Fiskal Terbatas, Sri Juniarsih Bawa Kebutuhan Pembangunan Berau ke Wamendagri
- account_circle beraunews
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 13
- print Cetak

JAKARTA — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menemui Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya di Jakarta, Senin, 21 September 2026. Pertemuan itu membahas kebutuhan pembangunan Berau di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah.
Dalam audiensi yang berlangsung di kediaman Wamendagri tersebut, Sri Juniarsih memaparkan sejumlah potensi ekonomi Berau sekaligus tantangan pemerintah daerah dalam mengembangkannya.
Berau memiliki modal ekonomi dari sektor kelautan dan kepulauan, pariwisata, perikanan, perkebunan hingga berbagai komoditas unggulan. Namun pengembangan sektor-sektor tersebut membutuhkan dukungan pembangunan dan anggaran yang memadai.
Salah satu persoalan yang disampaikan adalah keterbatasan anggaran daerah ketika pemerintah harus membiayai berbagai kebutuhan pembangunan secara bersamaan.
Kondisi itu dinilai menjadi tantangan karena pengembangan sektor unggulan Berau membutuhkan infrastruktur pendukung, akses antarwilayah dan konektivitas menuju kawasan potensial.
Di sektor pariwisata, misalnya, Berau memiliki kawasan Derawan dan Maratua yang menjadi salah satu kekuatan wisata bahari daerah.
Potensi tersebut tidak hanya bertumpu pada keindahan alam dan kekayaan bahari. Pengembangannya juga bergantung pada aksesibilitas, konektivitas dan infrastruktur yang dapat mendukung mobilitas wisatawan serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Persoalan serupa dihadapi sektor perikanan, perkebunan dan komoditas unggulan lainnya. Tanpa pembangunan yang terintegrasi, potensi tersebut dinilai belum dapat memberikan nilai tambah secara maksimal bagi daerah maupun masyarakat.
Karena itu, Pemkab Berau terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan pembangunan daerah dapat diselaraskan dengan dukungan kebijakan dan program pemerintah.
Audiensi dengan Wamendagri menjadi salah satu ruang bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan langsung kondisi fiskal, kebutuhan pembangunan, serta potensi ekonomi yang dimiliki Berau.
Sri Juniarsih dalam pertemuan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said, Kepala BPKAD Sapransyah, Kepala Bapenda Djupiansyah Ganie, serta Kepala Bapperida Endah Ernany Triariani.
Sementara Bima Arya didampingi Direktur Fasilitas Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah pada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Nasrun.
Pemkab Berau berharap koordinasi dengan pemerintah pusat dapat membuka ruang dukungan yang lebih besar bagi pembangunan daerah, terutama untuk memperkuat infrastruktur dan konektivitas.
Bagi pemerintah daerah, pekerjaan berikutnya bukan hanya menjaga potensi yang telah dimiliki, tetapi memastikan pariwisata, perikanan, perkebunan dan komoditas unggulan dapat berkembang menjadi sumber ekonomi yang manfaatnya dirasakan masyarakat.
(Adv/afnl)
- Penulis: beraunews

