Liliansyah Tegaskan Komitmen Bersih Judi Online: ASN Wajib Jadi Teladan, Bukan Pelaku
- account_circle admin
- calendar_month Selasa, 2 Des 2025
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG RESEB– Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Liliansyah, menegaskan komitmennya untuk mendorong pemberantasan judi online yang semakin marak di kalangan masyarakat.
Liliansyah mengungkapkan keprihatinannya terkait dampak negatif yang ditimbulkan oleh praktik judi online, yang tidak hanya merusak moral masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan ekonomi di daerah tersebut.
“Judi online sudah menjadi masalah serius yang merambah hampir seluruh kalangan masyarakat, dari anak muda hingga orang dewasa. Ini sudah menjadi ancaman nyata bagi kehidupan sosial kita, dan kami di DPRD Berau tidak akan tinggal diam. Kami akan mendorong pemerintah daerah dan aparat terkait untuk lebih serius lagi dalam memberantas praktik ilegal ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Liliansyah mengimbau agar instansi pemerintahan di Kabupaten Berau segera mengambil langkah tegas terhadap pegawai yang ketahuan terlibat dalam judi online. Ia menegaskan bahwa pemberian sanksi yang berat sangat penting sebagai bentuk efek jera dan untuk menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN).
“Sebagai bagian dari pelayanan publik, pegawai pemerintah harus memberi contoh yang baik kepada masyarakat. Terlibat dalam judi online bukan hanya mencoreng nama baik pribadi, tetapi juga merusak reputasi instansi yang mereka wakili. Oleh karena itu, kami meminta agar pemerintah memberikan sanksi yang tegas, bahkan pemecatan, bagi pegawai yang terlibat,” tegasnya.
Di sisi lain, Liliansyah juga mendorong agar masyarakat lebih aktif dalam melaporkan aktivitas judi online yang mereka temui, baik melalui media sosial maupun saluran pelaporan yang disediakan oleh aparat penegak hukum. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam upaya pemberantasan judi online sangat penting, mengingat perkembangan teknologi yang semakin pesat dan sulit terdeteksi.
“Pemberantasan judi online bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga menjadi tanggung jawab kita semua. Masyarakat harus lebih peduli dan tidak takut untuk melapor jika mengetahui adanya aktivitas perjudian ilegal. Semakin banyak yang peduli, semakin besar peluang kita untuk menanggulangi masalah ini,” ujarnya.
Liliansyah juga meminta dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian dan badan cyber untuk melakukan pemantauan secara intensif terhadap situs-situs judi online yang beroperasi di Kabupaten Berau. Ia berharap, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan aparat penegak hukum, judi online dapat diberantas secara menyeluruh.
“Ini adalah masalah besar yang membutuhkan kolaborasi antara semua elemen. Kami di DPRD Berau siap mendukung upaya pemberantasan judi online ini, dan kami berharap pemerintah pusat juga dapat memberikan bantuan teknis yang lebih maksimal kepada daerah-daerah yang terpapar masalah ini,” pungkasnya. (adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar