Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Dedikasi Guru Honorer Berau: Mengajar di Tengah Badai Kebijakan Baru

Dedikasi Guru Honorer Berau: Mengajar di Tengah Badai Kebijakan Baru

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
  • visibility 656
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB – Di tengah ketegangan terkait larangan pengangkatan tenaga honorer baru, 197 tenaga honorer yang mengajar di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tetap melanjutkan tugas mereka. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), sektor pendidikan sempat menghadapi kekhawatiran atas kekurangan tenaga pengajar. Namun, hingga kini, kelas di SMA tetap berjalan seperti biasa tanpa adanya pengurangan jam pelajaran.

Arpinda, Koordinator Pengawas SMA/SMK Wilayah VI Kaltim, menegaskan bahwa meskipun larangan pengangkatan tenaga honorer baru telah diterapkan, kebutuhan terhadap guru honorer di sekolah-sekolah masih sangat tinggi. Ia juga menambahkan bahwa setiap kepala SMA dan SMK di Kabupaten Berau sudah diingatkan untuk tidak mengangkat tenaga honorer baru, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kami tetap membutuhkan guru honorer, karena kekurangan tenaga pendidik masih sangat terasa,” ujarnya.

Sebagai informasi, di Berau terdapat 15 SMA Negeri, 5 SMA swasta, 8 SMK Negeri, dan 6 SMK swasta. Kesemua sekolah ini masih menghadapi kebutuhan signifikan terhadap tenaga pendidik dan kependidikan. Meski begitu, larangan pengangkatan tenaga honorer baru tetap berlaku, dan pemerintah daerah tengah menunggu kesempatan untuk mengusulkan formasi CPNS sesuai kebutuhan di sekolah.

Jumlah tenaga honorer yang tercatat hingga 2023 mencapai 197 orang, namun jumlah ini belum mencakup mereka yang berhasil lulus seleksi PPPK pada tahun 2024. Sementara itu, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat SMA tercatat sebanyak 534 orang. Namun, kekurangan tenaga pendidik masih menjadi masalah utama yang harus segera diatasi.

Ia menjelaskan bahwa di tingkat SMA, tidak ada kekosongan kelas meskipun beberapa guru pensiun. Dalam hal ini, pihak sekolah diperbolehkan untuk memanfaatkan guru dari bidang serumpun guna menggantikan jam pelajaran yang kosong.

“Jika ada guru Bahasa Indonesia yang pensiun, guru lain yang memiliki latar belakang serumpun bisa mengisi jam pelajaran tersebut. Ini adalah cara untuk memastikan bahwa pembelajaran tetap berlangsung,” terangnya.

Sementara itu, masalah tenaga honorer di Kabupaten Berau sempat menjadi sorotan saat pemerintah daerah merumahkan seluruh tenaga honorer pendidikan akibat larangan perpanjangan kontrak. Namun, kebijakan ini segera disikapi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Berau dengan mengeluarkan Surat Keputusan tentang keberlangsungan kegiatan belajar mengajar. Kebijakan ini memungkinkan para tenaga pendidik yang sempat dirumahkan untuk kembali bekerja dengan kontrak kerja baru.

Kepala Disdikbud Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu. “Kami harus segera mengambil langkah untuk menghindari ancaman kelumpuhan KBM di sekolah-sekolah,” katanya.

Dengan kebijakan ini, tenaga pendidik yang belum mendapatkan perpanjangan kontrak dapat melanjutkan tugas mereka melalui Kontrak Kerja Individu (KKI) yang akan disediakan oleh Disdikbud Berau.

Di tengah ketidakpastian ini, para guru honorer dan sekolah-sekolah di Berau tetap berusaha menjaga kualitas pendidikan. Mereka menghadapinya dengan penuh dedikasi, memastikan agar generasi muda tetap mendapatkan pendidikan yang layak, meskipun tantangan yang ada semakin kompleks. (Marta)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Komitmen Perluas Akses Internet, Ajukan 41 BTS Tahun Ini

    Pemkab Berau Komitmen Perluas Akses Internet, Ajukan 41 BTS Tahun Ini

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 446
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Keterbatasan akses internet masih menjadi tantangan besar bagi sejumlah kampung di Kabupaten Berau. Jangkauan jaringan yang terbatas dan kualitas sinyal yang lemah berdampak pada berbagai sektor, mulai dari layanan publik hingga aktivitas ekonomi masyarakat. Untuk mengatasi persoalan ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau kembali mengusulkan pembangunan 41 menara Base Transceiver Station (BTS) […]

  • DPRD Berau Desak Pemkab Tuntaskan Sengketa Tapal Batas Kampung

    DPRD Berau Desak Pemkab Tuntaskan Sengketa Tapal Batas Kampung

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Berau, Subroto, mendesak Pemerintah Kabupaten Berau segera menyelesaikan persoalan tapal batas antar kampung yang hingga kini belum tuntas. Ia memperingatkan bahwa konflik batas wilayah bukan sekadar isu administratif, melainkan potensi gesekan sosial yang nyata. “Jangan sampai dibiarkan berlarut-larut dan akhirnya menimbulkan gesekan di masyarakat,” ujar Subroto dalam […]

  • Berau Alami Inflasi 1,86 Persen, BPS Sebut Pola Konsumsi Warga Masih Stabil

    Berau Alami Inflasi 1,86 Persen, BPS Sebut Pola Konsumsi Warga Masih Stabil

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat inflasi year on year (y-on-y) sebesar 1,77 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,58 pada September 2025. ”Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran,”ungkap Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana dalam keterangan resminya, Kamis (2/10/2025). Kelompok pengeluaran yang […]

  • ‎Dokter Berau Ancam Lepas Status, Protes TPP Tak Sesuai Aturan

    ‎Dokter Berau Ancam Lepas Status, Protes TPP Tak Sesuai Aturan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 715
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Aroma ketidakadilan tercium dari rumah sakit daerah di Kabupaten Berau. Ratusan tenaga kesehatan, termasuk dokter, resah. Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang dijanjikan tak kunjung dibayarkan sesuai dasar hukum. ‎ ‎”Sudah berbulan-bulan kami menunggu kepastian. Kami bekerja penuh, tapi hak kami dipangkas,” kata dr. Putri, salah satu CPNS jabatan fungsional. ‎ ‎Mereka, para […]

  • Sinergi UMKM dan Swalayan di Berau, Solusi Pendistribusian Bahan Pokok yang Efektif

    Sinergi UMKM dan Swalayan di Berau, Solusi Pendistribusian Bahan Pokok yang Efektif

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), menggelar acara Diseminasi Toko Swalayan, Waralaba Nasional, dan UMKM di Kabupaten Berau pada Rabu, 6 November 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pola kerja sama dalam pendistribusian barang pokok dengan melibatkan berbagai pelaku usaha, mulai dari swalayan hingga UMKM. Dalam sambutannya, Kepala […]

  • 611 WBP Akan Mencoblos,  Pastikan Tidak Ada ‘Money Politic’ di Rutan 

    611 WBP Akan Mencoblos,  Pastikan Tidak Ada ‘Money Politic’ di Rutan 

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – H-6 pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Derah (Pilkada), Rutan Tanjung Redeb, tengah mememastikan kesiapan untuk pembentukan TPS Khusus. Sebanyak 611 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) akan memilih Bupati-Wakil Bupati dan Gubernur-Wakil Gunernur di Pilkada tahun ini. Kepala Rutan Tanjung Redeb, Dadang Firmansyah mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum […]

expand_less