Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Gagal Diangkat, Ratusan Guru Honorer Berau Bertahan dengan Skema Darurat Disdik

Gagal Diangkat, Ratusan Guru Honorer Berau Bertahan dengan Skema Darurat Disdik

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 499
  • print Cetak

BERAU — Dinas Pendidikan Kabupaten Berau berupaya menjaga kesejahteraan tenaga honorer di tengah keterbatasan kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Langkah ini ditempuh menyusul regulasi pemerintah pusat yang membatasi rekrutmen tenaga non-ASN baru.

Kepala Bidang P2TK Dinas Pendidikan Berau, Mustaring, mengatakan ratusan tenaga honorer belum dapat diakomodasi menjadi ASN. Sebelumnya, sekitar 146 tenaga honorer yang tergabung dalam aliansi tidak lolos seleksi CPNS.

Menurut dia, upaya koordinasi telah dilakukan hingga ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PAN-RB bersama DPRD Berau. Namun, hasilnya tetap merujuk pada aturan yang belum memungkinkan pengangkatan langsung.

“Regulasi yang ada saat ini belum memberi ruang untuk pengangkatan tenaga honorer baru,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar, pemerintah daerah tetap mempertahankan 389 guru honorer yang terdata hingga awal 2025. Penggajian mereka saat ini dialokasikan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat.

Namun, skema ini dinilai belum merata. Besaran honor yang diterima bergantung pada jumlah siswa dan kemampuan anggaran masing-masing sekolah.

“Sekolah dengan jumlah murid besar cenderung mampu memberikan honor lebih tinggi. Sebaliknya, sekolah kecil menyesuaikan kemampuan BOS yang ada,” kata Mustaring.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga memberikan tambahan penghasilan (tamsil) bagi tenaga pendidik dan kependidikan yang tidak masuk dalam database CPNS. Tercatat sekitar 352 personel, termasuk tenaga di sekolah swasta, PKBM, hingga PAUD, menerima bantuan tersebut.

Besaran tambahan penghasilan yang diberikan mencapai Rp1,25 juta per bulan. Penyalurannya dilakukan berdasarkan surat keputusan bupati yang diperbarui setiap tiga bulan.

Menurut Mustaring, mekanisme evaluasi triwulanan diterapkan untuk memastikan data penerima tetap akurat, mengingat dinamika tenaga pendidik, khususnya di sektor swasta.

Ia menegaskan, langkah tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan, sambil menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait penataan tenaga honorer. (/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Bahas Dampak Operasional SPPG Karang Ambun yang Terhenti

    Pemkab Berau Bahas Dampak Operasional SPPG Karang Ambun yang Terhenti

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.682
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau, akan menggelar rapat koordinasi untuk menindaklanjuti terhentinya operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karang Ambun. Gangguan layanan ini berdampak langsung pada distribusi makanan bergizi gratis (MBG) ke sejumlah sekolah di wilayah Tanjung Redeb. SPPG Karang Ambun terpaksa menghentikan sementara layanannya setelah satu-satunya tenaga ahli gizi yang bertugas di sana mengundurkan […]

  • MCU Sragam di Balikpapan: Gamalis Puji Pelayanan Rumah Sakit

    MCU Sragam di Balikpapan: Gamalis Puji Pelayanan Rumah Sakit

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Balikpapan – Setelah mendaftar sebagai pasangan bakal calon (bacalon) Bupati dan Wabup Berau pada Pilkada 2024 mendatang, tahapan selanjutnya adalah pemeriksaan kesehatan atau medical check up (MCU), di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Mengikuti pemeriksaan dua hari sejak Sabtu (31/8/2024) hingga Minggu (1/9/2024), pasangan petahana Sragam (Sri Juniarsih-Gamalis) telah menjalani semua pemeriksaan […]

  • "Cerianya Berau" Dorong Lahirnya Inovasi-Inovasi Baru untuk Kesejahteraan Masyarakat Berau

    “Cerianya Berau” Dorong Lahirnya Inovasi-Inovasi Baru untuk Kesejahteraan Masyarakat Berau

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 701
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Capaian penilaian 2023 Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Berau Tahun 2023 masih di skor rendah yakni 39,75. Dengan adanya inovasi percepatan inovasi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau atau disingkat Cerianya Berau, diharapkan akan bisa meningkatkan angka IID Berau. “Tahun lalu, sebenarnya Berau masuk dalam kategori inovatif tetapi masih dalam 7 […]

  • Transportasi ke Biduk-Biduk Masih Minim, DAMRI Digadang Jadi Solusi—Efektifkah?

    Transportasi ke Biduk-Biduk Masih Minim, DAMRI Digadang Jadi Solusi—Efektifkah?

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

    BERAU — Rencana pengoperasian bus DAMRI menuju kawasan pesisir Kabupaten Berau segera direalisasikan. Dinas Perhubungan Berau menyatakan rute layanan tersebut telah melalui tahap survei dan tinggal menunggu implementasi pada tahun ini. Andi Marewangeng, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan Berau, mengatakan survei rute telah dilakukan sejak akhir 2025 bersama Perum DAMRI dan Kementerian Perhubungan. “Di […]

  • Bersatu untuk IKN, Lembaga Adat Paser Tolak Segala Bentuk Penolakan

    Bersatu untuk IKN, Lembaga Adat Paser Tolak Segala Bentuk Penolakan

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 720
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Ketua Lembaga Adat Paser (LAP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Musa, bersama dengan gabungan beberapa organisasi masyarakat (ormas) kedaerahan, mengunjungi Markas Polres PPU pada Sabtu (17/8/2024) sekitar pukul 18.20 Wita. Kunjungan tersebut dilakukan untuk membahas insiden yang melibatkan kelompok tertentu yang membentangkan kain merah berukuran 50 meter x 15 meter di […]

  • Dinosaurus 'Hidup Kembali' di Lapas Nunukan!

    Dinosaurus ‘Hidup Kembali’ di Lapas Nunukan!

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 888
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Nunukan — Dua telur raksasa yang mengejutkan banyak orang ditemukan menetas di Lapas Nunukan, tepatnya di tanah lapang kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Namun, jangan khawatir, telur-telur yang jumlahnya sebanyak 4 butir dan 2 telah menetas dan mengeluarkan 2 ekor anak dinosaurus tersebut hanyalah patung replika yang dibuat pihak Lapas Nunukan. Inovasi tak […]

expand_less