  • Nobar Piala Dunia 2026, Pemprov Kaltim Bidik Euforia Bola Dongkrak UMKM

    Nobar Piala Dunia 2026, Pemprov Kaltim Bidik Euforia Bola Dongkrak UMKM

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.139
    • 0Komentar

    Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mematangkan strategi menyambut penayangan Piala Dunia FIFA 2026 melalui TVRI Kalimantan Timur sebagai official broadcaster. Selain menghadirkan tontonan gratis bagi masyarakat, Pemprov juga menyiapkan agenda nonton bareng (nobar) berskala luas dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen […]

  • Hasil Perkebunan Berau Siap Ekspor ke Prancis dan Belanda

    Hasil Perkebunan Berau Siap Ekspor ke Prancis dan Belanda

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 831
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Komoditas kakao di Kabupaten Berau kini mulai menunjukkan potensi besar untuk menembus pasar internasional. Berdasarkan data Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, total luas lahan kakao di wilayah ini mencapai 1.037 hektare, dengan sebaran terbesar berada di Kecamatan Sambaliung seluas 479 hektare. Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, menyampaikan, selain Sambaliung, tanaman kakao juga […]

expand_less