Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dinas Kesehatan Berau Pastikan Pembaruan Obat dan Tenaga Medis Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Dinas Kesehatan Berau Pastikan Pembaruan Obat dan Tenaga Medis Sesuai Kebutuhan Masyarakat

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
  • visibility 926
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Memasuki awal tahun 2025, seluruh Puskesmas di Kabupaten Berau kembali menjalankan pembaruan rutin terkait ketersediaan obat-obatan. Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan medis masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, serta mengoptimalkan pelayanan kesehatan di tingkat fasilitas kesehatan terdepan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Lamlay Sarie, menjelaskan bahwa setiap Puskesmas diwajibkan untuk menyusun rencana kebutuhan obat secara rinci. Rencana tersebut kemudian akan divalidasi oleh Dinas Kesehatan Berau sebelum diajukan melalui aplikasi daring yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Usulan-obat dari Puskesmas akan dimasukkan lewat aplikasi online dari Kemenkes, dan kami di tingkat kabupaten hanya melakukan proses validasi,” ungkap Lamlay saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/1/2025).

Untuk memastikan standar obat yang tersedia sesuai kebutuhan, Kemenkes juga telah menetapkan Formularium Nasional (Fornas), sebuah daftar resmi yang memuat jenis-jenis obat yang wajib tersedia baik di Puskesmas maupun rumah sakit di seluruh Indonesia.

Menurut Lamlay, jika obat yang dibutuhkan oleh Puskesmas tidak tercantum dalam daftar Fornas, Puskesmas dapat mengajukan permintaan khusus kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Berau melalui surat resmi.

“Apabila ada obat yang tidak tercantum dalam Fornas, Puskesmas dapat mengajukan permintaan, namun kami akan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum diproses lebih lanjut,” lanjutnya.

Selain pembaruan obat-obatan, keberadaan tenaga medis, khususnya dokter, di Puskesmas juga menjadi perhatian penting. Lamlay menyampaikan bahwa jumlah dokter di setiap Puskesmas selalu disesuaikan dengan kebutuhan. Sebagai contoh, jika Puskesmas Bugis membutuhkan tambahan dokter, pihak Puskesmas harus menyusun rencana kebutuhan tersebut melalui aplikasi yang dikelola oleh pemerintah pusat.

“Meski begitu, permintaan terkait tenaga medis akan diverifikasi dan diputuskan oleh pemerintah pusat. Terkadang, meskipun Puskesmas mengajukan kebutuhan sebanyak enam dokter, yang disetujui hanya empat, karena harus mempertimbangkan anggaran yang ada,” kata Lamlay.

Rencana kebutuhan obat dan tenaga medis dari setiap Puskesmas akan divalidasi melalui kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta bagian Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (Pokal) di tingkat kabupaten/kota. Namun, keputusan akhir terkait pengadaan obat dan tenaga medis akan sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat.

Dengan pembaruan ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Puskesmas semakin optimal, serta kebutuhan medis masyarakat Berau dapat lebih terpenuhi. Pihak Dinas Kesehatan Berau juga terus berupaya agar distribusi obat dan tenaga medis di setiap Puskesmas dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu demi kesehatan masyarakat. (Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pangan: Produksi Beras Berau Belum Mampu Kejar Kebutuhan Warga

    Dinas Pangan: Produksi Beras Berau Belum Mampu Kejar Kebutuhan Warga

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    BERAU – Kabupaten Berau masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan kemandirian pangan. Dari 12 komoditas pangan utama yang menjadi kebutuhan masyarakat, hanya jagung pipilan kering yang saat ini mampu dipenuhi dari produksi lokal. Sementara 11 komoditas lainnya masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Data Dinas Pangan Kabupaten Berau menunjukkan kebutuhan pangan masyarakat terus meningkat, terutama […]

  • Koleksi Deposit Berau Diisi Buku Budaya dan Sejarah Lokal, Novel Dipinggirkan

    Koleksi Deposit Berau Diisi Buku Budaya dan Sejarah Lokal, Novel Dipinggirkan

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menempatkan buku-buku berkonten lokal sebagai prioritas utama dalam pengembangan koleksi deposit perpustakaan daerah. Fokusnya jelas: memperkaya khazanah literasi yang merekam budaya, sejarah, bahasa, dan kehidupan masyarakat Berau sendiri. Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dispusip Berau, Arliana, menjelaskan bahwa lembaganya membuka ruang fasilitasi bagi […]

  • PT HSB Bantu Penanganan Karhutla, Pos Damkar Labanan Ungkap Keterbatasan Personel

    PT HSB Bantu Penanganan Karhutla, Pos Damkar Labanan Ungkap Keterbatasan Personel

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BERAU – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca panas dan kering di Kabupaten Berau kembali menyoroti kesiapan personel dan dukungan operasional di lapangan. Di Pos Pemadam Kebakaran Labanan, misalnya, hanya terdapat satu petugas pemerintah daerah yang bertugas. Selebihnya, penanganan kebakaran banyak mengandalkan relawan masyarakat. Di tengah kondisi itu, PT Hutan Sanggam Berau (HSB) […]

  • KPU Berau Gandeng Akademisi Luar Daerah, Debat Publik Janjikan Netralitas Tinggi

    KPU Berau Gandeng Akademisi Luar Daerah, Debat Publik Janjikan Netralitas Tinggi

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – KPU Berau tengah mematangkan persiapan debat publik antarpaslon Bupati dan Wakil Bupati Berau periode 2024-2029. Debat publik yang rencananya akan digelar sebanyak dua kali tersebut, akan ditayangkan melalui dua stasiun televisi nasional yaitu Trans TV dan Kompas TV. Pada debat pertama yang akan dilaksanakan 26 Oktober 2024 di Trans TV, KPU telah […]

  • Stunting Berau 34 Persen, Pemkab Genjot Peran PKK dan Posyandu

    Stunting Berau 34 Persen, Pemkab Genjot Peran PKK dan Posyandu

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti tingginya angka stunting yang masih mencapai 34 persen berdasarkan data SSGI 2024, jauh di atas target nasional 14 persen pada 2029. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan penanganan stunting menjadi prioritas yang membutuhkan peran aktif Tim Penggerak (TP) PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak di tingkat masyarakat. Selain […]

  • ‎Mulai Tahun Depan, Bahasa Banua Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah Berau? 

    ‎Mulai Tahun Depan, Bahasa Banua Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah Berau? 

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.212
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisah, menegaskan pelajaran muatan lokal (mulok) di sekolah-sekolah akan mulai menerapkan bahasa Banua/Berau pada ajaran baru mendatang. ‎Penerapan bahasa ini merupakan kurikulum untuk melestarikan budaya lokal sekaligus menindaklanjuti Peraturan daerah yang telah mengatur penggunaan bahasa Banua di sekolah. ‎“Insya Allah tahun ajaran baru nanti, pelajaran muatan […]

expand_less