Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Sengketa Tapal Batas Belum Selesai, DPRD Berau Minta Posko Keamanan Tetap Berjaga

Sengketa Tapal Batas Belum Selesai, DPRD Berau Minta Posko Keamanan Tetap Berjaga

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 183
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tanjung Redeb — DPRD Kabupaten Berau meminta agar posko keamanan di wilayah sengketa tapal batas antara Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur tetap dipertahankan hingga persoalan batas wilayah tersebut selesai.

Permintaan itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Berau yang membahas perkembangan sengketa batas wilayah yang hingga kini belum menemukan penyelesaian.

Wakil Ketua I DPRD Berau Subroto mengatakan langkah utama yang perlu dilakukan saat ini adalah memastikan kondisi keamanan di lapangan tetap kondusif. Karena itu, tim keamanan gabungan yang telah dibentuk di wilayah perbatasan diminta untuk tetap bertugas.

Menurut dia, saat ini telah dibentuk posko keamanan di lokasi perbatasan yang melibatkan sekitar 18 personel gabungan dari berbagai unsur, termasuk kepolisian dan TNI.

“Tim Berau sudah membentuk posko keamanan di sana. Ada sekitar 18 personel gabungan dari kepolisian, Armed, dan unsur lainnya,” kata Subroto.

Ia menilai keberadaan tim keamanan tersebut penting untuk mencegah potensi konflik di masyarakat selama proses penyelesaian sengketa masih berlangsung.

“Kami berharap sebelum persoalan ini selesai, tim keamanan itu jangan dibubarkan. Informasi terakhir masa tugasnya hanya beberapa hari. Kami minta agar diperpanjang,” ujarnya.

Subroto juga mengusulkan agar kedua pemerintah daerah dapat menahan aktivitas di wilayah perbatasan yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.

Menurut dia, saat ini proses penyelesaian sengketa batas wilayah tersebut sudah berada di tingkat pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.

“Selama proses ini masih berjalan di Kemendagri, harapannya kedua kabupaten tidak melakukan aktivitas yang bisa memancing konflik,” katanya.

Ia menambahkan DPRD Berau bersama pemerintah daerah berencana melakukan koordinasi langsung dengan Kementerian Dalam Negeri untuk menanyakan perkembangan penyelesaian sengketa tersebut.

Menurut Subroto, persoalan batas wilayah antara Berau dan Kutai Timur telah berlangsung cukup lama, yakni sekitar 12 tahun.

“Permasalahan ini sudah cukup lama. Kami kemungkinan akan ke Mendagri untuk menanyakan langsung bagaimana perkembangan penyelesaiannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan dalam mekanisme penyelesaian sengketa wilayah, proses biasanya dimulai melalui mediasi antar kabupaten. Jika tidak menemukan kesepakatan, penyelesaian dilanjutkan di tingkat provinsi dan kemudian diputuskan oleh pemerintah pusat melalui Kemendagri.

Subroto menegaskan Kabupaten Berau selama ini berpegang pada peta batas wilayah yang telah ditetapkan sejak awal.

“Kalau dari Berau sebenarnya tidak ada sengketa. Kita berpatokan pada peta awal antara Kutai dan Berau,” katanya.

Ia mengingatkan agar persoalan tersebut segera diselesaikan karena terdapat wilayah yang diperkirakan mencapai puluhan ribu hektare yang berpotensi disengketakan.

“Kita tidak berusaha merebut wilayah, tetapi mempertahankan wilayah yang memang menjadi bagian dari Berau sesuai peta yang ada,” ujarnya.(*/adv/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buyung-Buyung Menuju Etalase Ekonomi Biru Dunia: Mangrove Lestari, Udang Organik Bernilai Tinggi

    Buyung-Buyung Menuju Etalase Ekonomi Biru Dunia: Mangrove Lestari, Udang Organik Bernilai Tinggi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pagi itu, perahu kayu membelah perairan yang tenang di Kampung Buyung-Buyung, Tabalar. Di kanan-kiri, hutan mangrove berdiri rapat seperti pagar hijau yang menjaga pesisir dari gelombang dunia luar. Di sinilah, Sabtu (1/11/2025), Duta Besar Republik Seychelles untuk ASEAN Nico Barito menapakkan kaki — bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi menyaksikan masa depan ekonomi […]

  • Apresiasi untuk Transformasi Wajah Ibukota Kabupaten Berau 

    Apresiasi untuk Transformasi Wajah Ibukota Kabupaten Berau 

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 694
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dalam beberapa tahun terakhir, wajah ibukota Kabupaten Berau, Tanjung Redeb, mengalami transformasi yang signifikan, berkat upaya Pemkab Berau yang dipimpin oleh Bupati Sri Juniarsih. Kota yang dulunya terlihat sederhana kini semakin menawan dengan hadirnya berbagai landmark yang mempercantik pemandangan dan memberikan nuansa baru bagi masyarakat serta wisatawan. Beberapa lokasi strategis di sepanjang […]

  • Kejutan Deklarasi: PBB Resmi Dukung Madri Pani dan Agus Wahyudi

    Kejutan Deklarasi: PBB Resmi Dukung Madri Pani dan Agus Wahyudi

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 833
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb- Tim Pemenangan ‘Menyala Abangku’ menggelar acara deklarasi pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Berau periode 2024-2029, Madri Pani (MP) dan Agus Wahyudi (AW) di Hotel SM Tower, pada Kamis (29/8/2024). Deklarasi tersebut dihadiri ribuan simpatisan serta relawan pendukung paslon MP dan AW dari berbagai kecamatan. Antusias pendukung paslon yang diusung oleh enam […]

  • Bupati Sri Juniarsih Dorong Transisi Ekonomi Berau dari Batu Bara ke Pariwisata: “Setiap Kampung Harus Punya Arah Pengembangan yang Jelas”

    Bupati Sri Juniarsih Dorong Transisi Ekonomi Berau dari Batu Bara ke Pariwisata: “Setiap Kampung Harus Punya Arah Pengembangan yang Jelas”

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 283
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan komitmennya untuk mengarahkan pembangunan daerah menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan, dengan melakukan transisi dari ketergantungan pada sumber daya alam (SDA), terutama batu bara, menuju pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Dalam keterangannya Sri Juniarsih menyampaikan bahwa langkah ini menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan […]

  • Peraturan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Menjadi Penghalang Utama

    Pembangunan Toilet di Tepian Ahmad Yani Tanjung Redeb Terganjal Aturan

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Beraunews.id,Tanjung Redeb — Sebagai salah satu Pusat Jajanan Kuliner yang tak pernah sepi dari Wisatawan atau Pengunjung, masyarakat berharap agar Pemkab Berau bisa membuatkan Toilet di sepanjang Tepian Ahmad Yani atau Tepian Segah. Namun, hal ini tak bisa terwujud lantaran terbentur Aturan. Ditemui Senin (1/7/2024) siang di ruang kerjanya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan (DLHK) Berau, Mustakim menjelaskan jika sepanjang Tepian Ahmad Yani itu merupakan Jalur Hijau dan adanya Garis Padan Sungai, maka sudah ada Aturan yang mengikat. Jika […]

  • Dihantam Arus Surut, Kapal Batubara Kandas di Perairan Sukan

    Dihantam Arus Surut, Kapal Batubara Kandas di Perairan Sukan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.398
    • 0Komentar

    Berau – Sebuah kapal pengangkut batubara, TB Prima Star 15 dan tongkang Prima Sakti 32, mengalami insiden kandas di Perairan Sukan, wilayah kerja KUPP Kelas II Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Sabtu (25/10) siang. ‎Meski sempat mengalami kebocoran di bagian lambung, insiden tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun gangguan terhadap arus pelayaran di sekitar. […]

expand_less