Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Cegah Konflik Lahan dan Banjir, Pemkab Berau Matangkan Tata Ruang Tanjung Redeb Timur

Cegah Konflik Lahan dan Banjir, Pemkab Berau Matangkan Tata Ruang Tanjung Redeb Timur

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 88
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai mematangkan arah pengembangan kawasan Tanjung Redeb Timur. Melalui penyusunan Rencana Detail Tata Ruang atau RDTR, kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu penyangga perkembangan ibu kota kabupaten, sekaligus ruang baru bagi permukiman, perdagangan, jasa, dan investasi.

Pembahasan itu mengemuka dalam Konsultasi Publik RDTR yang digelar di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang Berau, Kamis, 6 Agustus 2026. Forum tersebut dibuka Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Berau, drh. Mustakim Suharjana, mewakili Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas.

Penyusunan RDTR menjadi penting lantaran pertumbuhan kawasan tidak hanya membutuhkan ruang bagi kegiatan ekonomi. Pemerintah juga harus mengantisipasi persoalan yang kerap muncul ketika pembangunan berlangsung lebih cepat dibandingkan perencanaan, mulai dari konflik pemanfaatan lahan, banjir, kemacetan, berkurangnya ruang terbuka hijau, hingga kebutuhan infrastruktur dasar.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Mustakim, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Forum Penataan Ruang, Bapperida Berau, tim penyusun, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan dokumen tersebut.

Konsultasi publik menjadi salah satu tahapan untuk menyerap masukan masyarakat dan pemangku kepentingan sebelum arah pemanfaatan ruang ditetapkan lebih rinci.

“Tata ruang merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Penataan ruang yang baik akan menentukan arah pertumbuhan wilayah, mendukung investasi, menjaga kelestarian lingkungan, serta menghadirkan ruang hidup yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Mustakim membacakan sambutan Bupati.

Berau memiliki sejumlah sektor ekonomi yang membutuhkan kepastian ruang, mulai dari pertambangan, perkebunan, perikanan, pariwisata, perdagangan hingga jasa. Karena itu, RDTR diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi menjadi acuan yang lebih detail dalam menentukan kegiatan apa yang dapat dikembangkan pada suatu kawasan.

Bagi dunia usaha, keberadaan RDTR juga berkaitan langsung dengan kepastian pemanfaatan lahan dan proses perizinan. Pemerintah berharap dokumen tersebut dapat menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif sekaligus mengurangi potensi tumpang tindih pemanfaatan ruang.

Tanjung Redeb Timur mendapat perhatian khusus karena posisinya dinilai strategis dalam menopang pertumbuhan pusat Kabupaten Berau.

Pengembangan kawasan tersebut nantinya harus mempertimbangkan pembagian ruang untuk permukiman, pusat perdagangan dan jasa, fasilitas pendidikan dan kesehatan, jaringan transportasi, ruang terbuka hijau, kawasan lindung, hingga penyediaan infrastruktur dasar.

Di sisi lain, pemerintah mengingatkan bahwa ekspansi kawasan perkotaan tetap harus disesuaikan dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Perencanaan yang tidak terkendali berisiko melahirkan persoalan baru ketika kawasan semakin padat, terutama banjir, kemacetan, berkurangnya ruang hijau dan konflik penggunaan lahan.

Melalui konsultasi publik tersebut, Pemkab Berau berharap masukan masyarakat, pelaku usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dapat masuk dalam penyempurnaan RDTR.

Dokumen akhirnya diharapkan tidak hanya memberikan kepastian bagi pembangunan dan investasi, tetapi juga menjaga agar pertumbuhan Tanjung Redeb Timur tidak mengorbankan kualitas lingkungan dan ruang hidup masyarakat.(afn*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Terdampak WFA, Layanan KTP dan Dokumen di Berau Tetap Jalan

    Tak Terdampak WFA, Layanan KTP dan Dokumen di Berau Tetap Jalan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) tidak menghentikan layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Berau. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung selama periode tersebut. Kepala Disdukcapil Berau, David Pamudji, mengatakan instansinya telah menetapkan sejumlah hari operasional selama masa penerapan WFA. Layanan tetap […]

  • Pariwisata Berau Melesat: Pokdarwis Aktif, 19 Desa Wisata Disahkan dan Siap Jadi Motor Ekonomi Kampung

    Pariwisata Berau Melesat: Pokdarwis Aktif, 19 Desa Wisata Disahkan dan Siap Jadi Motor Ekonomi Kampung

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pariwisata Berau terus berkembang, meski pelan namun pasti. Dari total 100 kampung dan 10 kelurahan yang tersebar di Bumi Batiwakkal, baru 19 kampung yang mengantongi Surat Keputusan (SK) sebagai Desa Wisata. Namun angka ini bukanlah tanda pelambatan—melainkan fase bertahap menuju ekosistem wisata berbasis kampung yang matang, stabil, dan berdaya saing. Kepala Bidang […]

  • Usulan Pertalite Berau 83.201 Kiloliter, BPH Migas Hanya Setujui 47.312 Kiloliter

    Usulan Pertalite Berau 83.201 Kiloliter, BPH Migas Hanya Setujui 47.312 Kiloliter

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BERAU– Kuota Pertalite untuk Kabupaten Berau pada 2026 disebut jauh di bawah jumlah yang diajukan Pemerintah Kabupaten Berau. Dari usulan sebesar 83.201 kiloliter, BPH Migas hanya menyetujui 47.312 kiloliter. Artinya, terdapat selisih 35.889 kiloliter antara jumlah yang diminta pemerintah daerah dan kuota yang disetujui. Persoalan tersebut mencuat dalam mediasi aksi Gerakan Masyarakat Sipil (GMS) Berau […]

  • PSI Berau Salurkan Daging Kurban dari 4 Sapi dan 1 Kambing untuk Warga hingga Panti Asuhan

    PSI Berau Salurkan Daging Kurban dari 4 Sapi dan 1 Kambing untuk Warga hingga Panti Asuhan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    BERAU — Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Berau melaksanakan pemotongan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis, 28 Mei 2026. Pada momentum kurban tahun ini, PSI Berau menyembelih empat ekor sapi dan satu ekor kambing untuk dibagikan kepada masyarakat, anggota partai, pondok pesantren, hingga panti asuhan. Bagian Departemen Kehutanan […]

  • Pemkab Berau Geser Pusat Festival Musik hingga ke Hulu

    Pemkab Berau Geser Pusat Festival Musik hingga ke Hulu

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.493
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menata ulang strategi promosi pariwisata dengan pendekatan yang lebih merata. Jika selama ini berbagai festival musik terkonsentrasi di kawasan pesisir, kini Pemkab berupaya memperluas titik penyelenggaraan hingga ke wilayah hulu yang menyimpan potensi wisata alam tak kalah memukau. Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan bahwa geliat event musik terbukti […]

  • BI Kerek BI Rate ke 5,25 Persen, Rupiah dan Inflasi Jadi Prioritas Utama

    BI Kerek BI Rate ke 5,25 Persen, Rupiah dan Inflasi Jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    JAKARTA — Bank Indonesia mengetatkan kebijakan moneternya. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mei 2026, bank sentral memutuskan mengerek suku bunga acuan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen. Suku bunga deposit facility ikut dinaikkan menjadi 4,25 persen, sementara lending facility dipatok di level 6 persen. Langkah itu diambil ketika tekanan global kembali mengguncang […]

expand_less