Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Seorang Warga Diduga Terjangkit Mpox, Dinkes Berau Bantah: Itu Cacar Air

Seorang Warga Diduga Terjangkit Mpox, Dinkes Berau Bantah: Itu Cacar Air

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
  • visibility 755
  • print Cetak

Tanjung Redeb- Beberapa hari belakangan, beredar kabar seorang warga di Berau diduga terjangkit penyakit menular cacar monyet alias Monkey Pox (Mpox). Informasi itu tersebar dari pesan WhatsApp, namun tidak menyebutkan secara jelas identitas maupun kondisi warga yang terduga terpapar mpox tersebut.

Dari pesan yang beredar, disebutkan bahwa warga tersebut mengalami beberapa gejala seperti demam dan area wajah yang dipenuhi dengan lepuhan berisi air. Kondisi itu dialami warga tersebut hingga lebih dari satu bulan.

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes Berau), Garna Sudarsono, mengatakan ciri-ciri yang dialami warga tersebut masih termasuk kategori cacar air biasa, bukan merupakan ciri khas penyakit mpox.

Berdasarkan data dan pantauan yang dilakukan Dinkes Berau, hingga saat ini tidak ada warga Berau yang terjangkit penyakit menular dan mematikan tersebut. Pihaknya rutin melakukan pemantauan dan akan segera menindaklanjuti jika ada warga yang terdeteksi mengalami penyakit tersebut.

“Kalau (warga) ini cacar air. Kalau mpox harus dikirim dulu sampelnya (untuk memastikan) dan atas diagnosa dokter,” jelasnya, Rabu (16/10/2024).

Garna menambahkan ciri khas penyakit mpox ialah pasien akan merasakan demam, ruam, pembengkakan kelenjar getah bening, panas dingin, sakit kepala, nyeri otot serta mudah kelelahan.

Ruam dimulai sebagai benjolan merah datar dan biasanya terasa nyeri. Benjolan tersebut berubah menjadi lepuh dan berisi nanah. Akhirnya, lepuh tersebut mengeras dan terlepas. Seluruh proses ini dapat berlangsung selama dua hingga empat minggu. Penderita mpox dapat mengalami luka di mulut, wajah, tangan, kaki, penis, vagina, atau anus.

Namun tidak semua orang yang menderita mpox mengalami semua gejala tersebut. Ada juga yang hanya mengalami beberapa gejala saja.

Mpox bisa menyebar ketika terjadi sentuhan dengan hewan atau orang yang terinfeksi virus. Penularan dari orang ke orang terjadi saat bersentuhan langsung dengan luka, koreng, droplet pernapasan, atau cairan mulut orang yang terinfeksi, biasanya melalui situasi yang dekat dan intim seperti berpelukan, berciuman, atau berhubungan seks.

Penularan dari hewan ke manusia terjadi melalui kulit yang terluka, seperti akibat gigitan atau cakaran, atau melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh atau lesi cacar (luka) hewan yang terinfeksi.

Selain itu, mpox juga dapat menyebar melalui kontak dengan bahan-bahan yang baru terkontaminasi seperti pakaian, perlengkapan tidur, dan linen lain yang digunakan oleh orang atau hewan yang terinfeksi.

“Semoga saja tidak pernah ada yang terjangkit mpox di Berau,” tutupnya. (Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau Kawal Pembangunan Pabrik Terasi, Target Selesai 2025

    DPRD Berau Kawal Pembangunan Pabrik Terasi, Target Selesai 2025

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyoroti pentingnya pengembangan komoditas unggulan di Kecamatan Tabalar sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Menurut politisi Partai Golkar tersebut, sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan di Tabalar memiliki potensi besar yang harus dimaksimalkan melalui dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan pihak terkait. “Dukungan […]

  • Kakaban Aquatic Segera Dibuka

    Kakaban Aquatic Segera Dibuka

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 1.111
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dua tahun lamanya kolam renang Kakaban Aquatic berhenti beropasi. Sejak April tahun 2020 kakaban aquatic sempat stop beroperasi saat PPKM Covid-19 diberlakukan di Kabupaten Berau. Pada November 2022, kolam renang dibuka kembali akan tetapi bukan dibuka untuk umum, melainkan untuk para atlet Porprov Kaltim VII bertanding. Sementara itu, salah satu warga Tanjung […]

  • Dari Jual Es Hingga Jadi Calon Bupati: Madri Pani Berbagi Kisah Inspiratif

    Dari Jual Es Hingga Jadi Calon Bupati: Madri Pani Berbagi Kisah Inspiratif

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Calon Bupati Berau, Madri Pani, kembali menggelar kampanye di Kecamatan Sambaliung, Rabu (23/10/2024). Di hadapan ratusan warga RT 13 dan 14, Madri membagikan kisah perjuangan masa kecilnya yang tumbuh dari lingkungan penuh tantangan. “Saya bukan orang asing jika berbicara tentang perjuangan dalam kesulitan. Saya lahir di Samburakat. Saat SD, saya sudah mencari […]

  • Pemprov Kaltim Beri Insentif Rp500 Ribu per Bulan untuk Guru, 1.541 Pendidik di Berau Kebagian

    Pemprov Kaltim Beri Insentif Rp500 Ribu per Bulan untuk Guru, 1.541 Pendidik di Berau Kebagian

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 916
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan program insentif bagi tenaga pendidik di seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Berau. Pada 2026, tercatat sebanyak 1.541 guru dan tenaga pendidik di Berau masuk dalam daftar penerima insentif yang disiapkan pemerintah provinsi. Secara keseluruhan, sebanyak 26.975 guru TK, SD, MI, SMP, MTs, serta ustaz dan ustazah pondok pesantren […]

  • Kejari Kukar Tahan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Factory Sharing pada Sentra UKM Sebesar Rp2 Miliar Lebih

    Kejari Kukar Tahan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Factory Sharing pada Sentra UKM Sebesar Rp2 Miliar Lebih

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    TENGARONG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya menahan empat orang tersangka perkara dugaan korupsi pembangunan factory sharing pada Sentra UKM di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun Anggaran 2022. Nilai dugaan korupsi dalam kasus ini ditaksir sebesar Rp2.017.834.934. Penahanan empat tersangka yang dilakukan oleh Jaksa Penyidik Seksi Tindak Pidana […]

  • Judi Online: Dampak Buruk bagi ASN dan Masyarakat, Diskominfo Berau Tingkatkan Pengawasan Digital

    Judi Online: Dampak Buruk bagi ASN dan Masyarakat, Diskominfo Berau Tingkatkan Pengawasan Digital

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 627
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau turut mengambil peran penting dalam upaya pemberantasan judi online di Bumi Batiwakkal. Dikatakan Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, judi online memiliki dampak yang sangat merusak, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi tatanan sosial masyarakat secara keseluruhan. Dampak buruk dari praktik perjudian daring ini semakin terasa, […]

expand_less