Warga Berau Dapat Sambungan Listrik Gratis, Ini Kata Bupati Sri Juniarsih
- account_circle admin
- calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
- visibility 152
- comment 0 komentar
- print Cetak

Warga Berau Dapat Sambungan Listrik Gratis, Ini Kata Bupati Sri Juniarsih
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan berbasis nilai religius dan kesejahteraan sosial di Bumi Batiwakkal. Hal ini ditegaskan melalui dukungan penuh Pemkab Berau terhadap penyerahan penghargaan Program Gratispol dan Jospol yang diserahkan Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, di Ballroom SM Tower Hotel & Convention Tanjung Redeb, Rabu, 16 Juli 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Harum menyerahkan penghargaan Gratispol 7 Perjalanan Religi dan Jospol 3 Insentif Guru dan Marbot serta Penjaga Rumah Ibadah kepada masyarakat Berau. Program ini, menurut Harum, bukan sekadar janji kampanye, melainkan bagian dari ikhtiar menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan spiritual di Kalimantan Timur.
“Program ini adalah bukti komitmen kami kepada masyarakat, terutama kepada mereka yang menjadi penjaga keheningan, ketenangan, dan harmoni antarumat beragama,” kata Harum dalam sambutannya.
Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan apresiasinya atas perhatian besar Pemprov Kaltim kepada masyarakat Berau. Menurutnya, program Gratispol dan Jospol sejalan dengan visi pembangunan Berau yang tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai religius dan sosial masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur Harum dan Wakil Gubernur Seno Aji atas perhatian yang luar biasa ini. Pemkab Berau siap bersinergi untuk menjadikan program ini bagian dari pembangunan Berau ke depan,” ujar Sri Juniarsih.
Ia menekankan bahwa keberadaan program ini menjadi penguat bagi Pemkab Berau dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, marbot, serta penjaga rumah ibadah yang selama ini menjalankan tugasnya dengan tulus dan tanpa pamrih.
Program Jospol 3 sendiri memberikan insentif kepada lebih dari 31 ribu tenaga pendidik di Kalimantan Timur, termasuk guru PAUD hingga SMP, guru pesantren, RA, MI, dan MTs. Harum menyebutkan, penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para guru yang berperan penting dalam membentuk karakter generasi masa depan Kaltim.
“Guru bukan hanya pengajar di kelas, mereka adalah penggerak perubahan dan penanam nilai. Melalui Jospol, kami ingin mereka tahu perjuangan mereka dihargai,” ucap Harum.
Penyerahan penghargaan tersebut juga dirangkai dengan berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti penyerahan Sertifikat Halal untuk pelaku usaha mikro dan kecil, bantuan penyambungan KWh-meter PLN untuk 163 Kepala Keluarga di 10 desa di Kabupaten Berau, serta penyerahan alat ibadah bagi umat Islam, Hindu, Katolik, dan Budha. Pemprov Kaltim juga menyerahkan simbolis bantuan sosial untuk Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) sebagai bagian dari upaya penguatan jaring pengaman sosial masyarakat.
Sri Juniarsih menegaskan, Pemkab Berau siap mendukung penuh program-program sosial dan spiritual seperti Gratispol dan Jospol karena sejalan dengan cita-cita pembangunan daerah yang inklusif, menghadirkan rasa kehadiran pemerintah di setiap sendi kehidupan masyarakat.
“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang kehadiran negara dalam aspek kemanusiaan, spiritualitas, dan nilai-nilai sosial yang harus terus kita rawat bersama,” katanya.
Melalui langkah ini, Pemkab Berau bersama Pemprov Kaltim ingin memastikan bahwa pembangunan di Bumi Batiwakkal berjalan seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan manusia, serta menghadirkan rasa keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat. (yf/adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar