Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » SPBN Tak Cukup, Warga Maratua Hanya Nikmati BBM Dua Hari

SPBN Tak Cukup, Warga Maratua Hanya Nikmati BBM Dua Hari

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MARATUA – Kekurangan bahan bakar minyak (BBM) kini menjadi ancaman nyata bagi kehidupan masyarakat di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pulau yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata di Bumi Batiwakkal ini kini menghadapi persoalan serius terkait distribusi energi yang tak kunjung stabil.

Terletak sekitar tiga jam perjalanan menggunakan speedboat dari Kota Tanjung Redeb, Maratua dihuni lebih dari seribu kepala keluarga. Sebagian besar dari mereka menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan pariwisata. Namun, akses BBM yang terbatas membuat aktivitas ekonomi mereka terhambat.

“Kami memang sudah memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), tapi kapasitasnya jauh dari cukup. Bahkan, kebutuhan nelayan saja tidak terpenuhi, apalagi masyarakat umum,” kata Camat Maratua, Ariyanto, saat ditemui pekan lalu.

Ia menyebut, BBM yang didistribusikan ke Maratua saat ini hanya mampu mencukupi kebutuhan selama dua hari. Setelah itu, warga harus menunggu pengiriman berikutnya—yang seringkali tak menentu. Kondisi ini membuat roda ekonomi di pulau tersebut berjalan terseok-seok.

Minimnya pasokan ini tidak hanya mengganggu nelayan yang membutuhkan BBM untuk melaut, tetapi juga berdampak pada pelaku usaha pariwisata yang menggantungkan operasionalnya pada ketersediaan energi.

“Kami sudah mengajukan pembangunan dua unit SPBU tambahan. Satu diusulkan melayani Kampung Payung-Payung dan Kampung Bohe Silian, dan satu lagi di Kampung Teluk Harapan serta Kampung Teluk Alulu,” ujar Ariyanto.

Namun, upaya tersebut masih terganjal oleh aturan teknis yang hanya memperbolehkan satu SPBU dalam satu kecamatan. Hal ini menjadi hambatan tersendiri, mengingat cakupan wilayah Maratua yang cukup luas dan kebutuhan BBM yang tinggi.

Ariyanto berharap ada fleksibilitas kebijakan agar distribusi BBM di wilayah kepulauan seperti Maratua bisa lebih merata. Ia juga menekankan pentingnya penambahan kuota BBM yang dikirim ke wilayahnya agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi setidaknya untuk 10 hingga 15 hari.

“Kalau begini terus, bukan hanya ekonomi yang terganggu, tetapi juga kepercayaan wisatawan bisa menurun. Ini pulau strategis, tapi pasokan energinya masih sangat terbatas,” ujarnya.

Sebagai salah satu ikon pariwisata Kalimantan Timur, Maratua menyimpan potensi besar. Namun, tanpa dukungan infrastruktur dasar seperti BBM yang memadai, potensi itu terancam tidak berkembang secara optimal. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan segera merespons kebutuhan mendesak ini agar denyut nadi kehidupan dan ekonomi masyarakat Maratua tak makin melemah. (Lit)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Berau Wajibkan Penjamah Makanan Ikut Pelatihan Khusus

    Dinkes Berau Wajibkan Penjamah Makanan Ikut Pelatihan Khusus

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memperketat pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah insiden keracunan yang menimpa sejumlah siswa. Dua instansi, yakni Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pangan, kini mengambil langkah tegas dengan menekankan standar ketat bagi penyedia makanan. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, menuturkan setiap Satuan Penyedia Program Gizi (SPPG) diwajibkan […]

  • Dorong Anak Muda Pesisir Garap Industri Rotan Kerajinan Lokal Dinilai Berpeluang Menjadi Sumber Ekonomi Baru Kampung

    Dorong Anak Muda Pesisir Garap Industri Rotan Kerajinan Lokal Dinilai Berpeluang Menjadi Sumber Ekonomi Baru Kampung

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Industri rotan di kawasan pesisir Berau mulai menunjukkan arah pertumbuhan positif. Melihat peluang tersebut, Anggota DPRD Berau, Frans Lewi, mengajak generasi muda pesisir untuk tidak hanya terpaku pada sektor tambang dan sawit, tetapi mulai melirik usaha kerajinan rotan yang kini memiliki prospek pasar lebih luas. Dorongan itu ia sampaikan setelah meninjau pelatihan […]

  • Distribusi Logistik Pilkada Dimulai H-3 Pencoblosan

    Distribusi Logistik Pilkada Dimulai H-3 Pencoblosan

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 197
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau memastikan kesiapan mereka untuk mendistribusikan logistik Pilkada Serentak tahun 2024 yang akan digelar pada 27 November mendatang. Proses distribusi logistik akan dimulai pada H-3 atau tiga hari sebelum hari pencoblosan, dengan prioritas utama kepada wilayah-wilayah pedalaman dan kecamatan yang paling terpencil. Ketua KPU Berau, Budi Harianto menjelaskan bahwa […]

  • Pasang Tertinggi Diprediksi 7 Desember, BMKG Ingatkan Warga Pesisir Berau Waspada Banjir Rob

    Pasang Tertinggi Diprediksi 7 Desember, BMKG Ingatkan Warga Pesisir Berau Waspada Banjir Rob

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 670
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan merilis prakiraan pasang surut (pasut) untuk wilayah Muara Sungai Berau periode 1–10 Desember 2025. Berdasarkan data hidro-oseanografi, puncak pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada 7 Desember 2025 pukul 21.00 Wita dengan ketinggian mencapai 2,9 meter. Sementara […]

  • Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 704
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Keluhan masyarakat terkait kesulitan mengangkut tabung LPG 5,5 kilogram (kg) yang dinilai terlalu berat, khususnya bagi pedagang keliling yang menggunakan kendaraan roda dua, akhirnya mendapatkan perhatian. Untuk mengatasi masalah ini, Pertamina kini telah menyiapkan tabung gas LPG 3 kg non-subsidi yang lebih ringan dan praktis. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan, […]

  • Nelayan Pulau Derawan Hilang Saat Melaut, Perahu Ditemukan Hanyut Tanpa Awak

    Nelayan Pulau Derawan Hilang Saat Melaut, Perahu Ditemukan Hanyut Tanpa Awak

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.013
    • 0Komentar

    Derawan — Seorang nelayan asal Kampung Pulau Derawan, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, dilaporkan hilang saat melaut di perairan sekitar Karang Masimbung, Senin, 28 Juli 2025. Korban bernama Arifin, 69 tahun, hanya meninggalkan perahunya yang ditemukan dalam kondisi kosong dan hanyut terbawa arus. Laporan pertama diterima sekitar pukul 17.30 WITA. Ketua RT 01 Pulau Derawan, […]

expand_less