Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Musim Hujan di Depan Mata, Sri Juniarsih Dukung DPUPR Bergerak Cepat

Musim Hujan di Depan Mata, Sri Juniarsih Dukung DPUPR Bergerak Cepat

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 148
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB– Menjelang musim hujan puncak yang diprediksi datang pada Januari dan Februari 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau mengambil langkah strategis untuk menanggulangi wilayah-wilayah yang rentan mengalami genangan air, baik di kawasan perkotaan maupun daerah lain di Kabupaten Berau.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua skema penanganan, jangka pendek dan jangka panjang. Menurutnya, persoalan banjir merupakan tantangan yang rumit dan tidak bisa diselesaikan secara instan dalam satu periode anggaran.

“Yang menjadi fokus kami adalah antisipasi banjir di awal tahun nanti, khususnya di Januari dan Februari. Ini memang masalah yang kompleks dan tak mungkin terselesaikan hanya dalam satu tahun anggaran saja,” jelas Hendra.

Sebagai langkah awal, DPUPR telah memetakan zona-zona yang sering terendam. Data ini akan menjadi pijakan untuk merancang solusi teknis, mulai dari proyek permanen hingga penanganan darurat yang bersifat temporer.

“Kami sudah punya peta yang menunjukkan titik-titik rawan banjir, sehingga kami bisa menyusun strategi yang tepat, baik untuk penanganan jangka panjang maupun jangka pendek,” imbuhnya.

Selain proyek besar seperti normalisasi sungai, perbaikan jaringan pembuangan air, dan peninggian titik-titik kritis, Bidang SDA juga mengintensifkan perbaikan drainase di dalam kota. Beberapa titik bahkan mulai menunjukkan hasil perbaikan, seperti di kawasan Perum BI, Jalan Albina, yang kini kondisinya mulai membaik.

Sementara itu, Kepala DPUPR Berau, Fendra Firnawan, menegaskan bahwa upaya preventif menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko banjir. Salah satu tindakan yang tengah digencarkan adalah pembersihan saluran air yang tersumbat sedimentasi, dengan melibatkan kolaborasi beberapa OPD terkait.

“Kami fokus pada langkah preventif, termasuk pembersihan parit yang selama ini tertutup lumpur dan sedimen. Ini kami lakukan bersama tiga OPD, agar saluran air bisa kembali lancar,” ujarnya.

Fendra menambahkan bahwa metode pembersihan tidak hanya dilakukan secara manual, tetapi juga akan menggunakan kombinasi teknologi seperti penyedotan lumpur, penyemprotan air bertekanan, dan pengerjaan dari dalam saluran air. Simulasi teknik ini akan segera diuji coba.

“Kita akan mencoba simulasi pembersihan dengan cara menyedot lumpur, menyemprotkan air bertekanan, dan pengerjaan langsung dari dalam saluran, supaya hasilnya maksimal,” katanya.

Seluruh program penanganan banjir di DPUPR Berau akan mengacu pada hasil review terbaru dari masterplan penanganan banjir Kabupaten Berau. Fokusnya meliputi normalisasi saluran, peningkatan kapasitas drainase, dan perbaikan sistem pembuangan air di titik-titik kritis.

“Intinya, kita mengerjakan normalisasi dan pembenahan jaringan drainase serta pembuangan air supaya penanganan banjir bisa efektif,” tandas Fendra.

Dinas tersebut optimistis kombinasi antara langkah jangka pendek dan jangka panjang akan mengurangi dampak banjir signifikan. Masyarakat pun diimbau untuk turut serta menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan agar upaya pemerintah dapat berjalan optimal.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, memberikan apresiasi terhadap upaya DPUPR yang dinilainya progresif dan tepat sasaran dalam menghadapi ancaman banjir.

“Penanganan banjir ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal sinergi dan kesiapsiagaan bersama. Saya sangat mendukung langkah-langkah DPUPR yang sudah terencana dengan matang, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Ini penting agar kita bisa melindungi masyarakat dari dampak buruk banjir sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di Berau,” ujar Sri Juniarsih.

Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelancaran saluran air sebagai bagian dari solusi bersama.

“Kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama supaya upaya ini berjalan lancar. Mari kita jaga lingkungan dan saluran air kita, karena itu tanggung jawab kita semua,” tambahnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 705
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Keluhan masyarakat terkait kesulitan mengangkut tabung LPG 5,5 kilogram (kg) yang dinilai terlalu berat, khususnya bagi pedagang keliling yang menggunakan kendaraan roda dua, akhirnya mendapatkan perhatian. Untuk mengatasi masalah ini, Pertamina kini telah menyiapkan tabung gas LPG 3 kg non-subsidi yang lebih ringan dan praktis. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan, […]

  • Imbauan Kendaraan Berat Hindari Jembatan Bujangga Pascatabrakan

    Imbauan Kendaraan Berat Hindari Jembatan Bujangga Pascatabrakan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 221
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Usai adanya insiden kapal menabrak siring Jembatan Bujangga beberapa waktu lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Berau mengambil langkah cepat. Spanduk imbauan bagi kendaraan yang melintas dipasang sebagai warning bagi pengendara. “Betul kami yang memasang imbauan itu. Karena adanya kekhawatiran masyarakat akan runtuhnya kembali jembatan bujangga. Kita juga tidak bisa membiarkan kondisi jembatan yang […]

  • Pemerintah Kampung Biatan Ilir Tetapkan Peraturan Baru Tentang Administrasi Tanah

    Pemerintah Kampung Biatan Ilir Tetapkan Peraturan Baru Tentang Administrasi Tanah

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 508
    • 0Komentar

    BIATAN- Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, baru saja menetapkan Peraturan Kampung Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pencatatan, Pelaporan, dan Administrasi Penguasaan Lahan/Tanah Negara. Peraturan ini merupakan hasil dari kegiatan sosialisasi yang digelar Dinas Pertanahan Kabupaten Berau terkait Perda Kabupaten Berau Nomor 5 Tahun 2019, yang bertujuan untuk menata dan menertibkan administrasi tanah di tingkat kampung. […]

  • Kasus Laptop Chromebook, Mantan Mendikbud Nadiem Makarim Jadi Tersangka

    Kasus Laptop Chromebook, Mantan Mendikbud Nadiem Makarim Jadi Tersangka

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memasuki babak baru. Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Mendikbudristek Periode 2019-2024, Nadiem Makarim, sebagai tersangka. “Telah ditetapkan tersangka dengan inisial NAM,” ungkap Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025). Direktuk Penyidikan […]

  • Dari Sekolah ke Panggung Provinsi, Surung Barintak Ukir Prestasi Literasi‎

    Dari Sekolah ke Panggung Provinsi, Surung Barintak Ukir Prestasi Literasi‎

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 385
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dunia literasi Kabupaten Berau kembali mencatat prestasi gemilang. Perpustakaan Surung Barintak milik SMP Negeri 3 Tanjung Redeb meraih Juara II Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat Provinsi Kalimantan Timur dalam ajang Gebyar Anugerah Literasi 2025, yang digelar di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, Senin (27/10/2025). ‎ ‎Dengan mengusung tema “Membumikan Literasi, Menumbuhkan Generasi Emas”, kegiatan […]

  • Ambigu Soal Definisi Miskin dan UMKM, Diskoperindag Akan Tetapkan Standar Spesifikasi

    Ambigu Soal Definisi Miskin dan UMKM, Diskoperindag Akan Tetapkan Standar Spesifikasi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 372
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau akan segera menyusun kriteria atau spesifikasi yang lebih jelas terkait rumah tangga dan UMKM yang berhak menerima subsidi gas Elpiji 3 kilogram. Hal ini bertujuan untuk mengurangi penyalahgunaan subsidi yang selama ini masih terjadi. Menurut Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan, Hotlan, banyak masyarakat yang mengaku miskin […]

expand_less