Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » SPBN Tak Cukup, Warga Maratua Hanya Nikmati BBM Dua Hari

SPBN Tak Cukup, Warga Maratua Hanya Nikmati BBM Dua Hari

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • visibility 358
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

MARATUA – Kekurangan bahan bakar minyak (BBM) kini menjadi ancaman nyata bagi kehidupan masyarakat di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pulau yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata di Bumi Batiwakkal ini kini menghadapi persoalan serius terkait distribusi energi yang tak kunjung stabil.

Terletak sekitar tiga jam perjalanan menggunakan speedboat dari Kota Tanjung Redeb, Maratua dihuni lebih dari seribu kepala keluarga. Sebagian besar dari mereka menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan pariwisata. Namun, akses BBM yang terbatas membuat aktivitas ekonomi mereka terhambat.

“Kami memang sudah memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), tapi kapasitasnya jauh dari cukup. Bahkan, kebutuhan nelayan saja tidak terpenuhi, apalagi masyarakat umum,” kata Camat Maratua, Ariyanto, saat ditemui pekan lalu.

Ia menyebut, BBM yang didistribusikan ke Maratua saat ini hanya mampu mencukupi kebutuhan selama dua hari. Setelah itu, warga harus menunggu pengiriman berikutnya—yang seringkali tak menentu. Kondisi ini membuat roda ekonomi di pulau tersebut berjalan terseok-seok.

Minimnya pasokan ini tidak hanya mengganggu nelayan yang membutuhkan BBM untuk melaut, tetapi juga berdampak pada pelaku usaha pariwisata yang menggantungkan operasionalnya pada ketersediaan energi.

“Kami sudah mengajukan pembangunan dua unit SPBU tambahan. Satu diusulkan melayani Kampung Payung-Payung dan Kampung Bohe Silian, dan satu lagi di Kampung Teluk Harapan serta Kampung Teluk Alulu,” ujar Ariyanto.

Namun, upaya tersebut masih terganjal oleh aturan teknis yang hanya memperbolehkan satu SPBU dalam satu kecamatan. Hal ini menjadi hambatan tersendiri, mengingat cakupan wilayah Maratua yang cukup luas dan kebutuhan BBM yang tinggi.

Ariyanto berharap ada fleksibilitas kebijakan agar distribusi BBM di wilayah kepulauan seperti Maratua bisa lebih merata. Ia juga menekankan pentingnya penambahan kuota BBM yang dikirim ke wilayahnya agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi setidaknya untuk 10 hingga 15 hari.

“Kalau begini terus, bukan hanya ekonomi yang terganggu, tetapi juga kepercayaan wisatawan bisa menurun. Ini pulau strategis, tapi pasokan energinya masih sangat terbatas,” ujarnya.

Sebagai salah satu ikon pariwisata Kalimantan Timur, Maratua menyimpan potensi besar. Namun, tanpa dukungan infrastruktur dasar seperti BBM yang memadai, potensi itu terancam tidak berkembang secara optimal. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan segera merespons kebutuhan mendesak ini agar denyut nadi kehidupan dan ekonomi masyarakat Maratua tak makin melemah. (Lit)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Catatan ke Digital, Berau Ubah Cara Tangani Pelanggaran ASN

    Dari Catatan ke Digital, Berau Ubah Cara Tangani Pelanggaran ASN

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.492
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau meluncurkan langkah baru untuk memperkuat tata kelola birokrasi. Melalui aplikasi Integrated Discipline, penyelesaian pelanggaran disiplin aparatur sipil negara (ASN) kini diharapkan bisa dilakukan lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Langkah itu disampaikan dalam Sosialisasi Pembinaan Disiplin ASN dan Penggunaan Aplikasi Integrated Discipline, yang digelar di Tanjung Redeb, Rabu, 3 September […]

  • Berau Siap Punya Sirkuit Permanen, Target Mulai Dibangun 2027

    Berau Siap Punya Sirkuit Permanen, Target Mulai Dibangun 2027

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.921
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau tengah mengkaji rencana pembangunan sirkuit balap motor permanen pertama yang ada di Berau. Proyek dengan luas lahan sekitar 12 hektare itu ditargetkan dibangun pada tahun 2027 dengan dua lokasi alternatif. Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah, mengungkapkan bahwa ada dua lahan yang masih dalam pembahasan teknis, yakni wilayah […]

  • Sri Juniarsih Umumkan Kenaikan Santunan Kematian dari Rp2 Juta menjadi Rp4 Juta

    Sri Juniarsih Umumkan Kenaikan Santunan Kematian dari Rp2 Juta menjadi Rp4 Juta

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – BPJS Ketenagakerjaan memperluas cakupan jaminan sosial untuk masyarakat kurang mampu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja rentan. Selama 12 bulan ke depan, BPJS Ketenagakerjaan akan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian dari tanggung jawab sosialnya kepada komunitas pekerja. Sri Juniarsih, Bupati Berau, menegaskan bahwa program jaminan sosial ini bertujuan untuk mencegah […]

  • Menata Masa Depan Teluk Bayur: Usulan Pembangunan Dibahas di Musrenbang

    Menata Masa Depan Teluk Bayur: Usulan Pembangunan Dibahas di Musrenbang

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 631
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Berau 2025 kembali digelar di Kecamatan Teluk Bayur, Selasa (11/2/2025). Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lurah, kepala kampung, serta perwakilan masyarakat, untuk merumuskan prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan di daerah tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad […]

  • Kenyang Tanpa Nasi? Festival Ini Punya Menu Ajaib untuk Otak Anak Cerdas!

    Kenyang Tanpa Nasi? Festival Ini Punya Menu Ajaib untuk Otak Anak Cerdas!

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Bupati Berau, Sri Juniarsih, membuka Festival Pangan Lokal Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten Berau tahun 2024 pada Selasa (16/7/2024) di ruang RPJPD Baplitbang. Dalam sambutannya, Sri Juniarsih berharap festival ini dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan menu B2SA dalam keseharian. “Kenyang tidak harus dengan nasi. Menu B2SA yang […]

  • Meningkatnya Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Jadi Sorotan DPRD Berau

    Meningkatnya Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Jadi Sorotan DPRD Berau

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak yang belakangan ini terjadi di Kabupaten Berau. Ia menyatakan keprihatinan mendalam dan menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Dedy menilai bahwa meningkatnya laporan kasus serupa bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menunjukkan perlunya penguatan […]

expand_less