Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hari Jadi Berau Diwarnai 18 Tuntutan Warga, Aksi Massa Beralih ke Ruang Dialog

Hari Jadi Berau Diwarnai 18 Tuntutan Warga, Aksi Massa Beralih ke Ruang Dialog

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 15
  • print Cetak

BERAU — Rencana aksi Aliansi Masyarakat Berau di tengah momentum Hari Jadi Kabupaten Berau berubah menjadi forum dialog dengan Pemerintah Kabupaten Berau, Selasa, 15 September 2026.

Aliansi sebelumnya berencana turun menyampaikan 18 tuntutan kepada pemerintah daerah. Namun aksi tersebut batal setelah Bupati Berau Sri Juniarsih mengirimkan surat resmi dan mengajak massa menyampaikan aspirasi secara langsung melalui dialog.

Pertemuan kemudian digelar di Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Berau.

Permintaan dialog tersebut disampaikan karena rencana aksi bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau. Aliansi menerima tawaran itu, tetapi tetap membawa seluruh tuntutan yang sebelumnya disiapkan untuk aksi.

Dengan demikian, perubahan bentuk penyampaian aspirasi tidak mengurangi materi yang dibawa kelompok tersebut.

Salah satu persoalan yang disorot adalah tarif Perumda Air Minum atau PDAM. Aliansi menolak kenaikan tarif yang dinilai dapat menambah beban masyarakat dan meminta pemerintah membuka dasar serta pertimbangan kebijakan tersebut.

Aliansi juga meminta kejelasan penyelesaian hukum terkait dugaan penggunaan atau pemalsuan tanda tangan Bupati Berau.

Persoalan bahan bakar minyak turut masuk dalam daftar tuntutan. Mereka meminta keterbukaan data kuota BBM untuk Kabupaten Berau serta pengawasan distribusi agar pasokan dapat diterima masyarakat secara adil dan tepat sasaran.

Di sektor pariwisata, aliansi menyoroti masih terbatasnya infrastruktur dasar di sejumlah wilayah, antara lain jaringan komunikasi, air bersih, serta penanganan abrasi pantai.

Pemerintah juga diminta mempercepat pembangunan dan perbaikan jalan serta jembatan, termasuk yang menghubungkan wilayah terpencil.

Untuk sektor kesehatan, Aliansi Masyarakat Berau meminta peningkatan mutu layanan, pemerataan tenaga medis, ketersediaan obat, serta perbaikan fasilitas kesehatan.

Tuntutan lainnya menyangkut pemerataan listrik dan energi, perlindungan tenaga kerja, konflik agraria, kejelasan status lahan, serta perlindungan hak masyarakat atas tanah dan sumber daya alam.

Aliansi juga menuntut transparansi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD.

Mereka meminta informasi mengenai APBD, pengelolaan perusahaan daerah, kuota BBM, hingga sejumlah kebijakan strategis pemerintah daerah dapat dibuka kepada publik.

Di bidang hukum, mereka meminta perlindungan dan kepastian hukum dapat dirasakan seluruh masyarakat, termasuk warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.

Pengelolaan sumber daya alam menjadi persoalan lain yang disorot. Aliansi meminta kekayaan alam Berau memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

Kelompok tersebut juga meminta pemerintah memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan.

Pemerataan jaringan komunikasi, akses air bersih, penanganan abrasi, hingga peningkatan infrastruktur kawasan wisata disebut sebagai kebutuhan yang masih harus diselesaikan.

Pengembangan pariwisata, menurut aliansi, juga harus dibarengi pemberdayaan masyarakat dan pelaku usaha lokal agar manfaat ekonomi tidak berhenti pada peningkatan jumlah kunjungan.

Momentum Hari Jadi Kabupaten Berau turut menjadi bagian dari tuntutan.

Aliansi meminta peringatan hari jadi tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi dijadikan momentum mengevaluasi pembangunan dan kondisi kesejahteraan masyarakat.

Tuntutan terakhir mengarah pada pembangunan yang mereka harapkan dapat menciptakan kemaslahatan rakyat secara adil, merata, dan berkelanjutan.

Dengan perubahan agenda itu, 18 tuntutan yang sebelumnya akan disampaikan melalui aksi massa akhirnya dibahas langsung dalam forum antara Aliansi Masyarakat Berau dan Pemkab Berau.

Dialog tersebut menjadi ruang bagi pemerintah mendengar secara langsung persoalan yang dibawa masyarakat sekaligus memberikan respons terhadap tuntutan yang diajukan.

“Kita bukan hanya penonton, kita adalah perubahan,” menjadi salah satu seruan yang sebelumnya disiapkan Aliansi Masyarakat Berau dalam aksi tersebut. (AFN)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bekal Baru Anggota DWP: Kuasai Pelaporan Digital, Komunikasi, dan Tata Krama

    Bekal Baru Anggota DWP: Kuasai Pelaporan Digital, Komunikasi, dan Tata Krama

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 611
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Berau mengadakan lokakarya bertema E-Reporting, Public Speaking, dan Table Manner pada Rabu, 20 Agustus 2025. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Sangalaki dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota organisasi. Workshop ini menjadi bagian dari strategi penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi para istri aparatur sipil negara […]

  • Berau Genjot Pembangunan Jalan Wisata, PUPR Kantongi Hampir Rp1 Triliun

    Berau Genjot Pembangunan Jalan Wisata, PUPR Kantongi Hampir Rp1 Triliun

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau bersiap menggeber pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan wisata andalan pada tahun anggaran 2026. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ditugasi menjadikan konektivitas ke destinasi wisata sebagai salah satu program utama. Dorongan ini muncul setelah lonjakan kunjungan wisatawan ke pesisir Berau dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah menilai, geliat pariwisata di […]

  • ilustrasi tuyul (Tribunnews/ist)

    Rupanya Ini Alasan Tuyul Tak Bisa Bobol Brankas Bank

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 820
    • 0Komentar

    Beraunews.id — Tuyul adalah salah satu makhluk supranatural yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Mereka dipercaya bisa mencuri uang dan harta benda lainnya dari rumah ke rumah untuk tuan yang memeliharanya. Namun kenapa ‘peliharaan’ yang satu ini tidak mencuri di bank? Ada yang berpendapat sosok tuyul tidak senang dengan benda-benda yang terbuat dari logam, […]

  • Inflasi Terendah di Kaltim, Berau Tahan Gejolak Harga Konsumen

    Inflasi Terendah di Kaltim, Berau Tahan Gejolak Harga Konsumen

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kabupaten Berau mencatatkan inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) terendah di Kalimantan Timur pada Juli 2025. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur, inflasi di kabupaten berjuluk Bumi Batiwakkal itu hanya sebesar 1,77 persen, lebih rendah dibandingkan wilayah lain di provinsi tersebut. Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menyebut inflasi tahunan secara keseluruhan di […]

  • Program "8 Plus" Sri Juniarsih Siap Bawa Perubahan, Warga Kampung Tasuk Berikan Dukungan Penuh

    Program “8 Plus” Sri Juniarsih Siap Bawa Perubahan, Warga Kampung Tasuk Berikan Dukungan Penuh

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 674
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kampanye pasangan calon Bupati Berau nomor urut 2, Sri Juniarsih, di Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur, Selasa (3/10/2024), mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Keberhasilan Sri Juniarsih dalam merealisasikan 18 program unggulan yang di masa kepemimpinannya menjadi salah satu alasan kuat dukungan masyarakat yang terus mengalir. Salah satu warga Kampung Tasuk, Purnomo, […]

  • Pria 56 Tahun Ditikam 10 Kali di Berau, Polisi Dalami Dugaan Dendam Lama

    Pria 56 Tahun Ditikam 10 Kali di Berau, Polisi Dalami Dugaan Dendam Lama

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    BERAU – Insiden berdarah yang menimpa seorang pria paruh baya di Jalan Bujangga, Kelurahan Sei Bedungun, pada Selasa (28/4/2026) malam, mengarah pada dugaan motif dendam pribadi. Meski pelaku masuk melalui jendela, aksi penikaman brutal secara berulang kali tanpa mengambil barang berharga memperkuat indikasi adanya persoalan lama antara pelaku dan korban. Korban bernama Ramli (56) kini […]

expand_less