Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Pesan Maulidiyah: Media Sosial Harus Jadi Alat Pemersatu, Bukan Pemecah Keluarga

Pesan Maulidiyah: Media Sosial Harus Jadi Alat Pemersatu, Bukan Pemecah Keluarga

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
  • visibility 908
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Asisten III Setda Berau, Maulidiyah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Literasi Media Terhadap Penguatan Ketahanan Keluarga yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim. Kegiatan ini berlangsung di Hallroom Grand Parama, Tanjung Redeb, pada Rabu (13/11/2024).

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten, di antaranya Muhammad Ali Husni, Pengurus Divisi APSIFOR, dan Tri Wahyuni, Ketua Cabang FJPI Kaltim. Peserta acara ini melibatkan perwakilan pelajar, mahasiswa, organisasi kewanitaan, serta anggota PWI Kabupaten Berau.

Dalam sambutannya, Sekretaris PWI Berau, Dedy Warseto, menekankan pentingnya literasi media sebagai alat untuk memperkuat ketahanan keluarga. Menurutnya, dengan literasi media yang baik, setiap anggota keluarga dapat memahami berbagai risiko dan ancaman yang dapat muncul melalui media, serta menyaring informasi yang diterima dengan lebih cerdas.

“Dengan literasi media yang baik, kita dapat menyaring informasi yang diterima dan mengambil keputusan yang lebih cerdas,” jelas Dedy.

Dedy menambahkan, penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga memerlukan upaya komprehensif yang berkelanjutan, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Hal ini penting dalam menciptakan keluarga yang tangguh dan harmonis untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga.

Sementara itu, Maulidiyah, mewakili Pjs Bupati Berau, menyampaikan sambutan yang positif terhadap kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan sosialisasi literasi media sangat penting dalam upaya penguatan ketahanan keluarga, terutama di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat. Dalam kesempatan tersebut,

Maulidiyah juga mengingatkan bahwa Kalimantan Timur (Kaltim) telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) No. 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga.

“Perda ini mengingatkan kita bahwa ada enam dimensi penting yang harus diperhatikan dalam membangun ketahanan keluarga,” ujar Maulidiyah.

Maulidiyah juga menyoroti fenomena pemanfaatan media sosial yang kian mendalam dalam kehidupan sehari-hari, yang bisa membawa dampak positif maupun. Oleh karena itu, literasi media menjadi sangat penting untuk membekali setiap keluarga dengan kemampuan menganalisis dan menyaring informasi dengan tepat, sehingga dapat terhindar dari berita palsu yang berpotensi merusak keharmonisan rumah tangga.

“Literasi media adalah kunci untuk membantu keluarga menganalisis dan menyaring informasi dengan tepat. Dengan memahami cara kerja media, kita dapat menghindari penyebaran berita palsu dan meningkatkan kualitas komunikasi di dalam rumah tangga,” tambahnya.

Maulidiyah juga menegaskan bahwa sebuah rumah tangga yang kuat tidak hanya dibangun dari fondasi ekonomi yang stabil, tetapi juga dari pemahaman dan keterampilan berinteraksi yang baik antar anggota keluarga.

“Peran media sangat penting dalam mensosialisasikan Perda ini ke masyarakat luas, agar masyarakat dapat lebih memahami dan mengimplementasikan ketahanan keluarga yang lebih baik,” tutup Maulidiyah.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi media sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang lebih kuat dan berdaya. (ADV/mar)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DTPHP Terapkan Sistem Rekomendasi Kelompok, Verifikasi Alsintan Dilakukan Digital

    DTPHP Terapkan Sistem Rekomendasi Kelompok, Verifikasi Alsintan Dilakukan Digital

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau mulai memperkuat tata kelola subsidi di sektor pertanian dengan menertibkan mekanisme penyaluran BBM bagi petani. Bahan bakar kini disalurkan berbasis kelompok tani aktif, bukan individu, untuk memastikan distribusi tepat sasaran dan benar-benar mendukung produksi pangan. Kepala DTPHP Berau, Junaidi, menjelaskan bahwa pengambilan BBM subsidi di SPBU hanya dapat dilakukan dengan […]

  • Rp38 Miliar Digelontorkan ke Derawan-Maratua

    Rp38 Miliar Digelontorkan ke Derawan-Maratua

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mengalokasikan anggaran lebih dari Rp38 miliar pada 2026 untuk merekonstruksi jalan di dua destinasi wisata unggulan, Pulau Derawan dan Pulau Maratua. Kebijakan ini tidak sekadar menyasar penguatan sektor pariwisata, tetapi juga memicu harapan masyarakat terhadap dampak langsung bagi aktivitas harian. Rekonstruksi jalan dilakukan secara menyeluruh, tidak lagi bersifat tambal […]

  • Gelar Reses III, Sumadi Tampung Berbagai Macam Aspirasi Warga

    Gelar Reses III, Sumadi Tampung Berbagai Macam Aspirasi Warga

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Berau, Sumadi, melaksanakan kegiatan reses pada Rabu (3/12/2025), dengan menyerap berbagai aspirasi masyarakat dari sejumlah kawasan yang menjadi daerah pemilihannya. Dalam pertemuan tersebut, warga banyak menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan rusak serta penerangan jalan umum (PJU) yang belum optimal di beberapa ruas jalan. Reses yang digelar secara terbuka […]

  • Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Petani kelapa sawit di Kabupaten Berau tidak termasuk dalam daftar penerima pupuk bersubsidi. Hal itu berlaku sejak Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Tahun 2022 diterapkan, yaitu pemerintah hanya memberikan subsidi pupuk untuk sembilan komoditas. Dari yang sebelumnya mencakup 70 komoditas, kini hanya tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai, serta beberapa komoditas hortikultura dan […]

  • Pertashop Dinilai Buka Peluang Usaha Lokal sekaligus Perluas Akses BBM di Berau

    Pertashop Dinilai Buka Peluang Usaha Lokal sekaligus Perluas Akses BBM di Berau

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 54
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pembukaan Pertashop di Kabupaten Berau dinilai tidak hanya membantu mengatasi antrean kendaraan di SPBU, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal. Pemerintah daerah bersama Pertamina mendorong pihak ketiga ikut berpartisipasi dalam layanan tersebut. Sales Branch Manager Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, mengatakan sistem Pertashop telah […]

  • Harga TBS Mulai Turun, FPKS Kaltim Soroti Dampak Kebijakan Ekspor Sawit

    Harga TBS Mulai Turun, FPKS Kaltim Soroti Dampak Kebijakan Ekspor Sawit

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 361
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Forum Petani Kelapa Sawit Kalimantan Timur meminta pemerintah pusat menerapkan kebijakan tata niaga ekspor sawit secara hati-hati dan bertahap. Hal itu disampaikan menyusul kebijakan pemerintah terkait penguatan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam, termasuk crude palm oil (CPO). Ketua FPKS Kaltim, Asbudi, menilai Indonesia memang memiliki posisi strategis sebagai produsen sawit terbesar […]

expand_less