Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Resolusi Disdik Berau di Tahun 2025: Tak Ada Anak Putus Sekolah

Resolusi Disdik Berau di Tahun 2025: Tak Ada Anak Putus Sekolah

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 23 Des 2024
  • visibility 913
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Salah satu target utama Dinas Pendidikan (Disdik) Berau di tahun 2025 adalah mencapai angka nol Anak Tidak Sekolah (ATS). Meskipun dinilai penuh tantangan, Disdik Berau bertekad untuk mengatasi setiap hambatan yang ada demi pendidikan yang lebih merata.

Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan bahwa fenomena anak tidak sekolah di Berau dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu yang paling signifikan adalah perpindahan domisili anak-anak, yang terkadang menghambat mereka untuk mendaftar atau melanjutkan pendidikan di sekolah setempat.

“Sebagian besar anak tidak sekolah di Berau adalah mereka yang baru datang dan belum terdaftar di sekolah. Ini tentu menjadi tantangan besar bagi kami, namun kami berusaha memastikan mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan,” jelas Mardiatul.

Untuk mengatasi masalah ini, Disdik Berau bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yang menyediakan program pendidikan non-formal, seperti Paket A (setara SD) dan Paket B (setara SMP). Program ini memberi kesempatan kepada anak-anak yang putus sekolah untuk kembali belajar, meskipun melalui jalur yang tidak formal.

“Karena kewenangan daerah hanya sampai pada tingkat SD dan SMP, kami mengoptimalkan PKBM untuk memberikan kesempatan pendidikan bagi mereka yang belum terdaftar di sekolah formal. Ini adalah salah satu cara kami memastikan hak pendidikan mereka tetap terpenuhi,” tambahnya.

Selain itu, Disdik Berau memanfaatkan sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan) yang terintegrasi dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) untuk memantau dan memperbarui data anak yang terancam tidak bersekolah. Dengan sistem ini, mereka bisa lebih mudah mengidentifikasi anak-anak yang membutuhkan intervensi pendidikan.

“Sistem ini sangat membantu kami dalam melakukan pendataan dan mengidentifikasi anak-anak yang butuh perhatian khusus. Dengan begitu, langkah-langkah yang diambil bisa lebih tepat sasaran,” ujar Mardiatul.

Namun, upaya menekan angka ATS bukanlah satu-satunya fokus Disdik Berau. Mardiatul juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Untuk itu, Disdik Berau melibatkan kepala sekolah dan tim dari KDOD LAN (Lembaga Administrasi Negara) untuk merancang kebijakan yang dapat mengurangi perundungan di sekolah-sekolah.

“Kami bekerja sama dengan kepala sekolah dan tim KDOD LAN untuk menyusun program yang mendorong rasa saling menghargai antara siswa. Ini penting untuk menciptakan suasana belajar yang mendukung perkembangan anak secara maksimal,” tutur Mardiatul.

Ke depan, Disdik Berau juga tengah mempersiapkan diri menghadapi perubahan kurikulum dan sistem penerimaan siswa baru pada 2025. Menurut Mardiatul, perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Berau.

“Dengan berbagai program yang telah kami jalankan, kami berharap dapat menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas, yang mendukung setiap anak untuk berkembang sesuai dengan potensi mereka,” pungkasnya.

Upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Berau ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah pendidikan jangka pendek, tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi generasi masa depan. (mrt)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Merger Kampus di Berau: Ricuh di DPRD, Kesepakatan Akhir Ditunggu

    Polemik Merger Kampus di Berau: Ricuh di DPRD, Kesepakatan Akhir Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 803
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Polemik rencana penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) ke Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) terus bergulir. Puncaknya, rapat dengar pendapat (RDP) yang mempertemukan kedua kampus ini digelar di ruang rapat gabungan DPRD, Senin (6/6/2025). Berjalan sejak pukul 9.00 WITA, RDP cukup alot bahkan sempat diwarnai kericuhan dan pemukulan meja oleh perwakilan mahasiswa STIPER […]

  • Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 4,7 Triliun untuk Cek Kesehatan Gratis

    Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 4,7 Triliun untuk Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 749
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pada Februari 2025, pemerintah Indonesia akan meluncurkan program cek kesehatan gratis yang akan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dari bayi baru lahir hingga lansia. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan akses kesehatan bagi semua warga negara, sekaligus memastikan pemeriksaan rutin yang penting bagi pencegahan penyakit. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa program ini akan […]

  • Industri Cokelat Lokal Dibina untuk Tembus Pasar Lebih Luas

    Industri Cokelat Lokal Dibina untuk Tembus Pasar Lebih Luas

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) terus memperkuat ekosistem industri cokelat lokal sebagai bagian dari pembangunan ekonomi kreatif berbasis potensi kampung. Tahun ini, perhatian diarahkan pada penguatan UMKM pengolah kakao agar mampu menghasilkan produk yang lebih variatif, kompetitif, dan memiliki nilai budaya lokal sebagai identitas daerah. Kepala Diskoperindag […]

  • Peran Pihak Ketiga dalam Pendidikan: Rudi Mangunsong Tekankan Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Berau

    Peran Pihak Ketiga dalam Pendidikan: Rudi Mangunsong Tekankan Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Berau

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    (10/10/2023)  Beraunews.id, Tanjung Redeb — Melihat betapa pentingnya peran pihak ketiga dalam Pendidikan, Anggota Komisi I DPRD Berau, Rudi Mangunsong, menyoroti peran sentral pendidikan mulai dari anak usia dini hingga tingkat tinggi dalam pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan. Rudi Mangunsong berharap agar pihak ketiga turut berkontribusi dalam sektor pendidikan, terutama di daerah yang berdekatan dengan perusahaan, […]

  • Siapkan Strategi Pemulihan Kerja Melalui Ekonomi Kreatif

    Siapkan Strategi Pemulihan Kerja Melalui Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah geliat ekonomi yang terus berubah, kabar penutupan salah satu perusahaan besar di Berau menjadi pukulan berat bagi ribuan pekerja yang menggantungkan hidup pada sektor industri tersebut. Namun bagi Ketua Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong, kabar ini bukan hanya peristiwa — tapi sinyal peringatan bahwa daerah harus bergerak lebih cepat. […]

  • Belajar dari Sumatera, DPRD Berau Minta Pemerintah Perkuat Sistem Kesiapsiagaan Bencana

    Belajar dari Sumatera, DPRD Berau Minta Pemerintah Perkuat Sistem Kesiapsiagaan Bencana

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, meminta Pemerintah Kabupaten Berau meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan belajar dari sejumlah kejadian bencana yang terjadi di wilayah Sumatera beberapa waktu terakhir. Elita menuturkan bahwa berbagai bencana alam seperti banjir bandang, tanah longsor, serta cuaca ekstrem yang melanda beberapa daerah di Sumatera harus menjadi […]

expand_less