Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » DPRD Berau Ultimatum Kepala Kampung: Jangan Main-Main dengan Uang Rakyat

DPRD Berau Ultimatum Kepala Kampung: Jangan Main-Main dengan Uang Rakyat

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
  • visibility 188
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjung Redeb – Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, melayangkan peringatan keras kepada seluruh kepala kampung di wilayah Bumi Batiwakkal terkait pengelolaan Alokasi Dana Kampung (ADK). Ia menegaskan, penggunaan dana publik harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Jangan main-main dengan uang rakyat! Gunakan ADK sesuai peruntukannya,” kata Dedy tegas saat ditemui di ruang kerjanya.

Peringatan ini bukan tanpa alasan. Menurut Dedy, pengelolaan dana kampung yang tidak sesuai aturan kerap menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah Berau. Ia mengungkapkan bahwa beberapa kasus penyimpangan dalam penggunaan ADK pernah terjadi, dan berdampak langsung pada kerugian negara maupun terhambatnya pembangunan kampung.

“Sudah beberapa kali terjadi kasus seperti ini di Berau. Dan itu jelas menimbulkan kerugian, baik bagi negara maupun masyarakat kampung,” ujarnya.

Dedy menegaskan bahwa DPRD akan bertindak tegas apabila ditemukan indikasi pelanggaran dalam pengelolaan dana kampung. Ia juga tidak segan melibatkan aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti setiap laporan atau temuan yang mengarah pada penyalahgunaan anggaran.

Dana kampung, menurut dia, seharusnya menjadi motor penggerak pembangunan pedesaan. Karena itu, integritas kepala kampung menjadi faktor kunci agar dana yang dikucurkan pemerintah benar-benar mampu menjawab kebutuhan warga.

“Kita ingin pembangunan kampung berjalan maksimal. Tapi itu hanya bisa tercapai kalau kepala kampung bekerja jujur dan profesional,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Lebih lanjut, Dedy meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau untuk meningkatkan peran dalam melakukan pembinaan teknis serta pengawasan terhadap pengelolaan ADK di tingkat kampung. Menurutnya, pelatihan dan pendampingan yang intensif sangat diperlukan agar para kepala kampung dan aparaturnya tidak keliru dalam menyusun maupun merealisasikan anggaran.

“DPMK harus aktif. Jangan hanya saat pencairan, tapi juga harus terlibat dalam setiap tahapan pengelolaan,” katanya.

Tak hanya kepada pemerintah, Dedy juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi jalannya pembangunan di lingkungan masing-masing. Ia menekankan pentingnya partisipasi publik untuk menciptakan pemerintahan kampung yang bersih dan bertanggung jawab.

“Transparansi dan partisipasi masyarakat sangat penting. Kalau ada yang mencurigakan, jangan takut untuk melapor,” ujarnya.

Melalui pernyataan ini, DPRD Berau berharap kepala kampung bisa lebih berhati-hati dan disiplin dalam mengelola dana publik. Dedy menekankan bahwa pengelolaan ADK bukan hanya soal administrasi, tapi juga soal amanah dan kepercayaan rakyat.

“Kalau dana kampung dikelola dengan benar, hasilnya akan sangat dirasakan masyarakat. Tapi kalau diselewengkan, itu sama saja mengkhianati rakyat sendiri,” pungkasnya. (**adv*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Berau Tunggu Instruksi Pusat Soal Program Nikah Massal Nasional

    Kemenag Berau Tunggu Instruksi Pusat Soal Program Nikah Massal Nasional

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 671
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Rencana Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menggelar program nikah massal secara nasional tengah menyita perhatian publik. Program ini dirancang setelah kegiatan serupa sebelumnya mencatat antusiasme tinggi, dengan seratus pasangan mengikuti prosesi pernikahan bersama. Yang membuat program ini mencuri perhatian, seluruh biaya pernikahan akan ditanggung pemerintah. Mulai dari administrasi, rias pengantin, mas kawin, […]

  • KSOP Periksa Kapal dan Manajemen Usai Insiden Maut di Semayang Balikpapan

    KSOP Periksa Kapal dan Manajemen Usai Insiden Maut di Semayang Balikpapan

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Samarinda — Rentetan kecelakaan maut di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, dalam dua hari berturut-turut, memicu penyelidikan menyeluruh oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan. Otoritas pelabuhan memastikan pemeriksaan tidak hanya berhenti pada aspek teknis kapal, tetapi menembus hingga sistem manajemen perusahaan pelayaran. Dua insiden tersebut menewaskan empat orang. Pada Selasa pagi, 27 Januari […]

  • ‎Tak Hanya Bergizi, Program MBG Didorong Perkuat Pangan Lokal Berau

    ‎Tak Hanya Bergizi, Program MBG Didorong Perkuat Pangan Lokal Berau

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 893
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Program Makan Gizi Gratis (MBG) harus menjadi sarana memperkuat ketahanan pangan lokal dan fokus pada pemenuhan gizi terhadap anak didik. ‎Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan langkah agar hasil laut dan pertanian unggulan Berau dapat digunakan sebagai bahan utama dalam menu MBG. ‎Produksi ikan tongkol dan tuna kita […]

  • Pemanfaatan Lahan Menganggur: Kemandirian Pangan Berau Harus Dimulai dari Produksi Sendiri

    Pemanfaatan Lahan Menganggur: Kemandirian Pangan Berau Harus Dimulai dari Produksi Sendiri

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 617
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, kembali menyoroti pentingnya memaksimalkan pemanfaatan lahan menganggur sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan daerah. Ia menilai potensi pertanian di Berau masih jauh dari optimal, sehingga pemerintah perlu menjadikannya agenda prioritas. Menurut Sumadi, banyak lahan yang sesungguhnya layak dikelola untuk pertanian, namun hingga kini belum digarap secara serius. […]

  • Gemilang di Hubspace 2024, Ferdinan Nurdin Persembahkan Prestasi untuk Kalimarau

    Gemilang di Hubspace 2024, Ferdinan Nurdin Persembahkan Prestasi untuk Kalimarau

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin, turut menghadiri ajang bergengsi Hubspace 2024 yang digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, pada Jumat (6/9/2024) lalu. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf […]

  • Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

    Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jakarta – Setiap tahun, Bumi mengalami momen ketika jaraknya dari Matahari berada pada titik paling jauh. Fenomena astronomi ini dikenal dengan sebutan “Aphelion.” Pada tahun 2025, Aphelion diperkirakan terjadi pada bulan Juli dan kembali menjadi sorotan banyak orang. Tak sedikit yang mengaitkannya dengan perubahan cuaca yang terasa lebih dingin atau dampak lain bagi kehidupan di […]

expand_less