Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Tatap Muka Bersama Warga Maratua, Madri Terima Sejumlah Keluhan

Tatap Muka Bersama Warga Maratua, Madri Terima Sejumlah Keluhan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
  • visibility 906
  • print Cetak

Beraunews.id, Maratua – Ketua DPRD Berau, Madri Pani menggelar komunikasi dan tatap muka bersama dengan masyarakat di empat kampung, Kecamatan Pulau Maratua.

Kegiatan itu merupakan bagian dari perjalanannya sebagai wakil rakyat untuk mendengarkan suara-suara masyarakat, baik persoalan infrastruktur mendasar hingga terkait pariwisata di pulau terluar itu.

Kunjungan itu dilaksanakan sejak Kamis (11/7/2024) hingga Jumat (12/7/2024), dengan dihadiri ratusan warga dari Kampung Teluk Harapan, Teluk Alulu, Bohe Silian dan Payung-Payung.

Sejumlah keluhan dilontarkan kepada Pai, sapaan akrabnya, saat berbincang dengan masyarakat. Diantaranya terkait penanganan abrasi pantai yang semakin mengancam ketersediaan air bersih di Kampung Teluk Harapan.

Warga meminta agar DPRD Berau terus mendorong kepada Pemkab Berau agar segera dilakukan penanganan abrasi pantai dengan membangunkan pemecah gelombang di sepanjang bibir pantai Teluk Harapan.

“Kami minta agar persoalan abrasi ini bisa diperhatikan lebih serius. Karena ini benar-benar telah mengancam daratan Pulau Maratua. Sumber air bersih akan hilang kalau abrasi semakin meluas. Bahkan sekarang ini saja sudah banyak sumber air yang mulai berubah jadi asin. Jadi kami minta tolong ini disampaikan kepada pemerintah agar diprioritaskan penanganannya,” ujar Ketua RT 02 Kampung Teluk Harapan, Imarsyah.

Selain itu, persoalan listrik dan internet yang masih belum maksimal di Kampung Teluk Alulu, juga menjadi keluhan serius. Sejumlah aktivitas terhambat karena jaringan internet yang hanya bisa didapatkan pada titik-titik tertentu saja.

“Kami berharap listrik dan internet di kampung ini bisa segera masuk sepenuhnya. Karena jujur kami sangat membutuhkan fasilitas ini untuk menunjang perekonomian,” ucap salah seorang warga yang hadir dalam tatap muka bersama wakil rakyat tersebut.

Tak hanya itu, salah seorang warga juga menyebut bahwa jalan di perkampungan Teluk Alulu perlu mendapat sentuhan aspal agar mobilisasi warga setempat semakin mudah dan lancar. (Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sri Juniarsih: Sinergi Pemda dan Polres Kunci Kondusifitas di Bumi Batiwakkal

    Sri Juniarsih: Sinergi Pemda dan Polres Kunci Kondusifitas di Bumi Batiwakkal

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 657
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan pentingnya kesinambungan kepemimpinan di tubuh Polres Berau saat menghadiri acara pisah sambut Kapolres yang digelar di Hotel Mercure, Kamis malam, 4 September 2025. Dalam kesempatan itu, Sri Juniarsih menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKBP Khairul Basyar, yang dalam 11 bulan terakhir dinilainya berhasil menjaga stabilitas keamanan di […]

  • Aset Kampung Jangan Menganggur

    Aset Kampung Jangan Menganggur

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah kampung di Kabupaten Berau didorong tidak terus bergantung pada sumber pendapatan yang selama ini tersedia. Pengembangan potensi ekonomi lokal dinilai perlu menjadi strategi untuk memperkuat kemandirian keuangan kampung sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau meminta setiap pemerintah kampung mulai memetakan peluang usaha berdasarkan karakteristik wilayah masing-masing. […]

  • Berau Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpeluang Turun di Gunung Tabur, Segah dan Kelay

    Berau Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpeluang Turun di Gunung Tabur, Segah dan Kelay

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BERAU – Kondisi cuaca Kabupaten Berau diprakirakan didominasi cerah berawan hingga Ahad, 16 Agustus 2026. Peluang hujan relatif terbatas, meski hujan ringan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pada malam hingga dini hari. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Kalimarau Berau, Ade Heryadi, mengatakan kondisi atmosfer global saat ini menunjukkan fenomena El Nino kuat. Indeks ENSO […]

  • Pentingnya Hidran di Tiap Wilayah

    Pentingnya Hidran di Tiap Wilayah

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Musibah kebakaran khususnya di daerah pemukiman Kabupaten Berau sering terjadi. Hal ini seharusnya menjadi warning bagi Pemkab Berau. Proses pemadaman yang cukup lama lantaran terbatasnya alat, harusnya didukung dengan pengadaan hidran. “Pentingnya pengadaan Hidran di setiap pemukiman, guna mengantisipasi terjadinya kebakaran,” ujar Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah. ia yang ditemui […]

  • Bisa Dongkrak Ekonomi Wilayah Pesisir

    Bisa Dongkrak Ekonomi Wilayah Pesisir

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — DPRD Kabupaten Berau mendukung pembukaan rute speedboat yang menghubungkan Tanjung Redeb, Tanjung Batu, hingga Tarakan. Jalur transportasi laut tersebut dinilai dapat memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mengatakan kehadiran rute baru itu tidak hanya menambah pilihan transportasi bagi masyarakat, tetapi juga membuka akses yang […]

  • Maratua Mulai Bangun Fondasi Pertanian Berkelanjutan, Peluang Investasi Hijau Makin Terbuka

    Maratua Mulai Bangun Fondasi Pertanian Berkelanjutan, Peluang Investasi Hijau Makin Terbuka

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.479
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pulau Maratua di Kabupaten Berau selama ini dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia. Namun di balik pesonanya, sektor pertanian lokal menghadapi tantangan berat: akses terhadap pupuk kimia yang mahal dan sulit dijangkau. Kondisi tersebut membuat banyak petani kesulitan meningkatkan produktivitas, ditambah persoalan hama serta tanah yang kurang subur. Namun situasi perlahan berubah. […]

expand_less