Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Resolusi Disdik Berau di Tahun 2025: Tak Ada Anak Putus Sekolah

Resolusi Disdik Berau di Tahun 2025: Tak Ada Anak Putus Sekolah

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 23 Des 2024
  • visibility 598
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB- Salah satu target utama Dinas Pendidikan (Disdik) Berau di tahun 2025 adalah mencapai angka nol Anak Tidak Sekolah (ATS). Meskipun dinilai penuh tantangan, Disdik Berau bertekad untuk mengatasi setiap hambatan yang ada demi pendidikan yang lebih merata.

Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan bahwa fenomena anak tidak sekolah di Berau dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu yang paling signifikan adalah perpindahan domisili anak-anak, yang terkadang menghambat mereka untuk mendaftar atau melanjutkan pendidikan di sekolah setempat.

“Sebagian besar anak tidak sekolah di Berau adalah mereka yang baru datang dan belum terdaftar di sekolah. Ini tentu menjadi tantangan besar bagi kami, namun kami berusaha memastikan mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan,” jelas Mardiatul.

Untuk mengatasi masalah ini, Disdik Berau bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yang menyediakan program pendidikan non-formal, seperti Paket A (setara SD) dan Paket B (setara SMP). Program ini memberi kesempatan kepada anak-anak yang putus sekolah untuk kembali belajar, meskipun melalui jalur yang tidak formal.

“Karena kewenangan daerah hanya sampai pada tingkat SD dan SMP, kami mengoptimalkan PKBM untuk memberikan kesempatan pendidikan bagi mereka yang belum terdaftar di sekolah formal. Ini adalah salah satu cara kami memastikan hak pendidikan mereka tetap terpenuhi,” tambahnya.

Selain itu, Disdik Berau memanfaatkan sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan) yang terintegrasi dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) untuk memantau dan memperbarui data anak yang terancam tidak bersekolah. Dengan sistem ini, mereka bisa lebih mudah mengidentifikasi anak-anak yang membutuhkan intervensi pendidikan.

“Sistem ini sangat membantu kami dalam melakukan pendataan dan mengidentifikasi anak-anak yang butuh perhatian khusus. Dengan begitu, langkah-langkah yang diambil bisa lebih tepat sasaran,” ujar Mardiatul.

Namun, upaya menekan angka ATS bukanlah satu-satunya fokus Disdik Berau. Mardiatul juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Untuk itu, Disdik Berau melibatkan kepala sekolah dan tim dari KDOD LAN (Lembaga Administrasi Negara) untuk merancang kebijakan yang dapat mengurangi perundungan di sekolah-sekolah.

“Kami bekerja sama dengan kepala sekolah dan tim KDOD LAN untuk menyusun program yang mendorong rasa saling menghargai antara siswa. Ini penting untuk menciptakan suasana belajar yang mendukung perkembangan anak secara maksimal,” tutur Mardiatul.

Ke depan, Disdik Berau juga tengah mempersiapkan diri menghadapi perubahan kurikulum dan sistem penerimaan siswa baru pada 2025. Menurut Mardiatul, perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Berau.

“Dengan berbagai program yang telah kami jalankan, kami berharap dapat menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas, yang mendukung setiap anak untuk berkembang sesuai dengan potensi mereka,” pungkasnya.

Upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Berau ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah pendidikan jangka pendek, tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi generasi masa depan. (mrt)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Bukan Sekadar Produksi Dinas Perikanan Membantu, Agar Pelaku Usaha Tak Lagi Gagal Jual Hasil

    ‎Bukan Sekadar Produksi Dinas Perikanan Membantu, Agar Pelaku Usaha Tak Lagi Gagal Jual Hasil

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.328
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB — Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah mengatakan banyak pelaku usaha Perikanan telah mampu menghasilkan produk berkualitas, namun pemasarannya masih menjadi kendala. ‎Ia juga menjelaskan bahwa tidak sedikit pelaku usaha yang mengalami kesulitan menjual hasil budidaya maupun olahannya, meski produksi telah berjalan baik. ‎“Tantangan terbesar adalah memasarkan. karena pasar ikan air […]

  • Soroti Ketimpangan Pendidikan, Komisi III DPRD Berau Desak Pemerataan Layanan Sekolah di Desa

    Soroti Ketimpangan Pendidikan, Komisi III DPRD Berau Desak Pemerataan Layanan Sekolah di Desa

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Oktavia, kembali menyuarakan kepeduliannya terhadap sektor pendidikan di Bumi Batiwakkal. Oktavia menyoroti kondisi pendidikan di wilayah perkampungan yang masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah, baik dari segi fasilitas bangunan maupun pengadaan sumber daya manusia (SDM). Oktavia menyampaikan, meskipun pemerintah telah berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di […]

  • PWI Berau Jadi Tuan Rumah Dalam Sosialisasi Literasi Media Terhadap Penguatan Ketahanan Keluarga

    PWI Berau Jadi Tuan Rumah Dalam Sosialisasi Literasi Media Terhadap Penguatan Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Asisten III Setda Berau Maulidiyah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Literasi Media Terhadap Penguatan Ketahanan Keluarga, yang diselenggarakan Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim bersama PWI Kaltim, berlangsung di Hallroom Grand Parama. Rabu,(13/11/2024). Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Pengurus Divisi APSIFOR, Muhammad Ali Husni dan Ketua Cabang FJPI Kaltim, Tri […]

  • Ratna Apresiasi Digitalisasi Arsip Dispusip Berau: Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Transparan

    Ratna Apresiasi Digitalisasi Arsip Dispusip Berau: Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Transparan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Ratna, memberikan tanggapan positif terhadap upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau dalam meningkatkan penataan arsip daerah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Ratna menyebutkan bahwa arsip merupakan sumber informasi penting yang tidak hanya dibutuhkan oleh pemerintah […]

  • Bupati Sri Juniarsih Dorong Transisi Ekonomi Berau dari Batu Bara ke Pariwisata: “Setiap Kampung Harus Punya Arah Pengembangan yang Jelas”

    Bupati Sri Juniarsih Dorong Transisi Ekonomi Berau dari Batu Bara ke Pariwisata: “Setiap Kampung Harus Punya Arah Pengembangan yang Jelas”

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 115
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan komitmennya untuk mengarahkan pembangunan daerah menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan, dengan melakukan transisi dari ketergantungan pada sumber daya alam (SDA), terutama batu bara, menuju pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Dalam keterangannya Sri Juniarsih menyampaikan bahwa langkah ini menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan […]

  • DPRD Berau Ultimatum Kepala Kampung: Jangan Main-Main dengan Uang Rakyat

    DPRD Berau Ultimatum Kepala Kampung: Jangan Main-Main dengan Uang Rakyat

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, melayangkan peringatan keras kepada seluruh kepala kampung di wilayah Bumi Batiwakkal terkait pengelolaan Alokasi Dana Kampung (ADK). Ia menegaskan, penggunaan dana publik harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Jangan main-main dengan uang rakyat! Gunakan ADK sesuai peruntukannya,” kata Dedy tegas […]

expand_less