Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Dinkes Berau Awasi Pelayanan Dokter Anak Agar Lebih Humanis

Dinkes Berau Awasi Pelayanan Dokter Anak Agar Lebih Humanis

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 1.503
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pelayanan ramah dan humanis kini menjadi sorotan dalam praktik kedokteran anak di Kabupaten Berau. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menekankan pentingnya dokter anak membangun kepercayaan pasien sejak dini, terutama pada rentang usia 0 hingga 6 tahun.

Menurut Sri Juniarsih, perlakuan baik terhadap anak-anak bukan hanya soal etika pelayanan, melainkan juga bagian dari proses penyembuhan. Ia menilai, masih ada praktik kesehatan yang kaku dan menimbulkan rasa takut pada anak saat berobat ke rumah sakit atau puskesmas.

“Anak usia 0 sampai 6 tahun harus diperlakukan seperti raja. Dokter jangan langsung melakukan tindakan medis, tetapi ajak mereka bermain dulu. Jika anak merasa aman, proses pengobatan akan lebih mudah,” ujar Sri Juniarsih, akhir pekan lalu.

Ia menegaskan, pelayanan yang berorientasi pada empati sama pentingnya dengan obat maupun tindakan medis. Menurutnya, sikap ramah-tamah dapat mempercepat pemulihan pasien, sementara pelayanan yang kaku justru berpotensi memperlambat proses kesembuhan.

“Biarpun obatnya bagus, tapi kalau pelayanan dokter tidak ramah, itu bisa menghambat kesembuhan. Jadi kuncinya ada pada pelayanan yang manusiawi,” kata dia.

Bupati mencontohkan pelayanan rumah sakit swasta yang dikenal ramah terhadap pasien, dan berharap standar serupa diterapkan di seluruh fasilitas kesehatan di Berau, baik rumah sakit pemerintah, puskesmas, maupun klinik.

“Semua pasien adalah manusia yang wajib dilayani dengan hati,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas Rumah Sakit, menyatakan pihaknya terus memantau kualitas layanan kesehatan di daerah. Menurut dia, setiap laporan masyarakat terkait pelayanan medis akan ditindaklanjuti dengan penelusuran khusus.

“Kami secara berkala memberikan masukan kepada manajemen rumah sakit. Jika ada keluhan soal pelayanan, kami tidak segan melakukan evaluasi,” ujarnya.

Dorongan agar dokter anak menghadirkan suasana ramah dalam praktik medis dianggap sebagai upaya mengurangi trauma sejak dini sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Berau.(adv/akmal)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Terapkan Skema 80-20, Tambak Udang Windu Ramah Lingkungan di Pegat Betumbuk

    Berau Terapkan Skema 80-20, Tambak Udang Windu Ramah Lingkungan di Pegat Betumbuk

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.210
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara ekonomi dan ekologi. Melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, konsep budidaya udang windu ramah lingkungankini tengah digagas di Kampung Pegat Betumbuk, Kecamatan Pulau Derawan. Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menjelaskan bahwa proyek ini dirancang dengan mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan. Dalam […]

  • Bau Tak Sedap TPA Berau Segera Diatasi dengan ‘Control Landfill’

    Bau Tak Sedap TPA Berau Segera Diatasi dengan ‘Control Landfill’

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 734
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Meski tidak seintens sebelumnya, aroma menyengat dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Jalan Sultan Agung, rupanya masih sering dikeluhkan masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Aroma tidak sedap itu muncul di saat-saat tertentu, seperti musim hujan dan saat pembuangan baru dilakukan. Dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan […]

  • Proyek SUTT Talisayan–Maloy Capai 90%, Ditarget Rampung 2025

    Proyek SUTT Talisayan–Maloy Capai 90%, Ditarget Rampung 2025

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 987
    • 0Komentar

    Balikpapan – Proyek pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) Talisayan–Maloy yang dikerjakan oleh PT PLN (Persero) kini memasuki tahap akhir. Proyek yang menghubungkan Kabupaten Berau dan Kutai Timur itu telah mencapai kemajuan fisik sebesar 90 persen. Meski sempat menghadapi masa libur Idul Adha 1446 Hijriah, PT PLN memastikan pekerjaan tetap berjalan lancar […]

  • Berau Bertambah Usia, Semangat Gotong Royong Jadi Kunci Masa Depan

    Berau Bertambah Usia, Semangat Gotong Royong Jadi Kunci Masa Depan

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 954
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB— Upacara memperingati Hari Jadi ke-72 Kabupaten Berau sekaligus Hari Ulang Tahun ke-215 Kota Tanjung Redeb berlangsung dengan suasana khidmat di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb, Senin (15/9). Acara dipimpin langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang mengusung konsep lebih sederhana mengikuti arahan dari Kementerian Dalam Negeri. Dalam sambutannya, Bupati Sri menekankan bahwa meski […]

  • Kekerasan TNI Masih Berlanjut; Revisi UU TNI Tak Cegah Kekerasan TNI

    Kekerasan TNI Masih Berlanjut; Revisi UU TNI Tak Cegah Kekerasan TNI

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 810
    • 0Komentar

    Beraunews — Pada 17 Maret 2025, seorang prajurit TNI AL Lhokseumawe, Kelasi Dua DI, menembak mati Hasfiani alias Imam, seorang sales mobil yang juga bekerja sebagai perawat di Puskesmas Babah Buloh, Kabupaten Aceh Utara. Di hari yang sama, tiga orang Polisi juga tewas ditembak oleh oknum TNI ketika menggerebek judi sabung ayam di Way Kanan, […]

  • Dana Rp37 Miliar untuk Layanan Warga, Bukan Keuntungan BPJS

    Dana Rp37 Miliar untuk Layanan Warga, Bukan Keuntungan BPJS

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.934
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mengingatkan Badan Penyelenggaraan Jaminan (BPJS) Kesehatan agar tidak menjadikan pelayanan kesehatan sebagai ajang mencari keuntungan. Teguran ini disampaikan Sri Juniarsih Mas, menyusul besarnya dana daerah yang digelontorkan untuk membiayai iuran jaminan kesehatan masyarakat. Pemkab Berau tercatat mengalokasikan lebih dari Rp37,4 miliar untuk menanggung iuran peserta BPJS dari kalangan masyarakat. […]

expand_less