Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Perkuat UMKM Pesisir: Hilirisasi Perikanan Jadi Mesin Baru

Perkuat UMKM Pesisir: Hilirisasi Perikanan Jadi Mesin Baru

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 1.529
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperluas strategi hilirisasi sebagai upaya meningkatkan nilai jual produk UMKM. Dari sekian banyak sektor, perikanan menjadi salah satu yang paling diprioritaskan mengingat besarnya potensi hasil tangkap dan budidaya di wilayah pesisir.

Melalui Dinas Perikanan, berbagai program dirumuskan untuk memastikan nelayan dan pelaku usaha kecil tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi mampu mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi dan kompetitif di pasar. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Berau saat itu, Maulidiyah, menyebut perkembangan hilirisasi mulai tampak dari semakin beragamnya olahan ikan yang diproduksi UMKM lokal.

“Hilirisasi sudah dilakukan, seperti pengalengan ikan, frozen food, sampai produk khas seperti amplang, abon, dan bandeng presto,” ujarnya.

Sejumlah produk olahan kini tumbuh menjadi portofolio unggulan UMKM Berau. Mulai dari bakso, pempek, nugget, otak-otak, dimsum berbahan ikan dan udang, hingga surimi. Untuk produk beku dan kering, dihasilkan pula ikan beku, udang beku, ikan kering, teri kering, teripang kering, ebi, terasi, serta pindang ikan. Ragam ini menunjukkan bahwa proses hilirisasi telah berjalan di hampir semua rantai produksi.

Dinas Perikanan juga terus mendorong peningkatan kapasitas melalui pelatihan bagi masyarakat dan kelompok usaha, termasuk kerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat. Salah satunya dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) yang mendampingi program pemberdayaan masyarakat pesisir.

“Kami bekerjasama dengan YKAN untuk pemberdayaan pesisir,” tambah Maulidiyah.

Tak hanya itu, Pemkab Berau juga menyiapkan langkah strategis untuk mendorong standar mutu produk olahan, terutama di sektor pengalengan ikan di Tanjung Batu. Kolaborasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan dimulai pada perubahan anggaran 2025 sebagai langkah penguatan regulasi dan peningkatan kualitas produksi.

Program kolaboratif ini diharapkan menjadi pondasi bagi UMKM berbasis perikanan di Berau untuk naik kelas, menembus pasar lebih luas, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.(adv/akm)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Jadi Berau Tanpa Pesta, Warga Tetap Bisa Nikmati Bazar Murah

    Hari Jadi Berau Tanpa Pesta, Warga Tetap Bisa Nikmati Bazar Murah

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rencana peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau ke-72 dan Kota Tanjung Redeb ke-215 yang sedianya digelar tahun ini resmi dibatalkan. Keputusan itu diumumkan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis, 4 September 2025, setelah menerima instruksi langsung dari Kementerian Dalam Negeri. Sri Juniarsih menegaskan, pembatalan bukan karena alasan penghematan anggaran, […]

  • Selisih 696 Suara, Petahana Menangkan Pilkada Berau 2024

    Selisih 696 Suara, Petahana Menangkan Pilkada Berau 2024

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.170
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau menggelar rapat pleno terbuka untuk menetapkan hasil rekapitulasi suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur, serta bupati dan wakil bupati Berau, pada hari Selasa (3/12/2024). Rapat yang dihadiri oleh perwakilan pasangan calon (paslon), saksi, serta sejumlah pihak terkait ini berhasil menyimpulkan hasil akhir dari proses pemilihan […]

  • 49 Knalpot Brong Disita, Era ETLE di Berau: Pelanggaran Langsung Terekam

    49 Knalpot Brong Disita, Era ETLE di Berau: Pelanggaran Langsung Terekam

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 701
    • 0Komentar

    BERAU – Satuan Lalu Lintas Polres Berau melaporkan situasi lalu lintas selama Operasi Keselamatan Mahakam 2026 relatif terkendali. Dalam konferensi pers, Senin, 23 Februari 2026, jajaran Satlantas menyebut tidak terjadi lonjakan angka kecelakaan selama operasi yang berlangsung sejak pertengahan Januari hingga awal Februari tersebut. Kepala Satlantas Polres Berau, Rhondy Hermawan, mengatakan upaya pencegahan dan penegakan […]

  • Pemkab Berau Bahas Dampak Operasional SPPG Karang Ambun yang Terhenti

    Pemkab Berau Bahas Dampak Operasional SPPG Karang Ambun yang Terhenti

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.702
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau, akan menggelar rapat koordinasi untuk menindaklanjuti terhentinya operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karang Ambun. Gangguan layanan ini berdampak langsung pada distribusi makanan bergizi gratis (MBG) ke sejumlah sekolah di wilayah Tanjung Redeb. SPPG Karang Ambun terpaksa menghentikan sementara layanannya setelah satu-satunya tenaga ahli gizi yang bertugas di sana mengundurkan […]

  • Pentingnya Hidran di Tiap Wilayah

    Pentingnya Hidran di Tiap Wilayah

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Musibah kebakaran khususnya di daerah pemukiman Kabupaten Berau sering terjadi. Hal ini seharusnya menjadi warning bagi Pemkab Berau. Proses pemadaman yang cukup lama lantaran terbatasnya alat, harusnya didukung dengan pengadaan hidran. “Pentingnya pengadaan Hidran di setiap pemukiman, guna mengantisipasi terjadinya kebakaran,” ujar Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah. ia yang ditemui […]

  • Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

    Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 616
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menerapkan pendekatan selektif dalam pengembangan destinasi wisata berbasis kampung. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memastikan efektivitas program di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah. Fokus pengembangan diarahkan pada kampung-kampung yang dinilai telah memiliki kesiapan infrastruktur, pengelolaan yang baik, serta minat kunjungan wisatawan yang […]

expand_less