Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Adipura 2025 Dorong Kota Ramah Lingkungan, Sri Juniarsih Siapkan Strategi

Adipura 2025 Dorong Kota Ramah Lingkungan, Sri Juniarsih Siapkan Strategi

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 502
  • print Cetak

Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menggulirkan program penghargaan Adipura dengan pendekatan baru. Tahun ini, aspek pengelolaan sampah menjadi indikator utama dalam penilaian. Hal itu ditegaskan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam Pertemuan Kebijakan dan Pelaksanaan Program Adipura 2025 yang berlangsung di Grand Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta, Senin, 4 Agustus 2025.

Dalam forum nasional yang dihadiri para kepala daerah dari seluruh Indonesia itu, Menteri Hanif menjelaskan bahwa pengelolaan sampah kini menjadi prioritas nasional. “Kita ingin memastikan bahwa sampah tertangani dari hulu hingga hilir, sehingga hanya residu yang masuk ke tempat pembuangan akhir,” kata Hanif. Ia menyebut, target nasional yang tertuang dalam RPJMN adalah pengelolaan 100 persen sampah pada 2029, melalui sistem yang ramah lingkungan dan berbasis teknologi.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau, Mustakim Suharjana. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya Kabupaten Berau dalam memperkuat kesiapan menghadapi penilaian Adipura 2025 yang mengusung tema Menuju 100 Persen Pengelolaan Sampah 2029.

“Penilaian Adipura tahun ini bukan semata tentang kebersihan visual, tetapi sejauh mana daerah mampu membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Hanif.

Ia merinci, penilaian Adipura akan berbasis pada tiga pilar utama: 20 persen berasal dari kebijakan dan alokasi anggaran pengelolaan sampah, 30 persen dari ketersediaan sumber daya manusia dan fasilitas, serta 50 persen dari efektivitas pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. Pemerintah daerah juga wajib memastikan tidak ada tempat pembuangan sampah ilegal dan telah memiliki tempat pembuangan akhir (TPA) dengan sistem controlled landfill.

Hanif menambahkan, penghargaan Adipura terdiri dari empat tingkatan: Adipura Kencana, Adipura, Sertifikat Adipura, dan predikat Kota Kotor bagi daerah yang belum memenuhi standar.

Menanggapi arah kebijakan baru ini, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah. Menurutnya, upaya tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, melainkan memerlukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Ini bukan soal Adipura semata. Mengatasi persoalan sampah adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Sri Juniarsih usai mengikuti pertemuan. Ia menekankan pentingnya edukasi masyarakat untuk mulai memilah dan mengolah sampah dari sumbernya, yaitu rumah tangga. “Kalau dari rumah sudah terpilah, maka hanya residu yang akan masuk ke TPA,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Berau, kata Sri Juniarsih, juga terus mengalokasikan anggaran guna meningkatkan fasilitas pengelolaan sampah, termasuk memperluas jaringan bank sampah hingga ke tingkat RT dan RW. Selain itu, pihaknya mendorong sinergi antara perangkat daerah, komunitas lingkungan, dan masyarakat sipil agar sistem pengelolaan sampah berjalan menyeluruh dari hulu hingga hilir.

“Berau ingin menjadi daerah yang bersih, sehat, dan layak huni. Itu komitmen kami. Kami serius dalam membangun sistem, bukan sekadar mengejar penghargaan,” ujar Sri Juniarsih Mas. (Yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG Berau Peringatkan Warga Waspadai Hujan Lebat dan Potensi Banjir di Sejumlah Wilayah

    BMKG Berau Peringatkan Warga Waspadai Hujan Lebat dan Potensi Banjir di Sejumlah Wilayah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.102
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Berau menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir, genangan air, hingga tanah longsor di beberapa wilayah. ‎Imbauan ini disampaikan menyusul curah hujan ekstrem yang melanda sejak kamis malam hingga jumat (24/10). Kepala BMKG Beray, Ade Heryadi, menjelaskan hujan dengan […]

  • Makdendang 2026: Kolaborasi Musik, UMKM, dan Tradisi Pesisir di Jantung Tanjung Redeb

    Makdendang 2026: Kolaborasi Musik, UMKM, dan Tradisi Pesisir di Jantung Tanjung Redeb

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Berau — Event Organizer Matasanggam bersiap menggelar festival bertajuk Makdendang di Tanjung Redeb. Acara ini dirancang tidak hanya sebagai konser musik, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan ekonomi lokal serta ajang pelestarian budaya pesisir Berau. Perwakilan EO Matasanggam, Morten, mengatakan konsep Makdendang menggabungkan hiburan dengan aktivitas ekonomi melalui kehadiran puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah […]

  • Belajar dari Sumatera, DPRD Berau Tekankan Mitigasi Risiko Sebagai Investasi Perlindungan Ekonomi & Masyarakat

    Belajar dari Sumatera, DPRD Berau Tekankan Mitigasi Risiko Sebagai Investasi Perlindungan Ekonomi & Masyarakat

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Cuaca kini tak lagi mudah ditebak. Banjir bandang, longsor, hingga hujan ekstrem datang tanpa meminta izin. Mengamati berbagai bencana yang terjadi di wilayah Sumatera akhir-akhir ini, Ketua Komisi I DPRD Berau Elita Herlina mengingatkan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya kewajiban—melainkan investasi keselamatan dan keberlanjutan pembangunan daerah. Menurut Elita, bencana bukan hanya persoalan alam, […]

  • CFD Bukan Hanya Olahraga, Tapi Juga Ruang Interaksi Sosial dan Ekonomi Kreatif

    CFD Bukan Hanya Olahraga, Tapi Juga Ruang Interaksi Sosial dan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 925
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan car free day (CFD) di Tepian Ahmad Yani, Tanjung Redeb, terus meningkat. Namun, membludaknya peserta dan padatnya pelaku UMKM yang berjualan di area tersebut dinilai mulai mengganggu esensi utama CFD sebagai ruang publik untuk aktivitas olahraga dan rekreasi. Menanggapi kondisi tersebut, anggota DPRD Berau, Ratna Kalelembang, mengusulkan agar […]

  • Dugaan Ketidaksesuaian Izin Pelabuhan PT MSK Disorot, Law Firm Desak Verifikasi Menyeluruh Dokumen dan Koordinat

    Dugaan Ketidaksesuaian Izin Pelabuhan PT MSK Disorot, Law Firm Desak Verifikasi Menyeluruh Dokumen dan Koordinat

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    BERAU – Dugaan ketidaksesuaian data dalam dokumen perizinan operasional pelabuhan milik PT Mitra Samudera Kreasi (MSK) di Muara Pantai, Kabupaten Berau, mendapat sorotan dari kalangan praktisi hukum. Makkareso & Iswandy Law Firm mendesak pemerintah dan instansi terkait segera melakukan verifikasi menyeluruh terhadap seluruh dokumen perizinan perusahaan tersebut. Desakan itu disampaikan menyusul permintaan GM FKPPI Kalimantan […]

  • Minim Fasilitas, TPI Tanjung Batu Tetap Dipacu Sumbang PAD

    Minim Fasilitas, TPI Tanjung Batu Tetap Dipacu Sumbang PAD

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 460
    • 0Komentar

    BERAU — Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Sambaliung terus memutar otak untuk mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari aktivitas perikanan di TPI Tanjung Batu. Upaya tersebut dilakukan meski fasilitas penunjang masih jauh dari kata ideal. Pelaksana Tugas Kepala UPT TPI Sambaliung, Frederik Sibulo, mengatakan kontribusi PAD dari TPI Tanjung Batu telah diatur secara resmi melalui […]

expand_less