Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Pesan Maulidiyah: Media Sosial Harus Jadi Alat Pemersatu, Bukan Pemecah Keluarga

Pesan Maulidiyah: Media Sosial Harus Jadi Alat Pemersatu, Bukan Pemecah Keluarga

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
  • visibility 772
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Asisten III Setda Berau, Maulidiyah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Literasi Media Terhadap Penguatan Ketahanan Keluarga yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim. Kegiatan ini berlangsung di Hallroom Grand Parama, Tanjung Redeb, pada Rabu (13/11/2024).

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten, di antaranya Muhammad Ali Husni, Pengurus Divisi APSIFOR, dan Tri Wahyuni, Ketua Cabang FJPI Kaltim. Peserta acara ini melibatkan perwakilan pelajar, mahasiswa, organisasi kewanitaan, serta anggota PWI Kabupaten Berau.

Dalam sambutannya, Sekretaris PWI Berau, Dedy Warseto, menekankan pentingnya literasi media sebagai alat untuk memperkuat ketahanan keluarga. Menurutnya, dengan literasi media yang baik, setiap anggota keluarga dapat memahami berbagai risiko dan ancaman yang dapat muncul melalui media, serta menyaring informasi yang diterima dengan lebih cerdas.

“Dengan literasi media yang baik, kita dapat menyaring informasi yang diterima dan mengambil keputusan yang lebih cerdas,” jelas Dedy.

Dedy menambahkan, penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga memerlukan upaya komprehensif yang berkelanjutan, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Hal ini penting dalam menciptakan keluarga yang tangguh dan harmonis untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga.

Sementara itu, Maulidiyah, mewakili Pjs Bupati Berau, menyampaikan sambutan yang positif terhadap kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan sosialisasi literasi media sangat penting dalam upaya penguatan ketahanan keluarga, terutama di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat. Dalam kesempatan tersebut,

Maulidiyah juga mengingatkan bahwa Kalimantan Timur (Kaltim) telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) No. 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga.

“Perda ini mengingatkan kita bahwa ada enam dimensi penting yang harus diperhatikan dalam membangun ketahanan keluarga,” ujar Maulidiyah.

Maulidiyah juga menyoroti fenomena pemanfaatan media sosial yang kian mendalam dalam kehidupan sehari-hari, yang bisa membawa dampak positif maupun. Oleh karena itu, literasi media menjadi sangat penting untuk membekali setiap keluarga dengan kemampuan menganalisis dan menyaring informasi dengan tepat, sehingga dapat terhindar dari berita palsu yang berpotensi merusak keharmonisan rumah tangga.

“Literasi media adalah kunci untuk membantu keluarga menganalisis dan menyaring informasi dengan tepat. Dengan memahami cara kerja media, kita dapat menghindari penyebaran berita palsu dan meningkatkan kualitas komunikasi di dalam rumah tangga,” tambahnya.

Maulidiyah juga menegaskan bahwa sebuah rumah tangga yang kuat tidak hanya dibangun dari fondasi ekonomi yang stabil, tetapi juga dari pemahaman dan keterampilan berinteraksi yang baik antar anggota keluarga.

“Peran media sangat penting dalam mensosialisasikan Perda ini ke masyarakat luas, agar masyarakat dapat lebih memahami dan mengimplementasikan ketahanan keluarga yang lebih baik,” tutup Maulidiyah.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi media sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang lebih kuat dan berdaya. (ADV/mar)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Harus Merata

    Pembangunan Harus Merata

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    (14/11/2023)  Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota DPRD Berau Darlena meminta Pemkab Berau untuk melakukan pemerataan pembangunan. Pembangunan tidak hanya terpusat di kota, tapi juga di seluruh wilayah kecamatan terjauh. APBD 2024 Berau disepakati sebesar Rp 4,7 triliun. Anggaran tersebut cukup untuk membangun kampung menjadi lebih baik lagi. Darlena mengatakan, fraksi Nasdem kerap memberikan catatan dalam […]

  • BLT Dikebut Demi Pemerataan, Tahap Tiga Tuntas dan Tahap Empat Menyusul Desember

    BLT Dikebut Demi Pemerataan, Tahap Tiga Tuntas dan Tahap Empat Menyusul Desember

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.937
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) non-tunai terus dipercepat agar tidak ada warga rentan yang tertinggal menerima haknya. Setelah sempat terhambat akibat belum turunnya pengesahan anggaran perubahan APBD, proses distribusi kini kembali digenjot. ‎Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau, Iswahyudi, mengungkapkan bahwa saat ini penyaluran BLT telah memasuki tahap ketiga, mencakup 10 kelurahan, sementara […]

  • ​Babak Baru Sengketa Lahan Loa Kulu: Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Cacat Hukum dan Dokumen Palsu dalam Klaim Tanah

    ​Babak Baru Sengketa Lahan Loa Kulu: Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Cacat Hukum dan Dokumen Palsu dalam Klaim Tanah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA – Kuasa Hukum atas lahan Yeanie Hartono dan Jenny Hartono, Davin Pramasditha dan rekan angkat bicara soal Sengketa lahan yang telah berlangsung 14 tahun. Tim kuasa hukum ahli waris lahan milik Yeanie Hartono meminta Presiden RI, DPR RI Komisi 1 hingga Kementerian ATR/BPN terkait polemik status tanah di wilayah Loa Kulu, Kutai Kartanegara […]

  • Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

    Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Puspaga dan PPA Berau Diminta Lebih Dekat ke Warga Usai Tragedi Segah TANJUNG REDEB – Tragedi kekerasan dalam rumah tangga kembali mengguncang Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seorang pria bernama Julius tega menghabisi nyawa istri dan anaknya yang masih dalam kandungan di Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah. Peristiwa ini memicu seruan keras dari pemerintah daerah agar […]

  • 54 Ribu Ton Sampah per Tahun, Bupati Berau Ajak Warga Mulai Pilah dari Rumah

    54 Ribu Ton Sampah per Tahun, Bupati Berau Ajak Warga Mulai Pilah dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Suasana malam di Hotel Mercure Berau, Senin (28/7/2025), terasa berbeda dari biasanya. Lampu-lampu ballroom yang biasanya gemerlap untuk acara formal, malam itu menyinari peringatan yang lebih mendalam. Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dengan tema “Hentikan Polusi Plastik,” kegiatan ini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tapi juga panggilan darurat bagi warga Berau. Bupati Berau, […]

  • BEM STIPER Berau: Miras Ilegal Ancaman bagi Ketertiban Sosial

    BEM STIPER Berau: Miras Ilegal Ancaman bagi Ketertiban Sosial

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Berau — Munculnya dugaan peredaran minuman keras (miras) ilegal di Kabupaten Berau kini menarik perhatian dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa. Fenomena ini dianggap tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban sosial di masyarakat. Akbar, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIPER Berau, mengungkapkan keprihatinannya terhadap semakin maraknya peredaran miras ilegal yang mudah ditemukan […]

expand_less