Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Pentingnya Strategi Ketahanan Bahan Makanan Melalui Pertanian Berau

Pentingnya Strategi Ketahanan Bahan Makanan Melalui Pertanian Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 417
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Di pasar-pasar tradisional, beras lokal masih dibeli harian, ikan tangkap segar mengisi tambak dan dermaga, dan perkebunan tumbuh sebagai sumber pendapatan warga. Namun di balik aktivitas yang tampak stabil itu, ada satu hal yang terus disuarakan DPRD Berau: ketahanan pangan tidak boleh dianggap beres hanya karena stok hari ini terlihat aman.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah isu masa depan — bukan sekadar masalah logistik. Bagi Berau, yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan, persoalan ini menjadi semakin penting untuk dipikirkan sejak sekarang sebelum terjadi situasi yang tak diinginkan.

“Ketahanan pangan tak boleh dipandang remeh. Kita punya potensi besar, tapi masih ada tantangan yang harus diselesaikan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Peta Pangan Tak Cukup Hanya di Atas Kertas

Sakirman menilai strategi daerah harus lebih terstruktur, terutama oleh Dinas Pangan Berau sebagai leading sector. Ketersediaan pangan tidak hanya bergantung pada produksi petani, tetapi juga distribusi, pasca panen, pengelolaan stok, hingga akses untuk masyarakat di wilayah terpencil.

Perubahan iklim, cuaca ekstrem, hingga fluktuasi pasar global dapat sewaktu-waktu mengguncang stabilitas pangan. Karena itu, diversifikasi hasil pangan penting agar Berau tidak hanya bergantung pada satu sumber produksi.

“Diversifikasi sumber pangan harus diperhatikan. Kita tidak boleh hanya bergantung pada satu komoditas yang rentan cuaca,” tegasnya.

Pertanian, Perikanan, dan Keterlibatan Publik

Sektor perikanan menjadi salah satu peluang besar, begitu pula dengan tanaman pangan lokal yang mulai dikembangkan di berbagai kampung. Namun Sakirman menekankan, ketahanan pangan hanya dapat terwujud jika pemerintah, swasta, dan masyarakat bekerja dalam satu kesadaran kolektif.

Tidak semua persoalan pangan selesai dengan anggaran — sebagian besar selesai dengan disiplin, kolaborasi dan kemandirian.

“Ketahanan pangan bukan hanya urusan pemerintah. Ini tanggung jawab bersama,” tutupnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau: Politik Selesai, Kini Fokus pada Pembangunan

    DPRD Berau: Politik Selesai, Kini Fokus pada Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna, menyampaikan harapannya setelah ditetapkannya Sri Juniarsih dan Gamalis sebagai Bupati dan Wakil Bupati Berau terpilih periode 2025-2030. “Semoga di kepemimpinan periode kedua ini, pasangan ini dapat bekerja maksimal, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Berau, dan membawa pembangunan daerah ke arah yang lebih baik,” harapnya. Ia juga menekankan […]

  • MPAW Tekankan Pendidikan Gratis dan Pemulihan Ekonomi, Warga Maluang Berikan Dukungan

    MPAW Tekankan Pendidikan Gratis dan Pemulihan Ekonomi, Warga Maluang Berikan Dukungan

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Ribuan masyarakat memadati lapangan sepak bola Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur, untuk bertatap muka langsung dengan pasangan calon (paslon) nomor 1, Madri Pani-Agus Wahyudi. “Menyala abangku” terus menggema saat sosok bakal calon bupati dan wakil bupati itu menyapa warga. Masyarakat antusias ingin mengobrol dan mendengarkan program-program unggulan yang disampaikan oleh Madri Pani […]

  • Dekranasda Berau Upayakan Peningkatan Ekonomi Untuk Pengrajin Batik

    Dekranasda Berau Upayakan Peningkatan Ekonomi Untuk Pengrajin Batik

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 617
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Upaya untuk membangkitkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bumi Batiwakkal terus digalakkan. Salah satunya terhadap pengrajin batik Berau. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau menggelar Pesona Batik Berau tahun 2022. Ketua Dekranasda Berau, Sri Aslinda mengatakan, kegiatan itu merupakan agenda tahunan yang terus dilaksanakan. Dimana, kegiatan itu dilaksanaka sebagai wujud […]

  • Kualitas UMKM lewat Pelatihan Desain Kemasan

    Kualitas UMKM lewat Pelatihan Desain Kemasan

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemkab Berau serius dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas desain kemasan produk UMKM. Hal ini dilakukan dengan menggelar pelatihan desain kemasan yang diikuti oleh 50 pelaku UMKM dari berbagai penjuru Kabupaten Berau. Wakil Bupati Berau, Gamalis, dalam sambutannya menekankan […]

  • Stabilitas Perbatasan Berau Jadi Prioritas, Pemkab Tegaskan Penyelesaian Sesuai Aturan

    Stabilitas Perbatasan Berau Jadi Prioritas, Pemkab Tegaskan Penyelesaian Sesuai Aturan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 879
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperketat pengamanan di wilayah perbatasan menyusul dugaan penyerobotan lahan oleh sekelompok warga dari kabupaten tetangga. Langkah ini ditempuh untuk mencegah potensi konflik horizontal yang dinilai bisa meluas jika tidak segera ditangani. Sekretaris Daerah Berau, M. Said, mengatakan pemerintah daerah tidak akan membiarkan situasi berkembang tanpa kendali. “Stabilitas dan rasa […]

  • ‎Fermentasi Jadi Kunci, Petani Kakao Berau Didampingi Tingkatkan Mutu

    ‎Fermentasi Jadi Kunci, Petani Kakao Berau Didampingi Tingkatkan Mutu

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 915
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Pendampingan bagi petani kakao perlu diperhatingan agar mampu menghasilkan biji berkualitas ekspor. Salah satu fokus utamanya adalah mendorong petani melakukan fermentasi secara mandiri. ‎Sekarang masih banyak petani yang memilih menjual biji basah karena dianggap cepat dapat uang. Padahal harga biji fermentasi bisa jauh lebih tinggi. ‎Untuk itu, Kepala Dinas Perkebunan Lita Handini […]

expand_less