Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Transparansi Keuangan Diutamakan, DPRD Berau Gunakan Sistem At Cost

Transparansi Keuangan Diutamakan, DPRD Berau Gunakan Sistem At Cost

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
  • visibility 1.125
  • print Cetak

Tanjung Redeb – DPRD Berau periode 2024-2029 telah tuntas membahas tata tertib (tatib). Dari pembahasan yang dilakukan selama beberapa hari itu, tidak ada perubahan signifikan hanya ada penambahan penyesuaian dengan aturan baru.

“Tidak ada perubahan, hasil pembahasannya hampir sama dengan tatib periode DPRD sebelumnya. Kalau untuk penambahan tatibnya disesuaikan dengan aturan baru yang ada saat ini,” terang Sekretaris DPRD Berau, Abdurrahman U dihubungi media ini pada Rabu (25/9/2024).

Seperti untuk aturan perjalanan dinas yang sebelumnya berbasis Lumpsum, kini dikembalikan ke pola lama menjadi at cost. Hal ini pun sesuai dengan Perpres Nomor 53 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional, yang di dalamnya mengatur tentang pelaksanaan perjalanan dinas secara Lumpsum bagi pimpinan dan anggota DPRD.

“Untuk perjalanan dinas itu, ini kan kita ada peraturan baru ya. Adanya tenggang waktu yang diberi setelah keputusan Mahkamah Agung yakni 90 hari kerja. Jadi kemungkinan besar sampai 10 Oktober 2024 nanti, masih menerapkan pola Lumpsum untuk perjalanan dinas DPRD,” bebernya.

Sebagai informasi, pola Lumpsum adalah sistem pembayaran perjalanan dinas bagi anggota DPRD yang dilakukan secara sekaligus, baik sebelum maupun setelah perjalanan dinas berlangsung. Sedangkan untuk pola at cost atau biaya riil, adalah biaya yang dikeluarkan sesuai dengan bukti pengeluaran yang sah.

Perubahan pola pembiayaan perjalanan dinas itu berubah ke pola lama, lantaran untuk pertanggungjawaban pelaksanaan perjalanan dinas secara Lumpsum bagi Pimpinan dan Anggota DPRD, menyebabkan potensi pengelolaan keuangan daerah yang tidak dilakukan secara baik.

Sedangkan dengan sistem at cost merujuk pada biaya yang dikeluarkan sesuai dengan bukti pengeluaran yang sah atau kuitansi memberi keuntungan bagi para penyedia jasa. Seperti maskapai penerbangan atau pihak perhotelan yang dinikmati anggota dewan selama perjalanan dinas.

“Karena ini sudah menjadi aturan pemerintah, tentu kami mematuhinya. Nanti setelah 10 Oktober baru polanya dikembalikan dengan sistem at cost,” pungkasnya. (Amela/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Berau untuk Kaltim: Penghargaan Pendidikan untuk Bupati Sri Juniarsih Mas

    Dari Berau untuk Kaltim: Penghargaan Pendidikan untuk Bupati Sri Juniarsih Mas

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 876
    • 0Komentar

    Balikpapan — Bupati Berau, Sri Juniarsih menjadi satu-satunya Bupati di Kaltim yang mendapatkan penghargaan Kaltim Education Awards. Penghargaan ini diberikan karena Sri Juniarsih memberikan perhatian luar biasa di bidang pendidikan Kabupaten Berau. Di Kaltim sendiri, selain Berau ada 2 kepala daerah lainnya yang mendapatkan penghargaan ini, yakni Walikota Balikpapan dan Walikota Samarinda. Penghargaan diberikan pada […]

  • Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    BERAU — Persaingan kerja di sektor pertambangan di Kabupaten Berau kian ketat di tengah masuknya tenaga kerja dari luar daerah dan berkurangnya tenaga kerja lokal. Kondisi ini menjadi sorotan pemerintah daerah karena dinilai mempersempit peluang kerja bagi masyarakat setempat. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Berau, Anang Sapriani, mengatakan fenomena tersebut terjadi bersamaan dengan penyesuaian […]

  • Jelang Lelang Aset, DPRD Berau Minta Pemkab Gencarkan Sosialisasi

    Jelang Lelang Aset, DPRD Berau Minta Pemkab Gencarkan Sosialisasi

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berencana menggelar lelang Barang Milik Daerah (BMD) pada Maret mendatang. Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah, menyambut baik langkah tersebut dan menilai bahwa kebijakan ini dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan aset. “Kami mendukung penuh pelaksanaan lelang ini karena dapat menambah pendapatan […]

  • Dana Rp37 Miliar untuk Layanan Warga, Bukan Keuntungan BPJS

    Dana Rp37 Miliar untuk Layanan Warga, Bukan Keuntungan BPJS

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.966
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mengingatkan Badan Penyelenggaraan Jaminan (BPJS) Kesehatan agar tidak menjadikan pelayanan kesehatan sebagai ajang mencari keuntungan. Teguran ini disampaikan Sri Juniarsih Mas, menyusul besarnya dana daerah yang digelontorkan untuk membiayai iuran jaminan kesehatan masyarakat. Pemkab Berau tercatat mengalokasikan lebih dari Rp37,4 miliar untuk menanggung iuran peserta BPJS dari kalangan masyarakat. […]

  • Temui Direksi PT TRH, Bupati Berau Pastikan Ruang Kelas Baru untuk Birang

    Temui Direksi PT TRH, Bupati Berau Pastikan Ruang Kelas Baru untuk Birang

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rencana pembangunan sekolah di Kampung Birang mulai menemui titik terang. PT TRH menyatakan siap membangun tiga ruang kelas baru setelah bertemu Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026. Pertemuan dengan jajaran manajemen dan direksi PT TRH itu digelar untuk menindaklanjuti kondisi sekolah di Kampung Birang yang dinilai tidak lagi […]

  • Suara dari Gunung Tabur: Rahmawati Menembus Ajang Protokol Nasional

    Suara dari Gunung Tabur: Rahmawati Menembus Ajang Protokol Nasional

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BERAU — Mikrofon sudah akrab dengan Rahmawati jauh sebelum ia mengenakan seragam aparatur sipil negara. Sejak remaja di Gunung Tabur, Kabupaten Berau, perempuan yang biasa disapa Wati itu telah terbiasa berdiri di depan orang banyak: membawakan festival warga, peringatan hari besar, hingga Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat kecamatan dan kabupaten. Bertahun-tahun kemudian, suara yang dahulu terdengar […]

expand_less