Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Gagal Diangkat, Ratusan Guru Honorer Berau Bertahan dengan Skema Darurat Disdik

Gagal Diangkat, Ratusan Guru Honorer Berau Bertahan dengan Skema Darurat Disdik

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 503
  • print Cetak

BERAU — Dinas Pendidikan Kabupaten Berau berupaya menjaga kesejahteraan tenaga honorer di tengah keterbatasan kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Langkah ini ditempuh menyusul regulasi pemerintah pusat yang membatasi rekrutmen tenaga non-ASN baru.

Kepala Bidang P2TK Dinas Pendidikan Berau, Mustaring, mengatakan ratusan tenaga honorer belum dapat diakomodasi menjadi ASN. Sebelumnya, sekitar 146 tenaga honorer yang tergabung dalam aliansi tidak lolos seleksi CPNS.

Menurut dia, upaya koordinasi telah dilakukan hingga ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PAN-RB bersama DPRD Berau. Namun, hasilnya tetap merujuk pada aturan yang belum memungkinkan pengangkatan langsung.

“Regulasi yang ada saat ini belum memberi ruang untuk pengangkatan tenaga honorer baru,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar, pemerintah daerah tetap mempertahankan 389 guru honorer yang terdata hingga awal 2025. Penggajian mereka saat ini dialokasikan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat.

Namun, skema ini dinilai belum merata. Besaran honor yang diterima bergantung pada jumlah siswa dan kemampuan anggaran masing-masing sekolah.

“Sekolah dengan jumlah murid besar cenderung mampu memberikan honor lebih tinggi. Sebaliknya, sekolah kecil menyesuaikan kemampuan BOS yang ada,” kata Mustaring.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga memberikan tambahan penghasilan (tamsil) bagi tenaga pendidik dan kependidikan yang tidak masuk dalam database CPNS. Tercatat sekitar 352 personel, termasuk tenaga di sekolah swasta, PKBM, hingga PAUD, menerima bantuan tersebut.

Besaran tambahan penghasilan yang diberikan mencapai Rp1,25 juta per bulan. Penyalurannya dilakukan berdasarkan surat keputusan bupati yang diperbarui setiap tiga bulan.

Menurut Mustaring, mekanisme evaluasi triwulanan diterapkan untuk memastikan data penerima tetap akurat, mengingat dinamika tenaga pendidik, khususnya di sektor swasta.

Ia menegaskan, langkah tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan, sambil menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait penataan tenaga honorer. (/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Resmikan Aspol Panaluan Presisi, Ubah Zona Banjir Jadi Hunian Layak Polisi

    Kapolri Resmikan Aspol Panaluan Presisi, Ubah Zona Banjir Jadi Hunian Layak Polisi

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Sebidang lahan di Jalan Gelatik, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, yang dulu akrab dengan genangan banjir dan deretan bangunan tak layak huni, kini menjelma menjadi kompleks hunian baru bagi anggota kepolisian. Kawasan itu resmi berubah wajah menjadi Asrama Polisi Tunggal Panaluan Presisi. Peresmian dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Senin, 18 Mei […]

  • Berau Mantapkan Transisi Ekonomi Hijau Menuju Masa Depan Pasca-Tambang

    Berau Mantapkan Transisi Ekonomi Hijau Menuju Masa Depan Pasca-Tambang

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pagi di UPT Balai Benih Padi dan Hortikultura Kampung Sei Bebanir Bangun bergerak pelan, namun penuh makna. Bukan sekadar seremonial penyerahan alat pertanian, tetapi sinyal perubahan arah ekonomi Kabupaten Berau. Di tengah dominasi pertambangan yang selama ini menjadi tulang punggung daerah, pemerintah mulai menyiapkan tahap berikutnya — menanam ekonomi baru, bukan hanya […]

  • Soroti Distribusi dan Penggunaan Tak Tepat Sasaran

    Soroti Distribusi dan Penggunaan Tak Tepat Sasaran

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    BERAU — Kelangkaan dan kenaikan harga LPG non-subsidi mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Berau. Pemerintah daerah menilai kondisi ini berkaitan dengan gangguan distribusi yang dipengaruhi faktor transportasi hingga dinamika global. Kepala Bidang Bina Usaha Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan pasokan LPG non-subsidi di Berau masih bergantung dari pengisian Maluang dan suplai dari luar daerah. Ketergantungan […]

  • Warga Soroti Antrean SPBU Berau, DPRD Kaltim Minta Pengetap dan Penyaluran BBM Ditertibkan

    Warga Soroti Antrean SPBU Berau, DPRD Kaltim Minta Pengetap dan Penyaluran BBM Ditertibkan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BERAU – Antrean Panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Berau menjadi keluhan masyarakat. Salah seorang warga yang sedang mengantri mengaku menduga panjangnya antrean dipengaruhi aktivitas pengisian BBM menggunakan jeriken yang dilakukan oleh pengetap. Ingta, salah satu warga yang mengaku mengantre di SPBU Sambaliung, mengatakan dirinya melihat sejumlah kendaraan membawa […]

  • Minat Generasi Muda ke Pertanian Menurun, Berau Rancang Program Regenerasi Petani

    Minat Generasi Muda ke Pertanian Menurun, Berau Rancang Program Regenerasi Petani

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb– Dinas Pangan Kabupaten Berau mulai menyusun rencana pelaksanaan Program Petani Muda Tangguh untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan melalui rapat koordinasi bersama PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Kakaban, Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, Rabu (24/6/2026), menjadi langkah awal membangun kolaborasi lintas sektor untuk mendorong regenerasi petani di daerah. Rapat tersebut dihadiri […]

  • Sufian Agus: Saya Akan Tetap Berkomunikasi Pasca Menjabat Pjs Bupati Berau

    Sufian Agus: Saya Akan Tetap Berkomunikasi Pasca Menjabat Pjs Bupati Berau

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 772
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meskipun jabatannya sebagai penjabat sementara Bupati Berau hanya tinggal menghitung jam, Sufian Agus menegaskan jika dirinya akan tetap memberi support penuh bagi Kabupaten Berau. “Meskipun singkat hanya dua bulan, tapi saya sedikit banyak sudah paham apa dan bagaimana permasalahan di Berau ini, sehingga walaupun nantinya saya sudah tidak menjabat lagi, saya masih terbuka […]

expand_less