Abrasi Pulau Derawan Jadi Perhatian, Pemkab Berau Minta Dukungan Kemenpar
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 4
- print Cetak

JAKARTA – Persoalan abrasi di Pulau Derawan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Berau dalam upaya pengembangan sektor pariwisata. Pemerintah daerah berharap mendapat dukungan pemerintah pusat untuk menangani persoalan tersebut sekaligus meningkatkan sarana dan prasarana destinasi wisata.
Harapan itu disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dalam audiensi bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, 23 Oktober 2026.
Pertemuan tersebut diterima Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Reza Pahlevi.
Dalam pertemuan itu, Sri menyampaikan sejumlah kebutuhan pengembangan pariwisata Berau, termasuk peningkatan fasilitas di kawasan pedalaman, pesisir, dan kepulauan.
Salah satu persoalan yang secara khusus disampaikan adalah abrasi di Pulau Derawan. Pemerintah Kabupaten Berau mengharapkan adanya dukungan program penanganan abrasi sebagai bagian dari upaya pengembangan kawasan wisata tersebut.
Pulau Derawan merupakan salah satu destinasi wisata bahari unggulan Berau yang telah dikenal hingga mancanegara. Karena itu, persoalan yang berkaitan dengan kondisi kawasan wisata menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah dalam merencanakan pengembangan destinasi.
Selain penanganan abrasi, Sri menyoroti kebutuhan pembenahan tata kelola pariwisata melalui pemanfaatan teknologi digital.
Pemerintah daerah berharap pengelolaan sektor pariwisata dapat dikembangkan melalui sistem yang lebih terintegrasi. Dukungan peningkatan kemampuan sumber daya manusia juga menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan kepada Kemenpar.
“Kami berharap dukungan dalam membangun digitalisasi tata kelola pariwisata yang terintegrasi, serta dukungan mengembangkan SDM sektor pariwisata,” tandasnya.
Menurut Sri, pembangunan fasilitas pendukung di sejumlah destinasi unggulan Berau telah dilakukan secara bertahap. Namun, pemerintah daerah masih memerlukan kolaborasi lintas sektor untuk melanjutkan berbagai program pengembangan tersebut.
Sementara itu, Reza Pahlevi menilai pengembangan pariwisata Berau perlu memperhatikan sejumlah aspek secara bersamaan, mulai dari kualitas destinasi, promosi, industri pariwisata, hingga penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia.
Kemenpar juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi melalui berbagai program pengembangan pariwisata.
Bagi Pemerintah Kabupaten Berau, dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat menjangkau kebutuhan pengembangan destinasi yang tersebar di wilayah daratan hingga kepulauan, bukan hanya kegiatan promosi wisata.
Meski persoalan abrasi Pulau Derawan telah disampaikan dalam pertemuan tersebut, belum ada rincian mengenai bentuk penanganan, alokasi anggaran, ataupun jadwal pelaksanaan program yang akan didukung pemerintah pusat.
Audiensi ini turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Yudha Budisantosa. (afn/adv)
- Penulis: admin

