Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Koleksi Deposit Berau Diisi Buku Budaya dan Sejarah Lokal, Novel Dipinggirkan

Koleksi Deposit Berau Diisi Buku Budaya dan Sejarah Lokal, Novel Dipinggirkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 313
  • print Cetak

BERAU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menempatkan buku-buku berkonten lokal sebagai prioritas utama dalam pengembangan koleksi deposit perpustakaan daerah. Fokusnya jelas: memperkaya khazanah literasi yang merekam budaya, sejarah, bahasa, dan kehidupan masyarakat Berau sendiri.

Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dispusip Berau, Arliana, menjelaskan bahwa lembaganya membuka ruang fasilitasi bagi penulis yang ingin karyanya diterbitkan dan masuk ke perpustakaan. Namun, dari sekian banyak naskah yang diajukan, dukungan lebih diarahkan pada buku-buku yang mengangkat kekhasan lokal Berau.

Menurut Arliana, selama ini justru novel yang paling sering diajukan penulis untuk difasilitasi. Padahal, koleksi yang masih minim di rak perpustakaan adalah buku-buku yang mendokumentasikan kekayaan lokal daerah.

“Kalau novel kan sudah banyak. Yang kita kekurangan justru buku-buku konten lokal Berau, terutama tentang budaya dan sejarah Berau,” ujarnya pada Kamis (14/05/2026).

Sejumlah judul yang sudah berhasil diterbitkan dengan dukungan Dispusip antara lain 20 Karya terbaik tentang Berau, Antologi Pantun Barrau, Kamus Bahasa Barrau, Sanni Mamanda, Susuran Bua Kalumbun, Issi Ruma dan Issi Tana, Syair Badiwa, hingga kumpulan puisi karya Saprudin Ithur yang menggambarkan alam Kabupaten Berau dan Kumpulan Puisi Labuan Cermin Karya Yuli Eka Sari tentang budaya masyarakat dan wisata Berau.

Selain itu, Dispusip juga pernah membukukan karya peserta pelatihan menulis (Klub Penulis Cilik) dalam buku berjudul Makna diantara Sejumput Cerita Anak di Bumi Batiwakkal. Buku tersebut memuat pengalaman keseharian anak-anak di Kabupaten Berau, mulai dari kunjungan ke objek wisata lokal, cerita di sekolah, hingga aktivitas di Pasar Ramadan.

Arliana menilai bentuk cerita seperti itu efektif untuk memperkenalkan daerah kepada generasi muda. Tahun ini, Dispusip kembali mendorong penerbitan buku sejarah lokal berjudul Burakat Banua. Namun, keterbatasan anggaran membuat jumlah cetak masih jauh dari ideal.

“Kadang dalam satu tahun hanya dua buku, bahkan tahun ini baru satu judul dengan 80 eksemplar,” ungkapnya pada Kamis (14/05/2026).

Ia memaparkan, setiap judul yang dicetak umumnya diproduksi minimal 50 eksemplar. Buku-buku itu kemudian didistribusikan ke perpustakaan sekolah, perpustakaan kampung, perpustakaan khusus, hingga komunitas literasi di Berau.

Keterbatasan anggaran juga berimbas pada pencetakan Kamus Bahasa Barrau. Padahal, kata Arliana, Bahasa Barrau sudah masuk ke dalam materi muatan lokal di sekolah-sekolah.

“Mestinya kalau bahasa daerah sudah masuk pembelajaran, sarana pendukung seperti Kamus Bahasa Barrau juga diperbanyak sehingga bisa dibagikan ke seluruh Perpustakaan Sekolah yang ada di Kabupaten Berau,” ujarnya.

Terkait biaya, Arliana menyebut harga penerbitan satu buku berkisar Rp80 ribu per eksemplar. Karena itu, jumlah judul yang bisa diterbitkan setiap tahun sangat bergantung pada besaran anggaran yang diterima Dispusip Berau. (*/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Berau Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak

    Polres Berau Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Satuan Reserse Kriminal Polres Berau menangkap seorang pria yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Pelaku diamankan di kediamannya beberapa jam setelah laporan diterima. Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau, Siswanto, mengatakan laporan diterima dari orang tua korban pada Senin pagi, 6 April 2026. Peristiwa diduga […]

  • Bupati Berau Dorong Pemilahan Sampah Rumah Tangga, Sebut Peluang Ekonomi dari Limbah Plastik

    Bupati Berau Dorong Pemilahan Sampah Rumah Tangga, Sebut Peluang Ekonomi dari Limbah Plastik

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menggencarkan program pengelolaan sampah terpadu dengan menekankan pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup beberapa waktu lalu. Menurutnya, langkah awal yang saat ini tengah disosialisasikan kepada masyarakat adalah pemisahan sampah rumah tangga serta pengelolaan […]

  • Dihebohkan Buaya 3 Meter Muncul Di Pemukiman, Warga Bertindak Sendiri Karena Tak Ada Respons Petugas  ‎

    Dihebohkan Buaya 3 Meter Muncul Di Pemukiman, Warga Bertindak Sendiri Karena Tak Ada Respons Petugas ‎

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.167
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Warga Jalan Pulau Semama, Gang Banua, dibuat heboh seekor buaya sepanjang sekitar tiga meter kembali muncul di area permukiman padat penduduk itu. Sabtu (25/10/2025) malam. Tanpa menunggu bantuan, warga pun nekat berjibaku menaklukkan hewan buas tersebut secara mandiri. ‎Selama hampir satu jam, belasan warga menyisir lokasi dengan peralatan seadanya. Di tengah pencarian, […]

  • Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

    Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau semakin serius menggarap potensi ekonomi biru sebagai motor penggerak kesejahteraan kampung-kampung pesisir. Meski kualitas perairan Berau masuk kategori unggulan, pengembangan rumput laut belum mencapai level optimal akibat kendala teknis dan minimnya perlindungan bagi pembudidaya. Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Yunda Zuliarsih, menyampaikan bahwa pemerintah kini tidak hanya memperkuat aspek […]

  • Inovasi Perumahan Berkelanjutan: Mewujudkan Hunian Layak di Setiap Sudut Berau

    Inovasi Perumahan Berkelanjutan: Mewujudkan Hunian Layak di Setiap Sudut Berau

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 681
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  — Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menjadi salah satu fokus utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Berau. Sebagai bagian dari 18 Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Berau, BSPS dirancang untuk memastikan setiap warga memiliki akses terhadap rumah layak huni yang memenuhi standar kualitas dan kenyamanan. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perumahan […]

  • Sekda Berau Soroti Potensi Konflik Lahan, Dorong Perlindungan Masyarakat Adat

    Sekda Berau Soroti Potensi Konflik Lahan, Dorong Perlindungan Masyarakat Adat

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti potensi konflik lahan yang kerap muncul seiring masuknya investasi di sektor perkebunan dan pertambangan. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengatakan konflik umumnya terjadi akibat tumpang tindih klaim lahan antara masyarakat dan perusahaan. “Ketika perusahaan masuk, sering muncul klaim dari masyarakat. Di sisi lain, ada persoalan administrasi di tingkat […]

expand_less