Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Musim Hujan di Depan Mata, Sri Juniarsih Dukung DPUPR Bergerak Cepat

Musim Hujan di Depan Mata, Sri Juniarsih Dukung DPUPR Bergerak Cepat

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 503
  • print Cetak

TANJUNG REDEB– Menjelang musim hujan puncak yang diprediksi datang pada Januari dan Februari 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau mengambil langkah strategis untuk menanggulangi wilayah-wilayah yang rentan mengalami genangan air, baik di kawasan perkotaan maupun daerah lain di Kabupaten Berau.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua skema penanganan, jangka pendek dan jangka panjang. Menurutnya, persoalan banjir merupakan tantangan yang rumit dan tidak bisa diselesaikan secara instan dalam satu periode anggaran.

“Yang menjadi fokus kami adalah antisipasi banjir di awal tahun nanti, khususnya di Januari dan Februari. Ini memang masalah yang kompleks dan tak mungkin terselesaikan hanya dalam satu tahun anggaran saja,” jelas Hendra.

Sebagai langkah awal, DPUPR telah memetakan zona-zona yang sering terendam. Data ini akan menjadi pijakan untuk merancang solusi teknis, mulai dari proyek permanen hingga penanganan darurat yang bersifat temporer.

“Kami sudah punya peta yang menunjukkan titik-titik rawan banjir, sehingga kami bisa menyusun strategi yang tepat, baik untuk penanganan jangka panjang maupun jangka pendek,” imbuhnya.

Selain proyek besar seperti normalisasi sungai, perbaikan jaringan pembuangan air, dan peninggian titik-titik kritis, Bidang SDA juga mengintensifkan perbaikan drainase di dalam kota. Beberapa titik bahkan mulai menunjukkan hasil perbaikan, seperti di kawasan Perum BI, Jalan Albina, yang kini kondisinya mulai membaik.

Sementara itu, Kepala DPUPR Berau, Fendra Firnawan, menegaskan bahwa upaya preventif menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko banjir. Salah satu tindakan yang tengah digencarkan adalah pembersihan saluran air yang tersumbat sedimentasi, dengan melibatkan kolaborasi beberapa OPD terkait.

“Kami fokus pada langkah preventif, termasuk pembersihan parit yang selama ini tertutup lumpur dan sedimen. Ini kami lakukan bersama tiga OPD, agar saluran air bisa kembali lancar,” ujarnya.

Fendra menambahkan bahwa metode pembersihan tidak hanya dilakukan secara manual, tetapi juga akan menggunakan kombinasi teknologi seperti penyedotan lumpur, penyemprotan air bertekanan, dan pengerjaan dari dalam saluran air. Simulasi teknik ini akan segera diuji coba.

“Kita akan mencoba simulasi pembersihan dengan cara menyedot lumpur, menyemprotkan air bertekanan, dan pengerjaan langsung dari dalam saluran, supaya hasilnya maksimal,” katanya.

Seluruh program penanganan banjir di DPUPR Berau akan mengacu pada hasil review terbaru dari masterplan penanganan banjir Kabupaten Berau. Fokusnya meliputi normalisasi saluran, peningkatan kapasitas drainase, dan perbaikan sistem pembuangan air di titik-titik kritis.

“Intinya, kita mengerjakan normalisasi dan pembenahan jaringan drainase serta pembuangan air supaya penanganan banjir bisa efektif,” tandas Fendra.

Dinas tersebut optimistis kombinasi antara langkah jangka pendek dan jangka panjang akan mengurangi dampak banjir signifikan. Masyarakat pun diimbau untuk turut serta menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan agar upaya pemerintah dapat berjalan optimal.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, memberikan apresiasi terhadap upaya DPUPR yang dinilainya progresif dan tepat sasaran dalam menghadapi ancaman banjir.

“Penanganan banjir ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal sinergi dan kesiapsiagaan bersama. Saya sangat mendukung langkah-langkah DPUPR yang sudah terencana dengan matang, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Ini penting agar kita bisa melindungi masyarakat dari dampak buruk banjir sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di Berau,” ujar Sri Juniarsih.

Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelancaran saluran air sebagai bagian dari solusi bersama.

“Kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama supaya upaya ini berjalan lancar. Mari kita jaga lingkungan dan saluran air kita, karena itu tanggung jawab kita semua,” tambahnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar Mandiri di Alam Terbuka, 90 Siswa Baru SMPN 3 Tanjung Redeb Ikuti Perkemahan Pembentukan Karakter

    Belajar Mandiri di Alam Terbuka, 90 Siswa Baru SMPN 3 Tanjung Redeb Ikuti Perkemahan Pembentukan Karakter

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    BERAU – Upacara Pembukaan Perkemahan Orientasi diikuti oleh 700 peserta yang terdiri dari Siswa, Guru dan Tenaga Kependidikan SMP Negeri 3 Tanjung Redeb, pada Jumat (7/8/2026) Perkemahan Orientasi Gugus Depan (Gudep) Mulawarman yang berlangsung selama dua hari satu malam. Kegiatan yang dikenal dengan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) tersebut menjadi agenda tahunan sekolah untuk menyambut anggota baru […]

  • Aturan Baru KUHP, Polres Berau Tunggu Arahan Divisi Hukum Polri

    Aturan Baru KUHP, Polres Berau Tunggu Arahan Divisi Hukum Polri

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 749
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Polres Berau masih menunggu kajian hukum dari Divisi Hukum Polri terkait penerapan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru, khususnya mengenai larangan menampilkan tersangka kepada publik. Kasubsipenmas Sihumas Polres Berau, Muhammad Kasim Kahar, menjelaskan bahwa dalam KUHP baru, tepatnya Pasal 91, penyidik dilarang melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan praduga bersalah terhadap […]

  • Bupati Berau Larang ASN Live Streaming dan Nongkrong di Kafe Saat Jam Kerja

    Bupati Berau Larang ASN Live Streaming dan Nongkrong di Kafe Saat Jam Kerja

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    BERAU — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memperketat pembinaan dan penegakan disiplin aparatur sipil negara atau ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau. Pegawai dilarang berada di kafe, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, hingga fasilitas kebugaran saat jam kerja tanpa alasan kedinasan yang sah. Ketentuan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Berau Nomor 800.1.6/811/BKPSDM-III/2026 tentang Pembinaan dan […]

  • Gamalis: LPM Harus Aktif, Bukan Sekadar Nama di Struktur Desa

    Gamalis: LPM Harus Aktif, Bukan Sekadar Nama di Struktur Desa

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 612
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau menaruh perhatian pada penguatan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di tingkat desa. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan bahwa kehadiran LPM tak sekadar simbol formal kelembagaan desa, tetapi justru menjadi titik temu antara warga dan […]

  • Tari di Tangan Anak Muda: Berau Menjaga Budaya Lewat Ruang Belajar dan Panggung Kecil Sekolah

    Tari di Tangan Anak Muda: Berau Menjaga Budaya Lewat Ruang Belajar dan Panggung Kecil Sekolah

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di tengah dunia yang bergerak cepat mengikuti teknologi, ada pemandangan yang menenangkan ketika anak-anak sekolah berdiri di panggung pemerintah daerah, melenturkan tangan, memutar tubuh, dan menghafal gerakan tarian tradisi. Mereka membawakan Bajau Berau Dayak atau tarian Babada, bukan sekadar tampil, tetapi menghidupkan kembali identitas yang telah diwariskan turun-temurun di Bumi Batiwakkal. Wakil […]

  • Aksi Mahasiswa Kepung DPRD Kaltim, Minta Audit Independen Kasus Jembatan Ditabrak Tongkang

    Aksi Mahasiswa Kepung DPRD Kaltim, Minta Audit Independen Kasus Jembatan Ditabrak Tongkang

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Desakan transparansi soal ganti rugi insiden tongkang menabrak jembatan di Sungai Mahakam kembali menguat. Rabu siang, 13 Mei 2026, Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Kalimantan Timur (AMAK Kaltim) menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur, Samarinda. Puluhan mahasiswa datang membawa poster dan spanduk, menyoroti rangkaian kecelakaan tongkang yang menabrak Jembatan Mahakam dan […]

expand_less