Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Miris! Kekerasan Seksual Anak di Berau Didominasi Pelaku Orang Terdekat

Miris! Kekerasan Seksual Anak di Berau Didominasi Pelaku Orang Terdekat

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • visibility 1.028
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Kabupaten Berau dikejutkan oleh laporan enam kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur hanya dalam tiga minggu pertama Januari 2025. Angka ini seolah menjadi alarm bagi masyarakat, menandakan perlunya langkah nyata untuk melindungi generasi muda dari ancaman di sekitarnya.

IPTU Siswanto, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau, menjelaskan bahwa dari enam kasus tersebut, empat ditangani langsung oleh Polres Berau, sementara dua lainnya ditangani oleh Polsek setempat. “Semua tersangka telah ditangkap dan saat ini sedang menjalani proses hukum,” ungkapnya. Namun, lebih dari sekadar angka, fakta di balik kasus-kasus ini menggugah rasa prihatin yang mendalam.

Dari enam kasus yang terjadi, dua di antaranya melibatkan orang-orang terdekat korban, yakni ayah tiri dan kekasih. Hubungan yang seharusnya membawa rasa aman justru berujung menjadi sumber trauma mendalam. “Mirisnya, banyak pelaku justru berasal dari keluarga korban sendiri. Yang seharusnya melindungi malah menjadi predator,” tutur IPTU Siswanto dengan nada penuh keprihatinan.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar, bagaimana peran keluarga dan lingkungan dalam melindungi anak-anak? Siswanto menekankan pentingnya edukasi dari keluarga untuk mencegah peristiwa serupa terulang. “Orangtua harus lebih aktif memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang bahaya pergaulan bebas dan risiko kekerasan seksual,” tambahnya.

Namun, tanggung jawab ini tidak hanya berada di pundak keluarga. Siswanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak. Lingkungan yang mendukung, pengawasan yang lebih ketat, dan edukasi menyeluruh dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan masa depan yang lebih aman bagi generasi penerus.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pihak kepolisian atau pemerintah. Semua pihak harus terlibat demi masa depan anak-anak yang lebih baik,” pungkas Siswanto.

Kekerasan seksual terhadap anak bukan sekadar persoalan hukum, melainkan juga tanggung jawab moral bersama. Peristiwa di Berau menjadi pengingat keras bahwa perlindungan terhadap anak adalah investasi terbesar bagi masa depan bangsa. (Mar)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampung Sukan Tengah Berau Masuk 5 Besar Desa Digital Kaltim

    Kampung Sukan Tengah Berau Masuk 5 Besar Desa Digital Kaltim

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 775
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur kembali menggelar lomba desa digital 2024. Satu kampung di Kabupaten Berau, yakni Kampung Sukan Tengah Kecamatan Sambaliung, masuk dalam nominasi. Lomba desa digital menjadi kegiatan rutin yang dilakukan guna mendukung penerapan teknologi informasi dan komunikasi di desa atau kampung, dalam pelayanan publik […]

  • Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

    Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dua kampung di Kabupaten Berau telah melalui verifikasi lapangan, karena masuk sebagai nominasi 10 besar Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum Sanitasi (KP SPAMS) se-Kalimantan Timur. Dua kampung itu adalah Kampung Inaran Kecamatan Sambaliung dan Kampung Harapan Maju Kecamatan Tabalar. Verifikasi telah dilakukan sejak akhir Juni 2024 lalu oleh tim yang […]

  • Belum Ada Lonjakan Penumpang, Tapi Rute Maratua Paling Diburu Wisatawan

    Belum Ada Lonjakan Penumpang, Tapi Rute Maratua Paling Diburu Wisatawan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Aktivitas penumpang di Dermaga Wisata Sanggam Tanjung Redeb masih terpantau normal menjelang masa libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026. Lonjakan penumpang yang biasanya terjadi pada periode libur panjang belum terlihat di dermaga tersebut. Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Berau, Saiful, mengatakan peningkatan jumlah penumpang umumnya baru terjadi mendekati puncak hari libur. “Kalau […]

  • ‎Dokter Berau Ancam Lepas Status, Protes TPP Tak Sesuai Aturan

    ‎Dokter Berau Ancam Lepas Status, Protes TPP Tak Sesuai Aturan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Aroma ketidakadilan tercium dari rumah sakit daerah di Kabupaten Berau. Ratusan tenaga kesehatan, termasuk dokter, resah. Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang dijanjikan tak kunjung dibayarkan sesuai dasar hukum. ‎ ‎”Sudah berbulan-bulan kami menunggu kepastian. Kami bekerja penuh, tapi hak kami dipangkas,” kata dr. Putri, salah satu CPNS jabatan fungsional. ‎ ‎Mereka, para […]

  • Keterbatasan Alat, Perawatan PJU di Berau Terkendala

    Keterbatasan Alat, Perawatan PJU di Berau Terkendala

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 645
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Masih banyaknya penerangan jalan umum (PJU) yang mati di Kabupaten Berau, membuat masyarakat mempertanyakan keberadaan Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai OPD yang menangani hal ini. Ditemui beberapa waktu lalu, Kabid Penerangan Jalan Umum Dishub Berau menyatakan jika bukan semuanya menjadi tanggung jawab Dishub Berau. “Jadi ada beberapa titik yang memang PJU nya merupakan […]

  • Kurangnya Dukungan Dana untuk MTQ Berau Disorot DPRD

    Kurangnya Dukungan Dana untuk MTQ Berau Disorot DPRD

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    BERAU – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Berau, H. Sumadi, menyampaikan keprihatinannya atas minimnya dukungan dari sejumlah kalangan terhadap pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 di daerah tersebut. Ia menyoroti khususnya lemahnya kontribusi dalam aspek pendanaan yang dinilainya cukup memprihatinkan. Dalam keterangannya kepada media, Sumadi mengungkapkan bahwa masih banyak proposal permohonan bantuan yang tidak mendapatkan […]

expand_less