Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Resolusi Disdik Berau di Tahun 2025: Tak Ada Anak Putus Sekolah

Resolusi Disdik Berau di Tahun 2025: Tak Ada Anak Putus Sekolah

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 23 Des 2024
  • visibility 740
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB- Salah satu target utama Dinas Pendidikan (Disdik) Berau di tahun 2025 adalah mencapai angka nol Anak Tidak Sekolah (ATS). Meskipun dinilai penuh tantangan, Disdik Berau bertekad untuk mengatasi setiap hambatan yang ada demi pendidikan yang lebih merata.

Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan bahwa fenomena anak tidak sekolah di Berau dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu yang paling signifikan adalah perpindahan domisili anak-anak, yang terkadang menghambat mereka untuk mendaftar atau melanjutkan pendidikan di sekolah setempat.

“Sebagian besar anak tidak sekolah di Berau adalah mereka yang baru datang dan belum terdaftar di sekolah. Ini tentu menjadi tantangan besar bagi kami, namun kami berusaha memastikan mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan,” jelas Mardiatul.

Untuk mengatasi masalah ini, Disdik Berau bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yang menyediakan program pendidikan non-formal, seperti Paket A (setara SD) dan Paket B (setara SMP). Program ini memberi kesempatan kepada anak-anak yang putus sekolah untuk kembali belajar, meskipun melalui jalur yang tidak formal.

“Karena kewenangan daerah hanya sampai pada tingkat SD dan SMP, kami mengoptimalkan PKBM untuk memberikan kesempatan pendidikan bagi mereka yang belum terdaftar di sekolah formal. Ini adalah salah satu cara kami memastikan hak pendidikan mereka tetap terpenuhi,” tambahnya.

Selain itu, Disdik Berau memanfaatkan sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan) yang terintegrasi dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) untuk memantau dan memperbarui data anak yang terancam tidak bersekolah. Dengan sistem ini, mereka bisa lebih mudah mengidentifikasi anak-anak yang membutuhkan intervensi pendidikan.

“Sistem ini sangat membantu kami dalam melakukan pendataan dan mengidentifikasi anak-anak yang butuh perhatian khusus. Dengan begitu, langkah-langkah yang diambil bisa lebih tepat sasaran,” ujar Mardiatul.

Namun, upaya menekan angka ATS bukanlah satu-satunya fokus Disdik Berau. Mardiatul juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Untuk itu, Disdik Berau melibatkan kepala sekolah dan tim dari KDOD LAN (Lembaga Administrasi Negara) untuk merancang kebijakan yang dapat mengurangi perundungan di sekolah-sekolah.

“Kami bekerja sama dengan kepala sekolah dan tim KDOD LAN untuk menyusun program yang mendorong rasa saling menghargai antara siswa. Ini penting untuk menciptakan suasana belajar yang mendukung perkembangan anak secara maksimal,” tutur Mardiatul.

Ke depan, Disdik Berau juga tengah mempersiapkan diri menghadapi perubahan kurikulum dan sistem penerimaan siswa baru pada 2025. Menurut Mardiatul, perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Berau.

“Dengan berbagai program yang telah kami jalankan, kami berharap dapat menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas, yang mendukung setiap anak untuk berkembang sesuai dengan potensi mereka,” pungkasnya.

Upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Berau ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah pendidikan jangka pendek, tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi generasi masa depan. (mrt)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerja 3 Hari di Kantor, ASN Bakal Santai atau Makin Produktif?

    Kerja 3 Hari di Kantor, ASN Bakal Santai atau Makin Produktif?

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 780
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rencana aturan terbaru jam kerja ASN yakni tiga hari work from office (WFO) dan dua hari work from anywhere (WFA), belum sampai ke Kabupaten Berau. Dikonfirmasi beberapa waktu lalu, Sekda Berau Muhammad Said menyebut jika sampai sekarang belum menerima surat maupun juknis terkait hal itu. “Kita belum menerima surat apapun tentang aturan […]

  • Ratusan Pasien di RSUD dr Abdul Rivai Golput

    Ratusan Pasien di RSUD dr Abdul Rivai Golput

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 523
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ratusan pasien dan pendamping di RSUD Abdul Rivai, harus menelan pil kekecewaan lantaran tak bisa memberikan hak pilihnya dalam gelaran Pilkada Serentak 27 November 2024 lalu. Hal ini pun dibenarkan Direktur RSUD Abdul Rivai, dr.Jusram ketika ditemui Jumat (29/11/2024) siang. “Kami sudah berupaya mendata dan memberikan surat balasan ke KPU Berau. Termasuk untuk […]

  • Jelang Lebaran, DPRD Minta Pemkab Awasi Distribusi LPG Bersubsidi

    Jelang Lebaran, DPRD Minta Pemkab Awasi Distribusi LPG Bersubsidi

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 148
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, meminta pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memperketat pengawasan distribusi gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram menjelang Hari Raya Idulfitri. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pasokan tetap tersedia bagi masyarakat yang berhak menerima. Menurut Dedy, […]

  • Surat Suara Cadangan Ditetapkan: KPU Berau Optimis Tanpa PSU

    Surat Suara Cadangan Ditetapkan: KPU Berau Optimis Tanpa PSU

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Surat suara pilkada 2024 diperkirakan akan sampai ke Berau pada 26 Oktober mendatang. Percetakan sekaligus pengiriman surat suara dilakukan dari Kota Semarang. Dikatakan Ketua KPU Berau, Budi Harianto surat suara yang akan tiba sudah termasuk dengan surat suara cadangan sebanyak 2,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Jumlah DPT kita kan […]

  • Kabar Baik untuk Pemudik, Penerbangan Tambahan AirAsia Segera Hadir di Berau

    Kabar Baik untuk Pemudik, Penerbangan Tambahan AirAsia Segera Hadir di Berau

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pengelola Bandara Kalimarau menyiapkan tambahan penerbangan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang menjelang arus mudik Lebaran 2026. Penambahan dilakukan melalui layanan extra flight dari maskapai AirAsia. Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan penerbangan tambahan tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 19 Maret 2026 sebagai bagian dari kesiapan menghadapi periode Angkutan Lebaran. “Untuk periode Angkutan […]

  • Dari Legalitas hingga E-Katalog: Berau Dorong UMKM Menembus Pasar Lebih Luas

    Dari Legalitas hingga E-Katalog: Berau Dorong UMKM Menembus Pasar Lebih Luas

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau kian serius mengakselerasi pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bukan hanya memberi ruang usaha, tetapi juga mengarahkan para pelaku lokal agar mampu menembus pasar modern dan memasarkan produk melalui jalur digital—lebih terstruktur, lebih luas jangkauannya. Kabid Koperasi dan UMKM Diskoperindag Berau, Hidayat Sorang, menyebut pendampingan UMKM kini […]

expand_less