Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 152
  • print Cetak

BERAU – Taman Bacaan Masyarakat atau TBM Enggang Jagad menggelar Lokakarya Pengembangan Budaya Baca dan Tulis di Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, pada 1–3 September 2026. Sebanyak 150 peserta dari kalangan remaja, pegiat literasi sekolah hingga kader pemberdayaan masyarakat dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Pembukaan Lokakarya Pesisir Eka Sapta dihadiri Camat Talisayan Mutmainah, perwakilan Balai Bahasa Kalimantan Timur Bidang Literasi Amien Wangsitalaja, serta Kepala Cabang Dinas Wilayah VI Provinsi Kalimantan Timur Ahmadong yang membuka kegiatan secara resmi.

Lokakarya tersebut merupakan bagian dari program Bantuan Pemerintah Bidang Kebahasaan dan Kesastraan berupa Fasilitasi bagi Komunitas Literasi Tahun 2026.

Program ini diarahkan untuk menumbuhkan kegemaran membaca, meningkatkan kemampuan menulis, sekaligus menjadi langkah awal pembentukan komunitas literasi di Kampung Eka Sapta.

Sebanyak 150 peserta mengikuti kegiatan di Gedung Serba Guna Kampung Eka Sapta. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing terdiri atas 50 remaja calon pegiat literasi, 50 pegiat literasi sekolah, serta 50 peserta dari TP-PKK, Dasawisma, Posyandu dan perwakilan ibu rumah tangga.

Ketua TBM Enggang Jagad, Karyani Tri Tialani, menjelaskan dalam proposal kegiatan bahwa lokakarya tersebut dilatarbelakangi masih terbatasnya akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan ruang untuk berekspresi, khususnya di wilayah pesisir.

Kampung Eka Sapta dinilai memiliki potensi sumber daya manusia dan kekayaan lokal yang dapat dikembangkan melalui penguatan budaya membaca dan menulis.

TBM Enggang Jagad memandang taman bacaan tidak hanya sebagai tempat menyimpan dan membaca buku. Keberadaan TBM juga diharapkan menjadi ruang publik, pusat kreativitas hingga wadah pembelajaran masyarakat sepanjang hayat.

“Yang kami dapatkan di kampung ini belum ada komunitas literasi,” demikian latar belakang proposal tersebut.

Karena itu, salah satu target kegiatan adalah menginisiasi pembentukan komunitas literasi Kampung Eka Sapta. Komunitas tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempertahankan kebiasaan membaca sekaligus menjalankan gerakan literasi secara mandiri.

Tiga Hari dengan Fokus Berbeda

Lokakarya berlangsung dengan tema dan sasaran berbeda setiap harinya.

Pada Selasa, 1 September 2026, kegiatan difokuskan pada peningkatan kompetensi calon pegiat literasi kampung serta kampanye motivasi pendirian Taman Bacaan Masyarakat.

Peserta mendapat pembekalan mengenai tata kelola TBM, strategi menciptakan aktivitas membaca yang menarik, hingga penyusunan rencana aksi untuk merintis pojok baca maupun taman bacaan secara mandiri.

Kegiatan pada hari pertama juga diarahkan untuk membentuk struktur awal komunitas atau TBM. Peserta diharapkan dapat menyusun rencana konkret, mulai dari penentuan lokasi hingga sistem pengelolaannya.

Pada hari kedua, Rabu, 2 September 2026, kegiatan menyasar pegiat literasi sekolah.

Materi difokuskan pada pemanfaatan teks multimodal untuk memperkuat literasi di lingkungan sekolah dan kampung, serta penyusunan artikel praktik baik menggunakan metode STAR atau Situation, Task, Action dan Reflection.

Peserta diperkenalkan dengan sejumlah bentuk teks multimodal, mulai infografis, video, komik digital, poster hingga presentasi interaktif.

Pengalaman maupun program literasi yang telah dijalankan peserta kemudian diarahkan untuk dituangkan menjadi artikel praktik baik.

Sementara pada hari terakhir, Kamis, 3 September 2026, lokakarya diperuntukkan bagi TP-PKK Kampung Eka Sapta dengan tema “Menulis Racikan Leluhur: Menghidupkan Makanan, Minuman & Obat Tradisional Lewat Cerita”.

Melalui kegiatan tersebut, peserta didorong mendokumentasikan makanan, minuman hingga obat tradisional yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat.

Resep dan cerita yang selama ini diwariskan secara lisan diharapkan dapat dituangkan dalam bentuk tulisan sehingga tidak hilang seiring perubahan zaman.

Targetkan Lahir Komunitas Literasi

TBM Enggang Jagad merancang program tersebut tidak berhenti setelah lokakarya tiga hari selesai.

Salah satu target utama adalah terbentuknya komunitas literasi Kampung Eka Sapta dengan struktur kepengurusan yang melibatkan unsur remaja, guru hingga PKK.

Kegiatan ini juga ditargetkan menghasilkan sedikitnya 100 draf tulisan masyarakat yang mengangkat sejarah, tradisi, potensi daerah serta kearifan lokal Kampung Eka Sapta.

Tulisan tersebut nantinya akan melalui proses penyuntingan sebelum dikompilasi menjadi sebuah buku antologi.

