Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Resolusi Disdik Berau di Tahun 2025: Tak Ada Anak Putus Sekolah

Resolusi Disdik Berau di Tahun 2025: Tak Ada Anak Putus Sekolah

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 23 Des 2024
  • visibility 1.057
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Salah satu target utama Dinas Pendidikan (Disdik) Berau di tahun 2025 adalah mencapai angka nol Anak Tidak Sekolah (ATS). Meskipun dinilai penuh tantangan, Disdik Berau bertekad untuk mengatasi setiap hambatan yang ada demi pendidikan yang lebih merata.

Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan bahwa fenomena anak tidak sekolah di Berau dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu yang paling signifikan adalah perpindahan domisili anak-anak, yang terkadang menghambat mereka untuk mendaftar atau melanjutkan pendidikan di sekolah setempat.

“Sebagian besar anak tidak sekolah di Berau adalah mereka yang baru datang dan belum terdaftar di sekolah. Ini tentu menjadi tantangan besar bagi kami, namun kami berusaha memastikan mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan,” jelas Mardiatul.

Untuk mengatasi masalah ini, Disdik Berau bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yang menyediakan program pendidikan non-formal, seperti Paket A (setara SD) dan Paket B (setara SMP). Program ini memberi kesempatan kepada anak-anak yang putus sekolah untuk kembali belajar, meskipun melalui jalur yang tidak formal.

“Karena kewenangan daerah hanya sampai pada tingkat SD dan SMP, kami mengoptimalkan PKBM untuk memberikan kesempatan pendidikan bagi mereka yang belum terdaftar di sekolah formal. Ini adalah salah satu cara kami memastikan hak pendidikan mereka tetap terpenuhi,” tambahnya.

Selain itu, Disdik Berau memanfaatkan sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan) yang terintegrasi dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) untuk memantau dan memperbarui data anak yang terancam tidak bersekolah. Dengan sistem ini, mereka bisa lebih mudah mengidentifikasi anak-anak yang membutuhkan intervensi pendidikan.

“Sistem ini sangat membantu kami dalam melakukan pendataan dan mengidentifikasi anak-anak yang butuh perhatian khusus. Dengan begitu, langkah-langkah yang diambil bisa lebih tepat sasaran,” ujar Mardiatul.

Namun, upaya menekan angka ATS bukanlah satu-satunya fokus Disdik Berau. Mardiatul juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Untuk itu, Disdik Berau melibatkan kepala sekolah dan tim dari KDOD LAN (Lembaga Administrasi Negara) untuk merancang kebijakan yang dapat mengurangi perundungan di sekolah-sekolah.

“Kami bekerja sama dengan kepala sekolah dan tim KDOD LAN untuk menyusun program yang mendorong rasa saling menghargai antara siswa. Ini penting untuk menciptakan suasana belajar yang mendukung perkembangan anak secara maksimal,” tutur Mardiatul.

Ke depan, Disdik Berau juga tengah mempersiapkan diri menghadapi perubahan kurikulum dan sistem penerimaan siswa baru pada 2025. Menurut Mardiatul, perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Berau.

“Dengan berbagai program yang telah kami jalankan, kami berharap dapat menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas, yang mendukung setiap anak untuk berkembang sesuai dengan potensi mereka,” pungkasnya.

Upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Berau ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah pendidikan jangka pendek, tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi generasi masa depan. (mrt)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madri Pani-Agus Wahyudi Temui Warga Kelay, Usung Visi Pembangunan Berau yang Pro Rakyat

    Madri Pani-Agus Wahyudi Temui Warga Kelay, Usung Visi Pembangunan Berau yang Pro Rakyat

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 872
    • 0Komentar

    Kelay — Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 1, Madri Pani dan Agus Wahyudi (MP-AW), terus mengintensifkan kampanye mereka ke berbagai titik di Kabupaten Berau. Setelah menyapa warga di pesisir selatan dan daerah wisata, kali ini giliran masyarakat Kecamatan Kelay yang menjadi tujuan safari politik pasangan ini. Pada Jumat (18/10/2024), Paslon MP-AW […]

  • Kasus KUR Fiktif Rp1,2 Miliar, Kejari Berau Siapkan Status DPO

    Kasus KUR Fiktif Rp1,2 Miliar, Kejari Berau Siapkan Status DPO

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 204
    • 0Komentar

    BERAU – Kejaksaan Negeri Berau memastikan akan segera menetapkan Abdul Wahab (AW) sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam perkara dugaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) fiktif di Bank BRI Cabang Tanjung Redeb. Langkah ini diambil setelah tersangka kembali mangkir dari panggilan pemeriksaan penyidik. AW tidak memenuhi panggilan kedua yang dijadwalkan pada Rabu, 21 Januari lalu. Kepala […]

  • ‎UMKM Center Jadi Motor Pemerataan Ekonomi, Tak Lagi Terpusat di Kota

    ‎UMKM Center Jadi Motor Pemerataan Ekonomi, Tak Lagi Terpusat di Kota

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya memperkecil kesenjangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. ‎Salah satu strategi yang mulai digencarkan adalah menghadirkan fasilitas pengembangan UMKM yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berjualan, tetapi juga pusat peningkatan kapasitas pelaku usaha. ‎Tahun ini, Diskoperindag Berau memulai pembangunan kawasan terpadu berisi Mal Pelayanan Publik (MPP) […]

  • Petani Pesisir Berau Butuh Distribusi Pupuk yang Adil dan Transparan

    Petani Pesisir Berau Butuh Distribusi Pupuk yang Adil dan Transparan

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 742
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Ketersediaan pupuk subsidi masih menjadi persoalan bagi para petani di Berau, khususnya di wilayah pesisir yakni Biatan, Talisayan, Batu Putih hingga Biduk Biduk. “Masyarakat khususnya petani sering mengeluhkan distribusi pupuk yang tidak sesuai dengan pesanan, sehingga pasokan bagi petani di daerah pesisir juga masih kurang,” ujar salah satu anggota DPRD Berau, […]

  • Pasar Sanggam Adji Dilayas Memanas, UPT Buka Portal Demi Redam Ketegangan

    Pasar Sanggam Adji Dilayas Memanas, UPT Buka Portal Demi Redam Ketegangan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Suasana Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) sempat memanas, Rabu (25/2/2026) pagi. Sejumlah pedagang meluapkan protes terhadap penerapan portal parkir elektronik yang baru sehari dioperasikan. Akibatnya, fasilitas di pintu masuk dan keluar pasar mengalami kerusakan. Menanggapi situasi tersebut, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar PSAD langsung mengambil langkah cepat. Portal parkir elektronik untuk sementara […]

  • Klarifikasi RSUD dr Abdul Rivai: Tarif 2009 Sudah Tak Relevan dengan Biaya Saat Ini

    Klarifikasi RSUD dr Abdul Rivai: Tarif 2009 Sudah Tak Relevan dengan Biaya Saat Ini

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 6.020
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Humas RSUD dr Abdul Rivai, Dani Apriat Maja, menyampaikan klarifikasi terkait penyesuaian tarif layanan kesehatan di rumah sakit plat merah tersebut. Dikatakan Dani, penyesuaian tarif dilakukan setelah melalui penelitian dan pembahasan sejak tahun 2021. Penyesuaian tarif ini dilakukan dengan melibatkan konsultan independen ternama, dr Tri Muhammad Hani MARS. Menurut pihak RSUD, penyesuaian […]

expand_less