Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemarau Panjang, 1.000 Warga Gunung Tabur Krisis Air Bersih

Kemarau Panjang, 1.000 Warga Gunung Tabur Krisis Air Bersih

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 75
  • print Cetak

BERAU — Kemarau panjang mulai mengubah keseharian sekitar 1.000 warga Kelurahan Gunung Tabur, Kabupaten Berau. Sungai dan parit yang selama ini menjadi sumber air warga mengering. Di sejumlah titik, air yang tersisa pun keruh dan tak lagi layak digunakan.

Kondisi itu terjadi di sedikitnya lima wilayah, yakni RT 7, RT 9, RT 12, RT 14, dan RT 17. Warga kini harus bertahan dengan pasokan air yang terbatas.

Lurah Gunung Tabur, Achmad Rizali, mengatakan kekeringan membuat sumber air yang biasa digunakan warga tak lagi bisa diandalkan.

“Kondisi ini dialami warga selama musim kemarau. Sungai-sungai di sekitar permukiman mengering. Kalaupun masih ada airnya, kondisinya keruh dan tidak bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Rizali.

Menurut dia, kondisi tersebut mendorong pihak kelurahan bersama unsur Muspika, Polres Berau, dan TNI melakukan penyaluran air bersih secara berkala.

Selama kemarau kali ini, bantuan air telah disalurkan sebanyak tiga kali. Dua penyaluran sebelumnya berasal dari Polres Berau dan Danramil. Adapun penyaluran terbaru dilakukan oleh pihak kelurahan bersama Muspika.

“Untuk musim kemarau sekarang, kami sudah tiga kali melakukan penyaluran. Sekali bantuan dari Polres, sekali dari Danramil, dan kali ini kami dari pihak kelurahan bersama Muspika,” ujar Rizali.

Namun, distribusi air menghadapi keterbatasan kapasitas armada. Tangki pemadam kebakaran yang digunakan untuk mengangkut air hanya mampu membawa sekitar 5.000 liter dalam sekali pengiriman.

Dengan kapasitas tersebut, satu kali perjalanan belum mampu menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.

“Karena kapasitas unit armada kita terbatas 5.000 liter, sekali pengantaran itu paling bisa memenuhi kebutuhan sekitar 10-12 rumah saja,” kata Rizali.

Keterbatasan itu membuat penyaluran air harus dilakukan secara bertahap. Kelurahan bersama unsur terkait mengatur distribusi berdasarkan kebutuhan warga di wilayah yang terdampak kekeringan.

Di RT 9, misalnya, warga bernama Sultan mengatakan parit yang selama ini menjadi sumber air keluarganya telah mengering.

“Sudah lama susah air, mulai dari kemarau. Sehari-hari biasanya pakai air parit, tapi sekarang air paritnya juga sudah kering dan tinggal sedikit,” ujar Sultan.

Bantuan air yang datang menjadi penopang sementara bagi keluarganya. Sultan menerima sekitar 600 liter air atau setengah tandon untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Hari ini dapat bantuan air, ada sekitar setengah tandon, 600 liter. Sangat membantu untuk kebutuhan harian di rumah,” katanya.

Rizali mengatakan distribusi air bersih akan terus diupayakan selama kondisi kemarau masih berlangsung. Bagi pemerintah kelurahan, persoalan utama saat ini adalah menjaga agar warga tetap memperoleh pasokan air meski sumber air alami semakin terbatas.

Kemarau di Gunung Tabur akhirnya bukan hanya soal suhu yang meningkat dan hujan yang tak kunjung turun. Bagi warga, kemarau berarti sungai yang mengering, parit yang kehilangan air, dan kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi dari tangki bantuan. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Berau Siap Berantas Tambang Ilegal Tanpa Pandang Bulu

    Polres Berau Siap Berantas Tambang Ilegal Tanpa Pandang Bulu

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.372
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Dugaan adanya aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Berau mencuat. Sejumlah titik di wilayah Kelay, hingga Teluk Bayur diduga masih beroperasi. Hal tersebut pun disikapi Kapolres Berau, AKBP Khairul Basyar yang didampingi Kanit Tipiter Satreskrim Polres Berau, Ipda Yoga Fattur Rahman. Khairul mengungkapkan, pihaknya akan serius untuk menindaklanjuti terkait informasi […]

  • Hari Jadi Berau Tanpa Pesta, Warga Tetap Bisa Nikmati Bazar Murah

    Hari Jadi Berau Tanpa Pesta, Warga Tetap Bisa Nikmati Bazar Murah

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 588
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rencana peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau ke-72 dan Kota Tanjung Redeb ke-215 yang sedianya digelar tahun ini resmi dibatalkan. Keputusan itu diumumkan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis, 4 September 2025, setelah menerima instruksi langsung dari Kementerian Dalam Negeri. Sri Juniarsih menegaskan, pembatalan bukan karena alasan penghematan anggaran, […]

  • Pemkab Berau Dorong Pertashop untuk Urai Antrean BBM di SPBU

    Pemkab Berau Dorong Pertashop untuk Urai Antrean BBM di SPBU

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 39
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau dan Pertamina mendorong pembukaan Pertashop untuk mengurai antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU. Langkah itu diharapkan dapat memperluas distribusi bahan bakar minyak hingga kecamatan dan kampung. Penumpukan kendaraan di SPBU selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Kehadiran Pertashop di titik strategis dinilai dapat […]

  • Kewajiban 80 Persen Tenaga Kerja Lokal Disorot, DPRD Berau Pertimbangkan Ubah Perda

    Kewajiban 80 Persen Tenaga Kerja Lokal Disorot, DPRD Berau Pertimbangkan Ubah Perda

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti aturan mengenai kewajiban penggunaan tenaga kerja lokal di Kabupaten Berau yang dinilai masih menimbulkan multitafsir. Hal tersebut berkaitan dengan ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) yang menyebutkan porsi tenaga kerja lokal sebesar 80 persen. Menurut Dedy, meskipun angka tersebut tercantum dalam perda, penjabaran pada aturan turunannya […]

  • Dari Ujung Kaltim, Indera Teguh Tancap Gas Maju Ketua SMSI Kaltim

    Dari Ujung Kaltim, Indera Teguh Tancap Gas Maju Ketua SMSI Kaltim

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Samarinda – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Berau, Indera Teguh Nur Cahyadi, secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon Ketua SMSI Kalimantan Timur (Kaltim). Pengembalian berkas dilakukan pada Sabtu (3/5/2025) sekitar pukul 15.00 WITA di Sekretariat Penjaringan. Langkah ini menegaskan keseriusan Teguh—sapaan akrabnya—untuk turut meramaikan bursa pemilihan Ketua SMSI Kaltim yang dijadwalkan akan […]

  • Sri Juniarsih: Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, Hak Daerah Harus Bermuara pada Kemakmuran

    Sri Juniarsih: Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, Hak Daerah Harus Bermuara pada Kemakmuran

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Upacara bendera baru saja selesai di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb, Senin (17/8). Di tengah suasana peringatan 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas membawa satu pesan: kemerdekaan tak cukup dirayakan lewat seremoni. Baginya, usia 81 tahun Indonesia semestinya menjadi ruang untuk melihat kembali perjalanan bangsa, mensyukuri apa yang telah […]

expand_less