Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketahanan Pangan Lokal Diuji

Ketahanan Pangan Lokal Diuji

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 77
  • print Cetak

BERAU — Di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, pemerintah daerah mulai mendorong masyarakat untuk mengadopsi pola konsumsi alternatif. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengusulkan agar warga menanam singkong dan beternak lele sebagai langkah menjaga ketahanan pangan rumah tangga.

Usulan tersebut dinilai sebagai langkah sederhana namun strategis, mengingat tingginya ketergantungan Berau terhadap pasokan pangan dari luar daerah. Perubahan pola konsumsi diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek sekaligus langkah adaptif menghadapi gejolak harga.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Berau, Basri, menilai saran tersebut relevan dalam konteks pengendalian inflasi melalui substitusi komoditas. “Iya, betul saja itu. Artinya inflasi ini kan terkait beberapa komoditi. Mungkin salah satunya bidang perikanan, lele tadi bisa jadi substitusi kebutuhan ikan,” ujarnya, Senin (27/4/26).

Ia menjelaskan, ketika harga komoditas utama seperti beras mengalami kenaikan, masyarakat dapat beralih ke sumber pangan lain yang lebih terjangkau. “Kalau misalnya inflasi itu terjadi di beras, bisa beralih ke singkong. Jadi menggantikan, istilahnya substitusi,” jelasnya.

Menurut Basri, kenaikan harga juga dipengaruhi meningkatnya biaya produksi, terutama yang bergantung pada bahan bakar minyak. Hal ini berdampak pada berbagai produk olahan, termasuk tahu dan tempe. “Semua proses produksi yang menggunakan BBM pasti naik. Misalnya tahu, kalau menggunakan mesin berbahan bakar, tentu output produknya juga naik,” katanya.

Meski demikian, dampak kenaikan harga tidak selalu terlihat secara langsung di tingkat konsumen. Sebagian pelaku usaha memilih menyesuaikan jumlah produk tanpa menaikkan harga jual. “Nilainya berapa itu tergantung pengusahanya. Ada yang tidak menaikkan harga, tapi kuantitasnya dikurangi,” tambahnya.

Basri juga mengungkapkan tingginya ketergantungan Berau terhadap pasokan luar daerah. “Kalau data yang ada, sekitar 60 persen kebutuhan kita masih dari luar. Produk dalam daerah hanya mencukupi sekitar 40 persen,” ungkapnya.

Ketergantungan tersebut terutama terjadi pada komoditas utama seperti beras dan bahan pangan lainnya. “Terutama beras, karena itu kebutuhan pokok. Hampir rata-rata komoditi masih dari luar,” katanya.

Untuk komoditas tertentu, seperti sayuran, produksi lokal mulai berkembang meski belum mencukupi seluruh kebutuhan. “Kalau sayuran seperti sawi dan beberapa lainnya sudah ada yang ditanam di sini. Tapi untuk komoditas seperti kentang, kol, bahkan tomat, kadang masih dari luar,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi lokal sebagai bagian dari strategi jangka panjang menghadapi inflasi. Upaya seperti menanam singkong dan beternak lele dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Keluhan masyarakat terkait kesulitan mengangkut tabung LPG 5,5 kilogram (kg) yang dinilai terlalu berat, khususnya bagi pedagang keliling yang menggunakan kendaraan roda dua, akhirnya mendapatkan perhatian. Untuk mengatasi masalah ini, Pertamina kini telah menyiapkan tabung gas LPG 3 kg non-subsidi yang lebih ringan dan praktis. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan, […]

  • DPRD Berau Soroti Potensi Kenaikan Harga Sembako Jelang Idulfitri

    DPRD Berau Soroti Potensi Kenaikan Harga Sembako Jelang Idulfitri

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 639
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- DPRD Berau mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk mewaspadai potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Peningkatan kebutuhan masyarakat pada periode tersebut dinilai kerap berdampak pada lonjakan harga di pasaran. Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah, menilai pemerintah daerah perlu mengambil langkah antisipatif sejak dini agar stabilitas harga tetap […]

  • Sri Juniarsih: "Apapun Hasilnya, Saya Ridho dan Ikhlas"

    Sri Juniarsih: “Apapun Hasilnya, Saya Ridho dan Ikhlas”

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 893
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menunjukkan komitmennya terhadap proses demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Berau 2024 pada Rabu (27/11). Ia mencoblos di TPS 14, Jalan Al Bina Atas, didampingi oleh anggota keluarganya. Usai mencoblos, Sri Juniarsih menyempatkan diri menyapa petugas dan warga di TPS. Kepada media, ia mengungkapkan optimismenya […]

  • Soroti Transparansi CSR, Sutami Usul Peninjauan Langsung

    Soroti Transparansi CSR, Sutami Usul Peninjauan Langsung

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 742
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota DPRD Kabupaten Berau, Sutami, meminta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Batiwakkal untuk meningkatkan transparansi dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR). Ia menilai keterbukaan informasi mengenai program CSR penting agar pemerintah daerah dan masyarakat dapat mengetahui secara jelas kontribusi perusahaan terhadap pembangunan di daerah. Menurut Sutami, berbagai program CSR yang dijalankan […]

  • Masih Pakai Korpri, Petugas Pemadam Dikebut ke Lokasi Kebakaran Samping SPBU Maluang

    Masih Pakai Korpri, Petugas Pemadam Dikebut ke Lokasi Kebakaran Samping SPBU Maluang

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.561
    • 0Komentar

    Gunung Tabur – Kebakaran hebat melanda area PT Jasin yang berada tepat di samping SPBU Maluang, Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, pada Senin pagi, 21 April 2025. Peristiwa tersebut sontak memicu kepanikan di antara warga yang tengah mengantre bahan bakar di SPBU tersebut. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, membenarkan […]

  • Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu: Menjaga Warisan Budaya dan Meningkatkan Kesejahteraan Lewat Potensi Alam

    Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu: Menjaga Warisan Budaya dan Meningkatkan Kesejahteraan Lewat Potensi Alam

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kampung Long Beliu, Kecamatan Kelay, kini menyambut era baru dengan meluncurkan Ekowisata Kampung Rotan yang diresmikan pada Kamis (16/1) oleh Asisten I Setkab Berau, Hendratno. Dengan luas potensi rotan mencapai 4.633 meter persegi, kampung ini menyadari besar manfaat yang bisa diberikan oleh rotan, baik bagi masyarakat maupun lingkungan. “Rotan sudah menjadi bagian […]

expand_less