Peserta dari kelompok pegiat literasi sekolah juga ditargetkan menghasilkan rancangan teks multimodal serta artikel praktik baik berbasis metode STAR. Sedangkan peserta dari kelompok PKK diarahkan menghasilkan dokumentasi resep tradisional berikut cerita yang melatarbelakanginya.

Untuk memastikan keberlanjutan program, evaluasi direncanakan dilakukan secara berkala pada satu bulan, tiga bulan hingga enam bulan setelah lokakarya berlangsung.

Evaluasi itu menjadi bagian dari upaya memastikan komunitas literasi yang dibentuk tetap berjalan dan tidak berhenti setelah rangkaian kegiatan berakhir.

Lokakarya Pesisir Eka Sapta berlangsung pada 1–3 September 2026 dengan total anggaran kegiatan yang tercantum dalam proposal sebesar Rp50 juta.

Melalui program tersebut, TBM Enggang Jagad berharap gerakan literasi dapat berkembang tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga masuk ke keluarga dan masyarakat.

Kolaborasi antara remaja, pegiat literasi sekolah dan kelompok PKK diharapkan menjadi fondasi terbentuknya ekosistem literasi yang berkelanjutan di Kampung Eka Sapta. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

    Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dua kampung di Kabupaten Berau telah melalui verifikasi lapangan, karena masuk sebagai nominasi 10 besar Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum Sanitasi (KP SPAMS) se-Kalimantan Timur. Dua kampung itu adalah Kampung Inaran Kecamatan Sambaliung dan Kampung Harapan Maju Kecamatan Tabalar. Verifikasi telah dilakukan sejak akhir Juni 2024 lalu oleh tim yang […]

  • Sri Juniarsih: Dari BPJS Gratis hingga Pembangunan Trans Berau, Kami Wujudkan Semua

    Sri Juniarsih: Dari BPJS Gratis hingga Pembangunan Trans Berau, Kami Wujudkan Semua

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Calon Bupati Berau nomor urut 2, Sri Juniarsih Mas, kembali menegaskan bahwa 18 program prioritas yang dijanjikan pada Pilkada sebelumnya telah berhasil terealisasi. Hal tersebut ia sampaikan saat kampanye di Kampung Tumbit Sari, Kecamatan Sambaliung, Senin (14/10/2024). Dalam pidatonya, Sri Juniarsih menggarisbawahi beberapa program unggulan yang telah terlaksana dengan baik, di antaranya […]

  • Kunjungan ke Biatan, Pjs Bupati Berau Tegaskan Pentingnya Partisipasi Pemilih Pemula

    Kunjungan ke Biatan, Pjs Bupati Berau Tegaskan Pentingnya Partisipasi Pemilih Pemula

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 682
    • 0Komentar

     Tanjung Redeb – Setelah melakukan kunjungan ke Kecamatan Tabalar, Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus, melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya ke Kecamatan Biatan pada Selasa (19/11). Kedatangan Sufian Agus bersama rombongan disambut dengan hangat oleh Camat Biatan, Aidil Fitri, beserta jajaran Forkopimcam dan kepala kampung setempat. Kunjungan ini berlangsung di Pendopo Kecamatan Biatan dan turut dihadiri oleh […]

  • Jaga Harga & Serap Panen Petani: Berau Dorong Distribusi Hingga Kampung Menggerakkan Ekonomi

    Jaga Harga & Serap Panen Petani: Berau Dorong Distribusi Hingga Kampung Menggerakkan Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Tingginya produksi pertanian di Kabupaten Berau semestinya menjadi kabar baik bagi petani. Namun, tanpa dukungan distribusi dan penyerapan hasil panen yang memadai, kelebihan produksi justru dapat menjadi ancaman bagi kesejahteraan petani di kampung-kampung sentra pangan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengingatkan bahwa keberhasilan meningkatkan produksi tidak boleh berhenti di fase tanam […]

  • BNPB Gelar Modifikasi Cuaca, Otoritas Bandara Antisipasi Dampak Asap Karhutla

    BNPB Gelar Modifikasi Cuaca, Otoritas Bandara Antisipasi Dampak Asap Karhutla

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Otoritas Bandar Udara Wilayah VII mewaspadai potensi penurunan jarak pandang akibat asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di sejumlah bandar udara di Kalimantan Tengah. Ancaman terutama muncul pada pagi hari ketika visibility berpotensi turun hingga berada di bawah batas minimum operasional penerbangan atau below minima. Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Ferdinan […]

  • Pemkab Berau Buka Seleksi 29 Jabatan Strategis, ASN Diminta Siap Bersaing

    Pemkab Berau Buka Seleksi 29 Jabatan Strategis, ASN Diminta Siap Bersaing

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau resmi mengumumkan perubahan seleksi terbuka pengisian Jabatan Administrator di lingkungan Pemkab Berau Tahun 2026. Pengumuman tersebut diterbitkan melalui Tim Penilai Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Berau dengan nomor surat 820/6/TPKASN/2026 tertanggal 19 Mei 2026. Dalam pengumuman itu, sebanyak 29 jabatan administrator setara Eselon III.b dibuka untuk diisi melalui mekanisme […]

expand_less