Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Ikan Mati di Sungai Segah, Dinas Perikanan Berau Duga Air Terkontaminasi Amoniak

Ikan Mati di Sungai Segah, Dinas Perikanan Berau Duga Air Terkontaminasi Amoniak

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 10
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menduga pencemaran amoniak menjadi salah satu kemungkinan penyebab kematian ikan secara mendadak di Sungai Segah. Dugaan itu muncul setelah tim melakukan pemeriksaan awal dan mengambil sampel air di sejumlah titik.

Kepala Dinas Perikanan Berau Abdul Majid mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai kematian ikan tersebut dan langsung menurunkan tim ke lapangan.

“Kita juga dapat laporan lebih cepat daripada DLHK. Dan tim sudah membawa alat untuk pengukuran kualitas air, tapi secara kimiawi belum ada,” tutur Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid saat dikonfirmasi Selasa (8/9).

Menurut Majid, ikan yang ditemukan mati mayoritas merupakan ikan nila. Tim Dinas Perikanan tidak hanya mengambil sampel di lokasi kematian ikan, tetapi juga memeriksa sejumlah titik di sekitar usaha budidaya ikan keramba di kawasan Sungai Bujangga.

Pemeriksaan sementara menemukan kematian ikan terjadi di area yang berdekatan dengan saluran gorong-gorong. Sementara itu, pada titik di sisi kiri dan kanan lokasi tersebut tidak ditemukan kejadian serupa.

“Diantara kiri kanan itu kan ada pembudi daya ikan keramba, dan ada gorong-gorongnya. Otomatis kan itu kan kalau keluar masuk, entah itu limbah rumah tangga atau limbah lainnya, kita tidak tahu. Artinya asumsi saja, ya kan? Karena kita ambil sampling di kiri kanan itu tidak ada kematian, hanya di dekatnya yang pas keluar masuknya gorong-gorong itu,” bebernya.

Dinas Perikanan belum dapat memastikan sumber pencemaran karena pemeriksaan secara kimiawi masih diperlukan. Namun, kondisi air yang terlihat kotor membuat kemungkinan adanya kontaminasi limbah turut diperiksa.

Pada saat pemeriksaan awal, salinitas air juga disebut masih berada di angka nol. Kondisi itu menunjukkan kawasan tersebut belum terdampak intrusi air laut. Karena itu, salah satu kemungkinan yang muncul adalah kontaminasi amoniak dari limbah yang masuk ke sungai.

“Nanti kalau secara teknisnya bisa langsung ke bagian bidang budi daya. Itu berapa salinitasnya karena tim masih di lapangan,” pungkasnya. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kualitas UMKM lewat Pelatihan Desain Kemasan

    Kualitas UMKM lewat Pelatihan Desain Kemasan

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemkab Berau serius dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas desain kemasan produk UMKM. Hal ini dilakukan dengan menggelar pelatihan desain kemasan yang diikuti oleh 50 pelaku UMKM dari berbagai penjuru Kabupaten Berau. Wakil Bupati Berau, Gamalis, dalam sambutannya menekankan […]

  • Bupati Berau Tegaskan Komitmen Perlindungan JKK dan JKM bagi Pekerja Rentan

    Bupati Berau Tegaskan Komitmen Perlindungan JKK dan JKM bagi Pekerja Rentan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 577
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menggelar kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Surat Edaran Bupati Berau tentang Perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan pada Kamis (24/7/2025). Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, yang membacakan sambutan Bupati Berau, Sri Juniarsih. Acara ini dihadiri oleh […]

  • Maratua Music Festival 2026 Siap Jadi Ajang Promosi Wisata Berau

    Maratua Music Festival 2026 Siap Jadi Ajang Promosi Wisata Berau

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) memastikan pelaksanaan Maratua Music Festival (M2F) 2026 akan dikemas berbeda dibanding tahun sebelumnya. Dalam press conference yang digelar di Hotel Palmy, Jumat sore (12/06/2026), Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga menggabungkan unsur […]

  • Bersiap Sambut Lonjakan Wisatawan Nataru DPRD Minta Pengamanan Diperkuat, Destinasi Kampung & Bahari Dioptimalkan

    Bersiap Sambut Lonjakan Wisatawan Nataru DPRD Minta Pengamanan Diperkuat, Destinasi Kampung & Bahari Dioptimalkan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026, Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, meminta Pemkab memperkuat standar keamanan serta kesiapan destinasi wisata — mulai dari kampung wisata hingga kawasan bahari dan konservasi laut. Ia menyebut periode Nataru biasanya menjadi puncak kunjungan, baik dari warga lokal maupun wisatawan luar daerah. Menurut Suriansyah, arus […]

  • Derawan–Kakaban Dipoles Jadi Magnet Wisata Dunia

    Derawan–Kakaban Dipoles Jadi Magnet Wisata Dunia

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    JAKARTA — Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau booth Dinas Pariwisata Kabupaten Berau pada hari terakhir ajang Deep and Extreme Indonesia 2026 di Jakarta. Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat promosi pariwisata Berau di tingkat nasional. Peninjauan tersebut bertujuan memastikan promosi berbagai potensi wisata unggulan Berau berjalan optimal. Dalam pameran itu, Dinas […]

  • Birokrasi PBG Dipercepat, Feri Kombong: Warga Tak Perlu Repot Lagi

    Birokrasi PBG Dipercepat, Feri Kombong: Warga Tak Perlu Repot Lagi

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 715
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Upaya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau dalam menyederhanakan pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) mendapat apresiasi dari Anggota Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong. Ia menilai langkah tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi kalangan kecil dan menengah yang selama ini kerap menghadapi kesulitan dalam mengurus perizinan […]

expand_less