Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » M2F 2026: Ketika Musik Menjadi Suara Alam Maratua

M2F 2026: Ketika Musik Menjadi Suara Alam Maratua

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • visibility 118
  • print Cetak

Maratua — Dentuman musik tak selalu hanya menghadirkan hiburan. Di Pulau Maratua, alunan nada justru menjadi pengingat bahwa alam adalah panggung utama yang harus dijaga bersama.

Melalui Maratua Music Festival (M2F) 2026, Event Organizer Mata Sanggam Production menghadirkan wajah festival yang berbeda. Selain menyuguhkan hiburan, budaya lokal, dan promosi pariwisata, M2F juga mengajak seluruh peserta, wisatawan, komunitas, hingga masyarakat setempat terlibat langsung dalam aksi nyata menjaga lingkungan.

Berbagai kegiatan bertajuk Peduli Lingkungan M2F menjadi bagian penting dari rangkaian festival. Mulai dari bersih-bersih pantai, penanaman pohon, pelepasan tukik, hingga bakar-bakar ikan sebagai simbol kebersamaan masyarakat pesisir dengan hasil laut yang dikelola secara berkelanjutan.

Bagi Mata Sanggam Production, festival tidak boleh meninggalkan jejak sampah, melainkan harus meninggalkan jejak kepedulian. Karena itu, aksi lingkungan ditempatkan sejajar dengan panggung hiburan sebagai bagian dari identitas M2F.

Pulau Maratua dikenal sebagai salah satu surga bahari Indonesia dengan hamparan pasir putih, terumbu karang yang masih terjaga, serta habitat penting bagi penyu laut. Kekayaan alam tersebut menjadi alasan mengapa setiap pengunjung diajak untuk tidak sekadar menikmati keindahan, tetapi juga ikut merawatnya.

Kegiatan bersih pantai menjadi langkah sederhana namun bermakna. Bersama relawan, masyarakat, dan wisatawan, peserta memungut sampah yang berpotensi mencemari laut. Sampah plastik yang terbawa arus bukan hanya mengganggu estetika pantai, tetapi juga mengancam kehidupan biota laut.

Semangat itu berlanjut melalui penanaman pohon di kawasan pesisir. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi Pulau Maratua, membantu menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi abrasi, sekaligus memperkuat kawasan hijau di sekitar destinasi wisata.

Momen paling menyentuh hadir saat pelepasan tukik ke laut lepas. Ratusan pasang mata menyaksikan anak-anak penyu perlahan bergerak menuju ombak. Perjalanan kecil itu menjadi simbol harapan bahwa generasi mendatang masih dapat menikmati kekayaan hayati Maratua seperti yang dirasakan hari ini.

Sementara itu, kegiatan bakar-bakar ikan menghadirkan suasana hangat yang mempertemukan masyarakat lokal, wisatawan, pelaku UMKM, relawan, hingga panitia. Tradisi sederhana tersebut memperlihatkan bahwa menjaga laut juga berarti menghargai sumber penghidupan masyarakat pesisir.

Konsep ini sejalan dengan arah penyelenggaraan M2F 2026 yang tidak lagi hanya mengandalkan konser musik sebagai daya tarik utama. Festival dirancang sebagai ruang promosi budaya, pemberdayaan UMKM, serta kampanye pelestarian lingkungan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, komunitas lingkungan, dan Mata Sanggam Production, Maratua Music Festival ingin membangun citra festival yang berkelanjutan. Bahwa promosi wisata terbaik bukan hanya menghadirkan banyak pengunjung, tetapi juga memastikan alam yang menjadi daya tariknya tetap lestari.

Di Maratua, musik memang menggema hanya beberapa hari. Namun semangat menjaga alam diharapkan terus hidup, menjadi warisan yang jauh lebih panjang daripada tepuk tangan di depan panggung.

