Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Juga Jadi Faktor Penting
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
- visibility 281
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Juga Jadi Faktor Penting
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tanjung Redeb – Kesetaraan gender adalah isu yang semakin mendapat perhatian dalam beberapa dekade terakhir, terutama dalam konteks pembangunan sosial dan ekonomi. Di Kabupaten Berau, hal ini juga mendapatkan perhatian khusus dari Anggota Komisi III DPRD Berau, Grace Warastuty Langsa.
Ditemui beberapa waktu lalu, Grace mengatakan jika kesetaraan gender telah menjadi salah satu prinsip dasar dalam kebijakan pembangunan. Namun, meskipun ada kemajuan yang signifikan, ketidaksetaraan gender masih menjadi tantangan besar di berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan partisipasi politik.
“Saya mendorong seluruh instansi untuk lebih memperhatikan dan mengutamakan aspek kesetaraan gender, dalam setiap rencana kerja dan program yang dijalankan,” ucapnya.
Menurut Grace, setiap individu tanpa memandang jenis kelamin, usia, atau status sosial, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan dan akses terhadap hak-haknya.
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memiliki program kerja, yang berorientasi pada pengarusutamaan gender, sebagai bagian dari upaya penerapan kebijakan pembangunan yang inklusif dan adil.
“Pemerintah daerah sudah memiliki komitmen yang baik, sekarang tinggal bagaimana OPD menerapkan dan mendukung komitmen itu,” tegasnya.
Ia juga menyoroti bahwa saat ini semakin banyak kebijakan yang mencerminkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan dan keadilan gender di Kabupaten Berau. Sehingga, perempuan harus memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya, agar bisa berkontribusi lebih dalam berbagai sektor pembangunan.
Lebih lanjut, Grace menjelaskan bahwa kesetaraan gender bukan hanya tentang memberikan kedudukan yang sama bagi perempuan dan laki-laki, tetapi juga memastikan bahwa perempuan dilibatkan dalam proses perumusan kebijakan, penyusunan program, serta strategi pembangunan daerah. (Adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar