Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Susu Ibu Hamil Diduga Mengandung Pemanis Berbahaya, Netizen Pertanyakan Pengawasan BPMI

Susu Ibu Hamil Diduga Mengandung Pemanis Berbahaya, Netizen Pertanyakan Pengawasan BPMI

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
  • visibility 1.274
  • print Cetak

JAKARTA- Jagat media sosial kembali diramaikan oleh isu terkait kandungan berbahaya dalam produk susu ibu hamil dan menyusui. Melalui unggahan di akun X @tanyarlfes, seorang pengguna membagikan temuan mengejutkan bahwa salah satu produk susu ibu hamil diketahui mengandung pemanis buatan Sukralosa, namun tetap mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dalam cuitan yang diunggah pada 22 Januari 2025, pengguna tersebut menyampaikan keprihatinannya. Ia menulis:
“Yang lagi rame soal doktif dan BPOM, ada lagi nih kasus susu bumil busui yang lolos BPOM padahal ada Sukralosa atau pemanis buatan yang bahaya buat bumil sama anak di bawah 3 tahun, ngeri banget padahal bisa bikin obesitas sama prematur.”

Temuan ini juga didukung oleh unggahan akun TikTok @sely.sugar, yang menunjukkan hasil uji laboratorium terhadap tiga produk susu ibu hamil. Salah satu produk diketahui mengandung Sukralosa hingga 323 mg, namun kandungan tersebut tidak dicantumkan dalam label kemasannya.

Sukralosa sendiri merupakan pemanis buatan yang 600 kali lebih manis dibandingkan gula pasir. Berdasarkan Pasal 13 peraturan yang berlaku, Sukralosa dilarang digunakan dalam produk pangan yang ditujukan untuk bayi, anak usia di bawah tiga tahun, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Adapun aturan tersebut berbunyi:
“BTP (Bahan Tambahan Pangan) Pemanis Buatan tidak dapat digunakan pada produk pangan yang khusus diperuntukkan bagi bayi, anak usia di bawah tiga tahun, ibu hamil, dan atau ibu menyusui.”

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa Sukralosa dapat memengaruhi metabolisme tubuh, meningkatkan risiko obesitas, dan memicu komplikasi lain, seperti kelahiran prematur. Hal ini menjadi perhatian besar, mengingat ibu hamil membutuhkan asupan yang aman dan bergizi untuk mendukung perkembangan janin.

Isu ini pun menuai perhatian luas, dengan unggahan tersebut mendapatkan lebih dari 124 ribu tayangan di X. Netizen mengecam lemahnya pengawasan oleh BPOM dan mempertanyakan bagaimana produk dengan kandungan yang dianggap berbahaya tersebut bisa lolos uji.

### Pakar Sarankan Seleksi Ketat
Menanggapi polemik ini, dr. Andini Mahendrasari, MSc, SpGK, menyarankan ibu hamil untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk susu.
“Nutrisi seperti kalsium dan protein yang terdapat dalam susu sangat penting untuk perkembangan tulang, gigi, dan otot janin. Jika kebutuhan tambahan nutrisi sulit dipenuhi dari makanan sehari-hari, susu hamil bisa menjadi solusi, tetapi harus memilih produk yang aman,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, dr. Ade Juliawati, SpOG, menekankan pentingnya memilih susu dengan cermat.
“Hindari susu mentah atau yang belum dipasteurisasi karena bisa membawa risiko infeksi. Pastikan susu yang dipilih memiliki kandungan asam folat dan zat besi untuk mencegah anemia pada ibu hamil,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak BPOM terkait temuan ini. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa label kemasan dengan saksama dan memastikan produk yang dikonsumsi telah memenuhi standar keamanan. (solobalapan.jawapos.com)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedung Baru RSUD Abdul Rivai Belum Difungsikan, FLPD Tekankan Percepatan Operasional

    Gedung Baru RSUD Abdul Rivai Belum Difungsikan, FLPD Tekankan Percepatan Operasional

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 466
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meskipun pembangunan fisik bangunan gedung RSUD Abdul Rivai atau gedung Walet sudah selesai, namun sampai saat ini belum ada kepastian kapan akan mulai difungsikan. Hal ini juga menjadi salah satu topik pembahasan yang dibawa dalam rapat terbatas Forum Lintas Perangkat Daerah (FLPD) Tematik Pembangunan Tahun 2025-2029. Pembahasan ini muncul lantaran sektor kesehatan […]

  • Gempa Bumi Magnitudo 6,1 Guncang Sulteng, Getaran Terasa Hingga Berau

    Gempa Bumi Magnitudo 6,1 Guncang Sulteng, Getaran Terasa Hingga Berau

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (28/1/2025) pukul 21.53 WIB. Gempa ini tercatat terjadi pada kedalaman 90 kilometer, menurut informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Meski pusat gempa berada di wilayah Sulteng, getarannya dirasakan hingga Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, satu jam kemudian, tepatnya […]

  • Jalan Rusak karena Aktivitas Tambang? Dedy Okto: Itu Tanggung Jawab Perusahaan!

    Jalan Rusak karena Aktivitas Tambang? Dedy Okto: Itu Tanggung Jawab Perusahaan!

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Aktivitas perusahaan tambang batu bara di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan bahwa perusahaan memiliki kewajiban penuh terhadap kondisi jalan yang digunakan dalam operasional mereka. Sejumlah perusahaan tambang di Bumi Batiwakkal diketahui kerap melintasi jalan kabupaten dan jalan nasional untuk menuju jetty atau dermaga pengiriman batu […]

  • Penataan DAS Pedalaman & Drainase Dinilai Penting Demi Kota Tangguh dan Siap Menerima Arus Kunjungan

    Penataan DAS Pedalaman & Drainase Dinilai Penting Demi Kota Tangguh dan Siap Menerima Arus Kunjungan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Berau kembali memunculkan genangan di sejumlah kawasan perkotaan. Warga di daerah rawan banjir mengeluhkan kondisi tersebut, dan kini perhatian tertuju pada langkah pemerintah dalam menangani persoalan tahunan ini. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mengatakan penanganan banjir tidak boleh lagi bersifat reaktif. Menurutnya, banyak saluran drainase masih […]

  • Gemilang di Hubspace 2024, Ferdinan Nurdin Persembahkan Prestasi untuk Kalimarau

    Gemilang di Hubspace 2024, Ferdinan Nurdin Persembahkan Prestasi untuk Kalimarau

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin, turut menghadiri ajang bergengsi Hubspace 2024 yang digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, pada Jumat (6/9/2024) lalu. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf […]

  • Kolaborasi Makin Solid, Desk Ketenagakerjaan Dorong Efektivitas Penanganan Kasus

    Kolaborasi Makin Solid, Desk Ketenagakerjaan Dorong Efektivitas Penanganan Kasus

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    BERAU — Peluncuran desk ketenagakerjaan di Kabupaten Berau menjadi langkah untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam penanganan perkara di bidang ketenagakerjaan. Kehadiran desk ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penegakan hukum melalui sinergi yang lebih terstruktur. Momentum peluncuran tersebut juga menjadi ruang konsolidasi bagi berbagai pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, guna memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam […]

expand_less