Karena pada akhirnya, festival terbaik bukan hanya yang mampu menghibur ribuan orang, melainkan yang mampu membuat setiap orang pulang dengan kesadaran bahwa alam adalah warisan yang harus dijaga bersama.(*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Belum Punya Cold Storage

    Berau Belum Punya Cold Storage

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau hingga pertengahan 2026 masih belum memiliki fasilitas gudang pendingin (cold storage) maupun pabrik es yang dapat digunakan secara mandiri untuk mendukung aktivitas nelayan. Kondisi tersebut diakui menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan sektor perikanan daerah. Sekretaris Dinas Perikanan Berau, Yunda, mengatakan program yang dijalankan instansinya saat ini masih berfokus pada […]

  • Dorong Anak Muda Pesisir Garap Industri Rotan Kerajinan Lokal Dinilai Berpeluang Menjadi Sumber Ekonomi Baru Kampung

    Dorong Anak Muda Pesisir Garap Industri Rotan Kerajinan Lokal Dinilai Berpeluang Menjadi Sumber Ekonomi Baru Kampung

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Industri rotan di kawasan pesisir Berau mulai menunjukkan arah pertumbuhan positif. Melihat peluang tersebut, Anggota DPRD Berau, Frans Lewi, mengajak generasi muda pesisir untuk tidak hanya terpaku pada sektor tambang dan sawit, tetapi mulai melirik usaha kerajinan rotan yang kini memiliki prospek pasar lebih luas. Dorongan itu ia sampaikan setelah meninjau pelatihan […]

  • Penerbangan Batik Air Rute Berau-Yogyakarta Dibatalkan Sepanjang Februari 2025

    Penerbangan Batik Air Rute Berau-Yogyakarta Dibatalkan Sepanjang Februari 2025

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.112
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Penumpang yang telah merencanakan perjalanan dari Berau (BEJ) ke Yogyakarta (YIA) menggunakan maskapai Batik Air harus bersiap menghadapi perubahan jadwal. Badan Layanan Umum (BLU) Kantor UPBU Kelas I Kalimarau mengumumkan bahwa penerbangan pada rute tersebut untuk periode 1 Februari hingga 28 Februari 2025 dibatalkan karena kendala operasional. Dalam keterangannya, pihak UPBU Kalimarau […]

  • Disnakertrans Berau Siapkan Pelatihan Welder, Soroti Ketidaksesuaian Keterampilan dan Kebutuhan Industri

    Disnakertrans Berau Siapkan Pelatihan Welder, Soroti Ketidaksesuaian Keterampilan dan Kebutuhan Industri

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau menyiapkan program pelatihan kejuruan berbasis sertifikasi untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal. Salah satu yang tengah dipersiapkan adalah pelatihan pengelasan (welder) dengan peserta awal sebanyak 16 orang. Kepala Disnakertrans Berau, Anang Saprani, mengatakan pelaksanaan program tersebut masih menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran serta usulan yang dihimpun […]

  • Berawal dari Percakapan Tak Senonoh, Sopir Taksi Online Nekat Lakukan Pencabulan

    Berawal dari Percakapan Tak Senonoh, Sopir Taksi Online Nekat Lakukan Pencabulan

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kepolisian mengungkap kasus pencabulan yang dilakukan seorang sopir taksi online berinisial Wendy Arif Harjanto (39) terhadap penumpangnya di kawasan Jakarta Pusat. Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui positif mengonsumsi narkotika jenis sabu sejak November 2025. Direktur Reserse Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak (ResPPA) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rita Wulandari Wibowo, mengatakan penggunaan narkoba […]

  • DPRD Berau Tekankan Efisiensi Anggaran Tak Boleh Pangkas Kualitas Pelayanan

    DPRD Berau Tekankan Efisiensi Anggaran Tak Boleh Pangkas Kualitas Pelayanan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua DPRD Kabupaten Berau Dedy Okto Nooryanto mengingatkan pemerintah daerah agar kebijakan efisiensi anggaran tidak menghambat pencapaian target pembangunan. Pesan tersebut disampaikan Dedy dalam Rapat Paripurna memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke-216, Senin, 14 September 2026. Dedy mengatakan pemerintah daerah saat ini tidak hanya menghadapi tantangan kondisi […]

expand_less