Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menerapkan pendekatan selektif dalam pengembangan destinasi wisata berbasis kampung.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memastikan efektivitas program di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

Fokus pengembangan diarahkan pada kampung-kampung yang dinilai telah memiliki kesiapan infrastruktur, pengelolaan yang baik, serta minat kunjungan wisatawan yang stabil.

Penentuan prioritas tersebut dilakukan setelah adanya penyesuaian anggaran berdasarkan hasil evaluasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Staf Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Andi Nusyamsi, menyampaikan bahwa hampir seluruh kampung di Berau memiliki daya tarik wisata tersendiri.

Namun, pengembangan tidak memungkinkan dilakukan secara serentak karena harus menyesuaikan

dengan ketersediaan anggaran.

“Kami memaksimalkan anggaran yang ada dengan memprioritaskan destinasi yang sudah berjalan dan memiliki dampak langsung terhadap kunjungan

wisata,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, kawasan wisata Derawan masih menjadi salah satu destinasi dengan aktivitas wisata yang cukup tinggi. Tingkat hunian penginapan di wilayah tersebut, berdasarkan laporan lapangan, kerap berada pada kondisi penuh, terutama di musim kunjungan.

Kondisi yang hampir serupa juga terjadi di Maratua. Untuk mendukung kenyamanan dan citra kawasan wisata, Disbudpar merencanakan penambahan serta penataan fasilitas pendukung, khususnya di kawasan dermaga agar lebih representatif bagi wisatawan.

Selain destinasi utama, perhatian pengembangan juga diarahkan ke sejumlah kampung yang dinilai memiliki potensi kuat, seperti Kampung Buyung-buyung dan Kampung Merabu. Di Merabu, penyempurnaan jalur tracking wisata alam masih menjadi salah satu agenda yang akan dilanjutkan secara bertahap.

Sementara itu, Kampung Merasa dikembangkan melalui konsep wisata berbasis budaya. Berbagai kegiatan adat dan festival tradisional seperti Festival Meja Panjang dan Long Sam dinilai mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus sarana pelestarian budaya lokal.

Meski banyak usulan pengembangan destinasi yang masuk dari kampung-kampung, Disbudpar menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan tetap harus dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Tidak semua bisa diwujudkan dalam waktu bersamaan. Karena itu, kami juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk mendukung pengembangan pariwisata di Berau,” tutup Andi.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas untuk Pertumbuhan Ekonomi Berau

    Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas untuk Pertumbuhan Ekonomi Berau

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sektor pertanian dan perkebunan menjadi fokus utama bagi pasangan Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (SraGam) dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau. Hal ini disampaikan oleh Sri Juniarsih saat berkampanye di Kampung Sukan, Kampung Tanjung Perangat, dan Kampung Gurimbang, pada Minggu (13/10). Dalam kesempatan tersebut, Sri Juniarsih menegaskan bahwa sektor pertanian adalah […]

  • Malam Mencekam di Tanjung Selor: Si Jago Merah Hanguskan 5 Kios Warga

    Malam Mencekam di Tanjung Selor: Si Jago Merah Hanguskan 5 Kios Warga

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 99
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Suasana malam yang semula tenang di Jalan Jelarai Raya, tepat di depan Tugu Lamlari Suri, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, mendadak berubah mencekam. Kobaran api besar tiba-tiba membumbung tinggi dan melahap 5 kios milik warga, Jumat malam (30/1/2026) sekitar pukul 19.00 WITA, tak lama setelah azan Magrib berkumandang. Api dengan cepat menjalar dari […]

  • Jelang Lelang Aset, DPRD Berau Minta Pemkab Gencarkan Sosialisasi

    Jelang Lelang Aset, DPRD Berau Minta Pemkab Gencarkan Sosialisasi

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berencana menggelar lelang Barang Milik Daerah (BMD) pada Maret mendatang. Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah, menyambut baik langkah tersebut dan menilai bahwa kebijakan ini dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan aset. “Kami mendukung penuh pelaksanaan lelang ini karena dapat menambah pendapatan […]

  • Workshop Ekonomi Kreatif 2025 Dorong Kemandirian Desa Prima

    Workshop Ekonomi Kreatif 2025 Dorong Kemandirian Desa Prima

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BERAU – DPPKBP3A Kabupaten Berau kembali menghelat Workshop Ekonomi Kreatif Lanjutan LPLPP Tahun 2025, Senin, di ruang rapat utama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau. Program ini menjadi lanjutan dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif agar lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tengah perubahan ekonomi dan pola produksi yang kian […]

  • Berau 2045: Ekowisata dan Agroindustri Sebagai Tulang Punggung Ekonomi

    Berau 2045: Ekowisata dan Agroindustri Sebagai Tulang Punggung Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb -Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Berau untuk 20 tahun kedepan yakni tahun 2025-2045 telah disusun. RPJPD tersebut menjadi ketetapan landasan kebijakan dari perumusan visi dan misi Kepala Daerah selama periode 20 tahun ke depan. Visi pembangunan daerah yang telah dirumuskan yang ingin dicapai adalah Berau Mempesona 2045 “Bumi Batiwakkal sebagai […]

  • Sempat Heboh, Kasus Penguncian Siswi di Toilet Masjid Diselesaikan Secara Kekeluargaan

    Sempat Heboh, Kasus Penguncian Siswi di Toilet Masjid Diselesaikan Secara Kekeluargaan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kasus viral video yang menunjukkan lima orang siswi dikunci di kamar mandi Masjid Agung Baitul Hikmah, akhirnya berakhir dengan damai. Meskipun sempat digelandang ke Polsek Tanjung Redeb, pria berinisial IH yang diketahui sering berjualan tisu di perempatan Jalan H.Isa ini akhirnya dibebaskan. Salah satu orangtua korban yang tak terima sang anak diperlakukan […]

expand_less