Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » CFD Bukan Hanya Olahraga, Tapi Juga Ruang Interaksi Sosial dan Ekonomi Kreatif

CFD Bukan Hanya Olahraga, Tapi Juga Ruang Interaksi Sosial dan Ekonomi Kreatif

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
  • visibility 682
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan car free day (CFD) di Tepian Ahmad Yani, Tanjung Redeb, terus meningkat. Namun, membludaknya peserta dan padatnya pelaku UMKM yang berjualan di area tersebut dinilai mulai mengganggu esensi utama CFD sebagai ruang publik untuk aktivitas olahraga dan rekreasi.

Menanggapi kondisi tersebut, anggota DPRD Berau, Ratna Kalelembang, mengusulkan agar pemerintah daerah mulai mempertimbangkan penambahan atau pembukaan lokasi alternatif untuk pelaksanaan CFD, guna mengurai kepadatan dan memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat.

“CFD sejatinya adalah ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas, terutama olahraga. Tapi yang terjadi sekarang, justru terlalu padat. UMKM berdempetan, pengunjung berdesakan. Ini sudah waktunya pemerintah mencari opsi tambahan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ratna menyebutkan, salah satu lokasi yang dinilai cukup strategis sebagai alternatif CFD adalah kawasan simpang empat lampu merah di dekat Kantor Bupati Berau dan Taman Cendana. Menurutnya, area tersebut tidak hanya luas dan berada di tengah kota, tetapi juga memiliki akses yang baik bagi masyarakat dari berbagai penjuru.

“Kami sangat mendukung jika pemerintah membuka opsi kedua CFD di sana. Lokasinya representatif, teduh, dan bisa menjadi ruang publik yang inklusif bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa dengan adanya titik CFD tambahan, masyarakat tidak hanya mendapatkan ruang yang lebih luas untuk olahraga, tetapi juga peluang lebih besar untuk berekspresi dan berkegiatan sosial, mulai dari pertunjukan seni, diskusi komunitas, hingga sekadar bersantai menikmati udara pagi.

“CFD bukan hanya tentang lari pagi atau senam, tapi juga tentang interaksi sosial, ruang ekspresi publik, bahkan pemberdayaan ekonomi kreatif. Kalau ruangnya makin luas, maka kreativitas masyarakat juga makin berkembang,” jelas Ratna.

Lebih dari itu, ia menyoroti pentingnya pemerataan akses terhadap ruang publik. Menurutnya, tidak semua warga bisa menjangkau kawasan Tepian Segah setiap Minggu pagi. Sementara lokasi seperti Taman Cendana lebih dekat dan mudah diakses oleh warga yang tinggal di kawasan tengah kota dan sekitarnya.

“Kalau hanya satu titik, maka warga dari lokasi yang jauh akan sulit berpartisipasi. Dengan dua titik CFD, pemerintah memberikan keadilan ruang dan kesempatan bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

Usulan ini diharapkan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, sebagai bentuk respons terhadap dinamika sosial masyarakat yang semakin aktif dan membutuhkan ruang publik yang memadai.(*yf/adv/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Emas untuk Berau: Percasi Berau Raih Peringkat Ketiga di Kejurda Catur Kaltim 2024

    Dua Emas untuk Berau: Percasi Berau Raih Peringkat Ketiga di Kejurda Catur Kaltim 2024

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.807
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb — Tim Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Berau berhasil menutup Kejuaraan Open Turnamen Catur Junior Piala Gubernur Kaltim 2024 dan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur Junior Kaltim 2024 dengan hasil yang membanggakan. Berau keluar sebagai peringkat ketiga se-Kaltim, setelah meraih total 2 medali emas, 6 medali perak, dan 2 medali perunggu. Hasil ini […]

  • Ketika Leluhur Menuntun Alam: Manugal Dayak Merabu Pikat Wisatawan

    Ketika Leluhur Menuntun Alam: Manugal Dayak Merabu Pikat Wisatawan

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di balik pesona karst dan danau-danau cantik di Kampung Merabu, terdapat satu tradisi yang hingga kini tetap dijaga dan menjadi identitas budaya masyarakat Dayak Lebo: Manugal. Tradisi ini bukan sekadar cara bertani, tetapi juga menjadi atraksi budaya yang menarik minat wisatawan untuk melihat langsung kearifan lokal yang terus diwariskan lintas generasi. Manugal […]

  • Dedy Okto Dorong Pemda Sediakan Lahan Parkir Resmi: Parkir Liar Tak Akan Selesai Jika Akar Masalah Tak Disentuh

    Dedy Okto Dorong Pemda Sediakan Lahan Parkir Resmi: Parkir Liar Tak Akan Selesai Jika Akar Masalah Tak Disentuh

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti maraknya parkir liar di badan jalan yang semakin mengganggu ketertiban serta mengurangi estetika kota, khususnya di wilayah perkotaan Tanjung Redeb. Ia menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari minimnya fasilitas parkir resmi yang tersedia saat ini. Menurut Dedy, beberapa ruas jalan di Tanjung Redeb, termasuk Jalan […]

  • Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Banyak lampu jalan yang tidak berfungsi atau belum terpasang di sejumlah titik strategis, sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki dan menambah fasilitas penerangan di kawasan […]

  • Minim Pembinaan, DPRD Berau Khawatir Generasi Muda Enggan Jadi Petani

    Minim Pembinaan, DPRD Berau Khawatir Generasi Muda Enggan Jadi Petani

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Sakirman, menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanian sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan para petani. Ia menegaskan bahwa selama ini petani masih sangat bergantung pada metode pertanian konvensional tanpa didukung peningkatan kapasitas diri. “Petani kita masih sangat bergantung pada hasil pertanian tanpa […]

  • KPU Berau Sortir Surat Suara Lebih dan Rusak Demi Kelancaran Pilkada 2024

    KPU Berau Sortir Surat Suara Lebih dan Rusak Demi Kelancaran Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 366
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau tengah melaksanakan proses pelipatan dan pensortiran surat suara untuk memastikan validitas surat suara dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Ketua KPU Berau, Budi Harianto, mengungkapkan bahwa dalam proses tersebut ditemukan beberapa lembar surat suara dengan kesalahan lipat, yang diakui sebagai murni akibat human error. “Kesalahan ini telah […]

expand_less