Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Masalah Pengelolaan Tenaga Honorer di Berau: Banyak Non-Teknis dan Kurangnya Koordinasi

Masalah Pengelolaan Tenaga Honorer di Berau: Banyak Non-Teknis dan Kurangnya Koordinasi

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
  • visibility 970
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Anggota Komisi II DPRD Berau, Ratna, mengungkapkan bahwa jumlah tenaga honorer di Kabupaten Berau sangat tinggi meskipun sebagian besar tenaga tersebut hanya memiliki peran non teknis.

Menurutnya, banyak tenaga honorer yang tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berperan dalam pekerjaan seperti administrasi, satpam, cleaning service, dan sejumlah pekerjaan lainnya yang tidak bersifat teknis.

“Yang banyak dibutuhkan di OPD-OPD itu kan tenaga teknis,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masalah dalam sektor pendidikan dan kesehatan. Ia menjelaskan bahwa banyak kepala sekolah yang selama ini merekrut tenaga honorer tanpa koordinasi dengan pihak kepegawaian, sehingga jumlah tenaga honorer di bidang pendidikan pun melonjak.

“Banyak kepala sekolah mengangkat tenaga honorer tanpa koordinasi dengan bidang kepegawaian, ini yang membuat jumlahnya sangat banyak,” tambahnya.

Dalam hal pendidikan, masalah terjadi di beberapa sekolah, seperti di SD Talisayan, di mana hanya kepala sekolah yang berstatus PNS dan tenaga pengajar lainnya adalah PPPK. Namun, ketika mereka tidak lulus seleksi, proses belajar mengajar terganggu.

“Ada salah satu sekolah kemarin itu, muridnya turun ke sekolah tapi hanya main-main, karena gurunya sudah tidak ada,” bebernya.

Terkait langkah perbaikan, Ratna menyarankan agar ke depan tenaga non-teknis lebih baik dioutsourcing-kan, sementara tenaga yang sudah berpengalaman lebih dari dua tahun tetap diangkat menjadi PPPK.

“Tenaga yang sudah dua tahun ke atas tetap diangkat PPPK, sedangkan yang baru bisa dioutsourcing,” katanya.

Ratna juga menegaskan bahwa Pemkab Berau berkomitmen untuk mengatasi masalah ini, agar kualitas pelayanan di sektor kesehatan dan pendidikan tetap optimal.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan jumlah tenaga honorer yang ada dapat dikelola dengan lebih baik, mengurangi ketimpangan antara tenaga teknis dan non-teknis, serta memastikan keberlanjutan pelayanan publik di Kabupaten Berau. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budi Satrio Djiwandono Serukan Sukseskan Pilkada Berau, Dukung Paslon Sri Juniarsih-Gamalis

    Budi Satrio Djiwandono Serukan Sukseskan Pilkada Berau, Dukung Paslon Sri Juniarsih-Gamalis

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kalimantan Timur, Budi Satrio Djiwandono, mengajak seluruh warga Kabupaten Berau untuk berpartisipasi dalam Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 November 2024. Dalam keterangannya, Budi menyatakan dukungannya kepada pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 2, Hj Sri Juniarsih Mas dan H […]

  • Mulai 1 Oktober, Bayar Pakai QRIS sampai Rp100 Ribu Bebas MDR, Ini Aturan Barunya

    Mulai 1 Oktober, Bayar Pakai QRIS sampai Rp100 Ribu Bebas MDR, Ini Aturan Barunya

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    JAKARTA — Bank Indonesia memperluas kebijakan Merchant Discount Rate atau MDR QRIS sebesar 0 persen mulai 1 Oktober 2026. Kebijakan tersebut membuat transaksi QRIS hingga Rp100 ribu pada merchant kecil, menengah, maupun besar tidak dikenai MDR. Sebelumnya, kelompok merchant tersebut dikenai MDR sebesar 0,7 persen. Bank Indonesia menilai perluasan MDR nol persen dapat menekan biaya […]

  • Pemkab Berau Harap Solusi dari Pusat Segera Dirasakan Masyarakat

    Pemkab Berau Harap Solusi dari Pusat Segera Dirasakan Masyarakat

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle beraunews
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Berau berharap hasil audiensi dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI dapat segera memberi manfaat bagi masyarakat. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, dalam pertemuan di Jakarta, Selasa (22/9/2026), Pemkab Berau menyampaikan sejumlah kebutuhan daerah. Kebutuhan itu meliputi sektor wisata, infrastruktur, kesehatan, hingga pendidikan. Sri hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupaten […]

  • Sempat Dicari 31 Kapal, Nelayan Batu Putih yang Hilang Sejak Melaut Ditemukan Hidup

    Sempat Dicari 31 Kapal, Nelayan Batu Putih yang Hilang Sejak Melaut Ditemukan Hidup

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    BERAU — Warga Kampung Batu Putih, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, sempat digegerkan dengan hilangnya seorang nelayan bernama Suriansyah, 47 tahun, yang dilaporkan tak kunjung pulang setelah melaut sejak Sabtu, 23 Mei 2026. Korban akhirnya ditemukan selamat pada Senin siang, 25 Mei 2026, setelah sekitar 36 jam dinyatakan hilang di perairan Batu Putih. Informasi hilangnya […]

  • Kematian Mandala Jadi Sorotan Nasional, Mensos Singgung Validitas Data Bansos

    Kematian Mandala Jadi Sorotan Nasional, Mensos Singgung Validitas Data Bansos

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Meninggalnya Mandala Rizky Syaputra, pelajar SMKN 4 Samarinda, Kalimantan Timur, mulai mendapat perhatian pemerintah pusat. Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menilai kasus tersebut menjadi pengingat penting mengenai persoalan akurasi data masyarakat penerima bantuan sosial di Indonesia. Mandala, siswa kelas XI Pemasaran 2, dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (24/4/2026) dini hari setelah mengalami sakit […]

  • Ingin Terbang ke Luar Negeri? Warga Berau Masih Harus Transit di Balikpapan

    Ingin Terbang ke Luar Negeri? Warga Berau Masih Harus Transit di Balikpapan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    BERAU – Potensi wisata yang terus berkembang di Kabupaten Berau mendorong harapan hadirnya penerbangan internasional melalui Bandara Kalimarau. Namun, hingga saat ini hal tersebut belum dapat direalisasikan karena status bandara yang masih domestik. Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, menjelaskan bahwa untuk sementara rute internasional belum tersedia. Penumpang yang hendak bepergian ke luar negeri masih harus […]

expand_less