Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Pemprov Kaltim Beri Insentif Rp500 Ribu per Bulan untuk Guru, 1.541 Pendidik di Berau Kebagian

Pemprov Kaltim Beri Insentif Rp500 Ribu per Bulan untuk Guru, 1.541 Pendidik di Berau Kebagian

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 829
  • print Cetak

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan program insentif bagi tenaga pendidik di seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Berau. Pada 2026, tercatat sebanyak 1.541 guru dan tenaga pendidik di Berau masuk dalam daftar penerima insentif yang disiapkan pemerintah provinsi.

Secara keseluruhan, sebanyak 26.975 guru TK, SD, MI, SMP, MTs, serta ustaz dan ustazah pondok pesantren di seluruh Kalimantan Timur menjadi sasaran program tersebut.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengatakan pemberian insentif ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya tenaga pendidik di sekolah maupun pondok pesantren.

“Meski pada 2026 anggaran APBD jauh dari harapan, kita tidak bisa diam dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Pemprov Kaltim yakin dukungan ini akan membuat masyarakat merasa tenang dan bahagia,” kata Rudy, beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari situs resmi Pemprov Kaltim.

Menurut Rudy, pendidikan merupakan kunci utama kemajuan suatu daerah. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kesejahteraan para guru.

Program insentif tersebut telah dijalankan sejak 2025 dan kembali dilanjutkan pada 2026. Ia meminta organisasi perangkat daerah terkait melakukan verifikasi ketat terhadap calon penerima agar bantuan tepat sasaran dan tidak diberikan kepada guru yang sudah tidak aktif mengajar.

Selain guru dan tenaga pendidik di pondok pesantren, pemerintah provinsi juga melanjutkan program insentif bagi 5.710 penjaga rumah ibadah pada tahun ini.

Dalam program tersebut, setiap penerima memperoleh insentif sebesar Rp500 ribu per orang per bulan selama enam bulan. Pencairan dilakukan setiap tiga bulan sekali sehingga setiap penerima mendapatkan Rp1,5 juta pada setiap tahap penyaluran.

Adapun jumlah penerima insentif tenaga pendidik di masing-masing kabupaten/kota meliputi Samarinda sebanyak 4.454 orang, Balikpapan 5.734 orang, Bontang 2.198 orang, Kutai Kartanegara 5.255 orang, Kutai Timur 2.928 orang, Berau 1.541 orang, Paser 1.994 orang, Kutai Barat 568 orang, Penajam Paser Utara 1.884 orang, dan Mahakam Ulu 419 orang.

Salah satu penerima insentif, Arbayah, Kepala MI Al-Muna Samarinda, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah provinsi. Ia yang telah mengabdi sebagai guru selama 20 tahun berharap program tersebut dapat terus berlanjut.

“Semoga ini menjadi hal yang baik dan dapat lebih menyejahterakan kami para guru. Sangat bahagia sekali, semoga bantuan ini dapat berlanjut ke depannya,” kata Arbayah.

Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap kesejahteraan tenaga pendidik terus meningkat sehingga kualitas pendidikan di daerah juga semakin berkembang.(*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akses Bacaan Masih Terbatas, Pemkab Dorong Perpustakaan di Tingkat Kampung

    Akses Bacaan Masih Terbatas, Pemkab Dorong Perpustakaan di Tingkat Kampung

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 930
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya memperluas akses literasi hingga ke pelosok terus digencarkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusda) Kabupaten Berau. Namun, sejauh ini jumlah perpustakaan di tingkat kampung masih tergolong minim. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau, Yudha Budisantoso, mengatakan dari 13 kecamatan yang ada, baru sekitar 30 persen kampung yang memiliki perpustakaan dan berfungsi […]

  • Stunting Berau 34 Persen, Pemkab Genjot Peran PKK dan Posyandu

    Stunting Berau 34 Persen, Pemkab Genjot Peran PKK dan Posyandu

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti tingginya angka stunting yang masih mencapai 34 persen berdasarkan data SSGI 2024, jauh di atas target nasional 14 persen pada 2029. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan penanganan stunting menjadi prioritas yang membutuhkan peran aktif Tim Penggerak (TP) PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak di tingkat masyarakat. Selain […]

  • HUT ke-72 Berau Kemungkinan Tanpa Pesta, Pemerintah Alihkan Anggaran ke Manfaat Publik

    HUT ke-72 Berau Kemungkinan Tanpa Pesta, Pemerintah Alihkan Anggaran ke Manfaat Publik

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 605
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kabupaten Berau dan ke-215 Kota Tanjung Redeb dipastikan belum bisa digelar sesuai rencana. Seluruh rangkaian kegiatan resmi ditunda menyusul arahan dari Kementerian Dalan Negeri (Kemendagri). Keputusan ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Sangalaki, Setkab Berau, Selasa (2/9/2025), dipimpin Asisten I Setkab Berau, […]

  • Soroti Ketimpangan Pendidikan, Komisi III DPRD Berau Desak Pemerataan Layanan Sekolah di Desa

    Soroti Ketimpangan Pendidikan, Komisi III DPRD Berau Desak Pemerataan Layanan Sekolah di Desa

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Oktavia, kembali menyuarakan kepeduliannya terhadap sektor pendidikan di Bumi Batiwakkal. Oktavia menyoroti kondisi pendidikan di wilayah perkampungan yang masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah, baik dari segi fasilitas bangunan maupun pengadaan sumber daya manusia (SDM). Oktavia menyampaikan, meskipun pemerintah telah berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di […]

  • Disdik Berau Kombinasikan BOSP dan Tamsil untuk Amankan Gaji Guru Honorer

    Disdik Berau Kombinasikan BOSP dan Tamsil untuk Amankan Gaji Guru Honorer

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau menyiapkan skema alternatif untuk menjamin pembayaran gaji guru non-ASN, khususnya mereka yang memiliki masa kerja di bawah dua tahun. Langkah ini ditempuh setelah perubahan kebijakan yang membuat pembayaran langsung dari anggaran daerah tidak lagi dimungkinkan. Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Disdik Berau, Mustaring, mengatakan persoalan […]

  • Gagal Diangkat, Ratusan Guru Honorer Berau Bertahan dengan Skema Darurat Disdik

    Gagal Diangkat, Ratusan Guru Honorer Berau Bertahan dengan Skema Darurat Disdik

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Pendidikan Kabupaten Berau berupaya menjaga kesejahteraan tenaga honorer di tengah keterbatasan kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Langkah ini ditempuh menyusul regulasi pemerintah pusat yang membatasi rekrutmen tenaga non-ASN baru. Kepala Bidang P2TK Dinas Pendidikan Berau, Mustaring, mengatakan ratusan tenaga honorer belum dapat diakomodasi menjadi ASN. Sebelumnya, sekitar 146 tenaga […]

expand_less