Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

  • account_circle admin
  • calendar_month 19 menit yang lalu
  • visibility 25
  • print Cetak

BERAU – Taman Bacaan Masyarakat atau TBM Enggang Jagad menggelar Lokakarya Pengembangan Budaya Baca dan Tulis di Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, pada 1–3 September 2026. Sebanyak 150 peserta dari kalangan remaja, pegiat literasi sekolah hingga kader pemberdayaan masyarakat dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Pembukaan Lokakarya Pesisir Eka Sapta dihadiri Camat Talisayan Mutmainah, perwakilan Balai Bahasa Kalimantan Timur Bidang Literasi Amien Wangsitalaja, serta Kepala Cabang Dinas Wilayah VI Provinsi Kalimantan Timur Ahmadong yang membuka kegiatan secara resmi.

Lokakarya tersebut merupakan bagian dari program Bantuan Pemerintah Bidang Kebahasaan dan Kesastraan berupa Fasilitasi bagi Komunitas Literasi Tahun 2026.

Program ini diarahkan untuk menumbuhkan kegemaran membaca, meningkatkan kemampuan menulis, sekaligus menjadi langkah awal pembentukan komunitas literasi di Kampung Eka Sapta.

Sebanyak 150 peserta mengikuti kegiatan di Gedung Serba Guna Kampung Eka Sapta. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing terdiri atas 50 remaja calon pegiat literasi, 50 pegiat literasi sekolah, serta 50 peserta dari TP-PKK, Dasawisma, Posyandu dan perwakilan ibu rumah tangga.

Ketua TBM Enggang Jagad, Karyani Tri Tialani, menjelaskan dalam proposal kegiatan bahwa lokakarya tersebut dilatarbelakangi masih terbatasnya akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan ruang untuk berekspresi, khususnya di wilayah pesisir.

Kampung Eka Sapta dinilai memiliki potensi sumber daya manusia dan kekayaan lokal yang dapat dikembangkan melalui penguatan budaya membaca dan menulis.

TBM Enggang Jagad memandang taman bacaan tidak hanya sebagai tempat menyimpan dan membaca buku. Keberadaan TBM juga diharapkan menjadi ruang publik, pusat kreativitas hingga wadah pembelajaran masyarakat sepanjang hayat.

“Yang kami dapatkan di kampung ini belum ada komunitas literasi,” demikian latar belakang proposal tersebut.

Karena itu, salah satu target kegiatan adalah menginisiasi pembentukan komunitas literasi Kampung Eka Sapta. Komunitas tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempertahankan kebiasaan membaca sekaligus menjalankan gerakan literasi secara mandiri.

Tiga Hari dengan Fokus Berbeda

Lokakarya berlangsung dengan tema dan sasaran berbeda setiap harinya.

Pada Selasa, 1 September 2026, kegiatan difokuskan pada peningkatan kompetensi calon pegiat literasi kampung serta kampanye motivasi pendirian Taman Bacaan Masyarakat.

Peserta mendapat pembekalan mengenai tata kelola TBM, strategi menciptakan aktivitas membaca yang menarik, hingga penyusunan rencana aksi untuk merintis pojok baca maupun taman bacaan secara mandiri.

Kegiatan pada hari pertama juga diarahkan untuk membentuk struktur awal komunitas atau TBM. Peserta diharapkan dapat menyusun rencana konkret, mulai dari penentuan lokasi hingga sistem pengelolaannya.

Pada hari kedua, Rabu, 2 September 2026, kegiatan menyasar pegiat literasi sekolah.

Materi difokuskan pada pemanfaatan teks multimodal untuk memperkuat literasi di lingkungan sekolah dan kampung, serta penyusunan artikel praktik baik menggunakan metode STAR atau Situation, Task, Action dan Reflection.

Peserta diperkenalkan dengan sejumlah bentuk teks multimodal, mulai infografis, video, komik digital, poster hingga presentasi interaktif.

Pengalaman maupun program literasi yang telah dijalankan peserta kemudian diarahkan untuk dituangkan menjadi artikel praktik baik.

Sementara pada hari terakhir, Kamis, 3 September 2026, lokakarya diperuntukkan bagi TP-PKK Kampung Eka Sapta dengan tema “Menulis Racikan Leluhur: Menghidupkan Makanan, Minuman & Obat Tradisional Lewat Cerita”.

Melalui kegiatan tersebut, peserta didorong mendokumentasikan makanan, minuman hingga obat tradisional yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat.

Resep dan cerita yang selama ini diwariskan secara lisan diharapkan dapat dituangkan dalam bentuk tulisan sehingga tidak hilang seiring perubahan zaman.

Targetkan Lahir Komunitas Literasi

TBM Enggang Jagad merancang program tersebut tidak berhenti setelah lokakarya tiga hari selesai.

Salah satu target utama adalah terbentuknya komunitas literasi Kampung Eka Sapta dengan struktur kepengurusan yang melibatkan unsur remaja, guru hingga PKK.

Kegiatan ini juga ditargetkan menghasilkan sedikitnya 100 draf tulisan masyarakat yang mengangkat sejarah, tradisi, potensi daerah serta kearifan lokal Kampung Eka Sapta.

Tulisan tersebut nantinya akan melalui proses penyuntingan sebelum dikompilasi menjadi sebuah buku antologi.

Peserta dari kelompok pegiat literasi sekolah juga ditargetkan menghasilkan rancangan teks multimodal serta artikel praktik baik berbasis metode STAR. Sedangkan peserta dari kelompok PKK diarahkan menghasilkan dokumentasi resep tradisional berikut cerita yang melatarbelakanginya.

Untuk memastikan keberlanjutan program, evaluasi direncanakan dilakukan secara berkala pada satu bulan, tiga bulan hingga enam bulan setelah lokakarya berlangsung.

Evaluasi itu menjadi bagian dari upaya memastikan komunitas literasi yang dibentuk tetap berjalan dan tidak berhenti setelah rangkaian kegiatan berakhir.

Lokakarya Pesisir Eka Sapta berlangsung pada 1–3 September 2026 dengan total anggaran kegiatan yang tercantum dalam proposal sebesar Rp50 juta.

Melalui program tersebut, TBM Enggang Jagad berharap gerakan literasi dapat berkembang tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga masuk ke keluarga dan masyarakat.

Kolaborasi antara remaja, pegiat literasi sekolah dan kelompok PKK diharapkan menjadi fondasi terbentuknya ekosistem literasi yang berkelanjutan di Kampung Eka Sapta. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Fokus Libatkan Anak Muda: Ide Kreatif Jadi Kunci Sukses Event

    Berau Fokus Libatkan Anak Muda: Ide Kreatif Jadi Kunci Sukses Event

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 709
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, semakin gencar menggelar berbagai acara dan kegiatan untuk menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi muda. Banyak potensi daerah yang masih belum digali dan dimanfaatkan secara maksimal, namun bisa menjadi peluang besar bagi anak muda untuk berkontribusi dalam pengembangan wilayah mereka. Harapan tersebut disampaikan oleh Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal […]

  • Tantangan Digitalisasi: Kemenaker RI Minta Perusahaan di Berau Perkuat Tenaga Kerja Lokal

    Tantangan Digitalisasi: Kemenaker RI Minta Perusahaan di Berau Perkuat Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 945
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker) RI, meminta semua perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau, untuk bisa memaksimalkan penyerapan tenaga kerja khususnya tenaga kerja lokal. Hal ini diungkapkan perwakilan Kepala Pusat Pasar Kerja Kemenaker RI, Rizki Amalia Ulfa beberapa waktu lalu. Apalagi, ini juga telah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2023 […]

  • Berau Teken MoU dengan LAN RI: Komitmen Tingkatkan Kompetensi ASN

    Berau Teken MoU dengan LAN RI: Komitmen Tingkatkan Kompetensi ASN

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 651
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, Muhammad Taufiq, di Gedung B LAN, Aula Prof. Dr. Agus Dwiyanto, MPA, Jakarta Pusat, pada Senin (18/11/2024). MoU ini bertujuan untuk menjalin hubungan kerja sama kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten Berau dengan […]

  • Anggaran Jadi Kendala, Pembangunan Sekolah Rakyat Berau Gagal 2026

    Anggaran Jadi Kendala, Pembangunan Sekolah Rakyat Berau Gagal 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

      Tanjung Redeb – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Berau belum dapat direalisasikan pada 2026 akibat belum tuntasnya persiapan lahan. Proyek yang bersumber dari dana pemerintah pusat itu mensyaratkan lahan siap bangun dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi, mengatakan kendala utama terletak pada proses pembersihan lahan (land clearing) yang belum selesai karena […]

  • ‎Waspada Praktik Bom Ikan Muncul Lagi, Dinas Perikanan Perketat Pengawasan

    ‎Waspada Praktik Bom Ikan Muncul Lagi, Dinas Perikanan Perketat Pengawasan

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.362
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Berau meningkatkan intensitas pengawasan di seluruh kawasan perairan. Upaya ini dilakukan menindaklanjuti kembali munculnya praktik penangkapan ikan dengan bahan peledak yang sempat ramai diperbincangkan beberapa waktu lalu. ‎ ‎Meski patroli laut dijalankan secara rutin, praktik bom ikan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Pelaku dinilai kian […]

  • Kasus COVID-19 Naik di Asia, Dinkes Berau Siaga dan Terbitkan Edaran

    Kasus COVID-19 Naik di Asia, Dinkes Berau Siaga dan Terbitkan Edaran

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 881
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau sudah menerima surat edaran (SE) tentang kewaspadaan terhadap peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia. Pasalnya, memasuki minggu ke-12 tahun 2025 sampai dengan saat ini, COVID-19 menunjukkan peningkatan di beberapa negara di kawasan Asia, yaitu Thailand, Hongkong, Malaysia maupun Singapura. “Kami sudah terima surat Kemenkes bernomor SR.03.01/C/1422/2025 itu. Tapi untuk […]

expand_less