Ribuan Pelaku Usaha Hadiri Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2026
- account_circle admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 20
- print Cetak

BALIKPAPAN – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas keberhasilannya menghadirkan layanan perizinan usaha yang cepat dan mudah bagi pelaku UMKM.
Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2026 di Balikpapan, Rabu, 17 Juni 2026. Berdasarkan laporan yang diterimanya dari para pelaku usaha, proses pengurusan perizinan maupun sertifikasi di Kalimantan Timur dinilai berlangsung lebih cepat dan sederhana dibandingkan sejumlah daerah lainnya.
Maman menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terbangun antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pelaku UMKM. Kondisi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing usaha kecil dan menengah.
Pemerintah pusat, kata dia, akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui empat fokus utama, yakni penyederhanaan perizinan, pendampingan usaha, fasilitasi sertifikasi produk, serta perluasan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan berbagai skema pembiayaan lainnya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pelaku UMKM agar mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional.
Sebagai contoh, Rudy menyebut produk cokelat asal Kabupaten Berau yang telah berhasil dipasarkan ke Prancis. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa produk UMKM dari Kalimantan Timur memiliki kualitas dan daya saing yang mampu bersaing di pasar global.
Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2026 diikuti ribuan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut menjadi ajang untuk memperkuat ekosistem usaha mikro sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang, naik kelas, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (tn)
Sumber: RRI Samarinda
- Penulis: admin
