Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Transparansi Keuangan Diutamakan, DPRD Berau Gunakan Sistem At Cost

Transparansi Keuangan Diutamakan, DPRD Berau Gunakan Sistem At Cost

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
  • visibility 1.171
  • print Cetak

Tanjung Redeb – DPRD Berau periode 2024-2029 telah tuntas membahas tata tertib (tatib). Dari pembahasan yang dilakukan selama beberapa hari itu, tidak ada perubahan signifikan hanya ada penambahan penyesuaian dengan aturan baru.

“Tidak ada perubahan, hasil pembahasannya hampir sama dengan tatib periode DPRD sebelumnya. Kalau untuk penambahan tatibnya disesuaikan dengan aturan baru yang ada saat ini,” terang Sekretaris DPRD Berau, Abdurrahman U dihubungi media ini pada Rabu (25/9/2024).

Seperti untuk aturan perjalanan dinas yang sebelumnya berbasis Lumpsum, kini dikembalikan ke pola lama menjadi at cost. Hal ini pun sesuai dengan Perpres Nomor 53 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional, yang di dalamnya mengatur tentang pelaksanaan perjalanan dinas secara Lumpsum bagi pimpinan dan anggota DPRD.

“Untuk perjalanan dinas itu, ini kan kita ada peraturan baru ya. Adanya tenggang waktu yang diberi setelah keputusan Mahkamah Agung yakni 90 hari kerja. Jadi kemungkinan besar sampai 10 Oktober 2024 nanti, masih menerapkan pola Lumpsum untuk perjalanan dinas DPRD,” bebernya.

Sebagai informasi, pola Lumpsum adalah sistem pembayaran perjalanan dinas bagi anggota DPRD yang dilakukan secara sekaligus, baik sebelum maupun setelah perjalanan dinas berlangsung. Sedangkan untuk pola at cost atau biaya riil, adalah biaya yang dikeluarkan sesuai dengan bukti pengeluaran yang sah.

Perubahan pola pembiayaan perjalanan dinas itu berubah ke pola lama, lantaran untuk pertanggungjawaban pelaksanaan perjalanan dinas secara Lumpsum bagi Pimpinan dan Anggota DPRD, menyebabkan potensi pengelolaan keuangan daerah yang tidak dilakukan secara baik.

Sedangkan dengan sistem at cost merujuk pada biaya yang dikeluarkan sesuai dengan bukti pengeluaran yang sah atau kuitansi memberi keuntungan bagi para penyedia jasa. Seperti maskapai penerbangan atau pihak perhotelan yang dinikmati anggota dewan selama perjalanan dinas.

“Karena ini sudah menjadi aturan pemerintah, tentu kami mematuhinya. Nanti setelah 10 Oktober baru polanya dikembalikan dengan sistem at cost,” pungkasnya. (Amela/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Dilanda Kekeringan dan Karhutla, Bupati Sri Juniarsih Ajak Warga Introspeksi dan Perbanyak Doa

    Berau Dilanda Kekeringan dan Karhutla, Bupati Sri Juniarsih Ajak Warga Introspeksi dan Perbanyak Doa

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Berau — Pemerintah Kabupaten Berau bersama jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga menggelar Sholat Istisqa serta istighosah untuk memohon turunnya hujan di tengah cuaca panas dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Wakil Bupati Gamalis, Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto, Kepala Kejaksaan Negeri Berau Reopan […]

  • Kemarau Panjang, 1.000 Warga Gunung Tabur Krisis Air Bersih

    Kemarau Panjang, 1.000 Warga Gunung Tabur Krisis Air Bersih

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BERAU — Kemarau panjang mulai mengubah keseharian sekitar 1.000 warga Kelurahan Gunung Tabur, Kabupaten Berau. Sungai dan parit yang selama ini menjadi sumber air warga mengering. Di sejumlah titik, air yang tersisa pun keruh dan tak lagi layak digunakan. Kondisi itu terjadi di sedikitnya lima wilayah, yakni RT 7, RT 9, RT 12, RT 14, […]

  • Berau Mulai Ajarkan Bahasa Banua di SMP, SD Ditargetkan Menyusul pada 2027

    Berau Mulai Ajarkan Bahasa Banua di SMP, SD Ditargetkan Menyusul pada 2027

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menerapkan Bahasa Banua sebagai mata pelajaran muatan lokal di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya pelestarian bahasa dan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Peluncuran penerapan kurikulum muatan lokal Bahasa Banua dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, di Aula Sanggar Kegiatan Belajar […]

  • ‎Maratua Dorong Peningkatan Jaringan Internet, Starlink Jadi Solusi yang Dipertimbangkan

    ‎Maratua Dorong Peningkatan Jaringan Internet, Starlink Jadi Solusi yang Dipertimbangkan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.143
    • 0Komentar

    ‎MARATUA – Camat Maratua, Ariyanto, menegaskan bahwa peningkatan kualitas jaringan internet menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung pelayanan publik dan administrasi pemerintahan. ‎”Koneksi internet yang selama ini sering mengalami gangguan dinilai menghambat kinerja di tingkat kecamatan maupun kampung,” ujarnya. ‎Ia mengatakan bahwa layanan internet yang digunakan saat ini masih mengandalkan jaringan wifi yang sepenuhnya bergantung pada […]

  • Karyawan PT DLJ 2 Tewas Tertabrak Dump Truk, Sopir Diamankan Polsek Talisayan

    Karyawan PT DLJ 2 Tewas Tertabrak Dump Truk, Sopir Diamankan Polsek Talisayan

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Talisayan – Polres Berau, berhasil mengungkap kasus kecelakaan kerja yang mengakibatkan meninggalnya seorang perempuan karyawan PT DLJ 2 di Kecamatan Biatan. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa, 3 Juni 2025, sekitar pukul 08.30 WITA di kawasan Perumahan Karyawan Afdeling OJ, Jalan Poros Area Perusahaan PT DLJ 2. Korban, AB (21), tewas setelah tertabrak dump truk […]

  • Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Petani di Kabupaten Berau saat ini sudah mulai memproduksi pupuk lokal. Namun, dukungan yang ada masih sangat kurang. Padahal pupuk ini berpotensi dipasarkan tak hanya dalam daerah saja, tapi juga bisa keluar Berau. “Kampung Kayu Indah Kecamatan Batu Putih sudah bisa membuat pupuk sendiri. Itu perlu didukung semua pihak terutama Pemkab Berau. […]

expand_less