Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Lindungi Ekonomi Warga Pesisir, DPUPR Siapkan Proyek Pengaman Pantai Berbasis Riset di 4 Pulau Wisata

Lindungi Ekonomi Warga Pesisir, DPUPR Siapkan Proyek Pengaman Pantai Berbasis Riset di 4 Pulau Wisata

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 587
  • print Cetak

‎TANJUNG REDEB – Berau menetapkan perlindungan kawasan pesisir sebagai salah satu prioritas pembangunan 2025. Program ini diarahkan bukan hanya untuk menyelamatkan ekosistem pesisir, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pariwisata dan perikanan.

‎Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra Pranata, menyebut empat pulau wisata, yakni Derawan, Maratua, Sambit, dan Balikukup, mengalami abrasi signifikan yang sudah mulai mengancam aktivitas usaha warga dan akses wisatawan.

‎“Jika garis pantai terus mundur, bukan hanya lingkungan yang terdampak. Lapangan usaha masyarakat, homestay, spot diving, dan wilayah perikanan ikut terancam,” ujarnya.

‎Menurut Hendra, pembangunan pengaman pantai harus dipahami sebagai investasi untuk menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir. Ia menegaskan bahwa proyek ini tidak boleh hanya mengejar pembangunan fisik.

‎“Jangan sampai kita membangun pengaman pantai tetapi justru menutup peluang masyarakat untuk tetap bekerja dan berusaha. Pembangunan ini harus menguatkan ekonomi, bukan melemahkannya,” jelasnya.

‎DPUPR memastikan penerapan desain konstruksi mengikuti hasil kajian lingkungan dan ekonomi yang sedang berlangsung.

‎Hal itu sekaligus menjadi pembelajaran dari pengalaman sebelumnya ketika proyek pengaman pantai di Derawan dihentikan karena berpotensi mengganggu habitat penyu serta aktivitas pariwisata.

‎“Kami tidak lagi ingin bekerja terburu-buru. Semua harus terukur, semua keputusan harus berdasarkan data dan hasil kajian,” tegasnya.

‎Ia mengatakan Pemerintah sudah punya izin lengkap, tapi bukan berarti langkah boleh serampangan. Kami akan tetap mengontrol pengerjaan agar tidak mengganggu area bertelur penyu.

‎Untuk menjamin pendekatan konservasi berjalan seimbang dengan kepentingan ekonomi, DPUPR juga menggandeng World Wildlife Fund (WWF) sebagai mitra teknis dalam verifikasi zonasi dan desain.

‎“WWF akan memastikan konstruksi yang dibangun benar-benar ramah terhadap kehidupan biota laut. Jadi bukan hanya kuat secara teknis, tetapi juga aman bagi ekosistem,” ucapnya.

‎Pada 2024, proses kajian pembangunan mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Sementara pengerjaan fisik direncanakan dimulai pada 2025 dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 10–15 miliar.

‎Hendra berharap masyarakat memahami bahwa pembangunan ini merupakan langkah penting bagi masa depan pariwisata Berau.

‎“Pantai adalah aset terbesar masyarakat dan pariwisata. Menjaganya berarti menjaga pendapatan masyarakat, menjaga lapangan kerja, dan memastikan aktivitas wisata tidak berhenti,” tutupnya. (Adv/Akm).

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mundur dari NasDem, Mikael Sengiang Isyaratkan Akan Emban Amanah Strategis

    Mundur dari NasDem, Mikael Sengiang Isyaratkan Akan Emban Amanah Strategis

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    BERAU – Dinamika politik di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian publik setelah Mikael Sengiang mengonfirmasi pengunduran dirinya dari Partai NasDem. Surat pengunduran diri itu disebut telah disampaikan secara resmi sejak 6 Maret 2026. Meski belum membuka secara terang arah politik berikutnya, Mikael memberi sinyal bahwa dirinya telah menerima amanah baru di partai lain. Namun, untuk […]

  • Pemkab Berau Percepat Operasional Pelabuhan Teluk Sulaiman

    Pemkab Berau Percepat Operasional Pelabuhan Teluk Sulaiman

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau saat ini tengah mempercepat proses perizinan serta peningkatan sarana dan prasarana di Pelabuhan Teluk Sulaiman, yang terletak di Kecamatan Biduk-Biduk. Langkah ini diambil agar pelabuhan yang memiliki posisi strategis tersebut dapat segera difungsikan secara resmi dan menghubungkan rute perdagangan laut menuju wilayah Sulawesi dan sekitarnya. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, […]

  • Ketika Leluhur Menuntun Alam: Manugal Dayak Merabu Pikat Wisatawan

    Ketika Leluhur Menuntun Alam: Manugal Dayak Merabu Pikat Wisatawan

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di balik pesona karst dan danau-danau cantik di Kampung Merabu, terdapat satu tradisi yang hingga kini tetap dijaga dan menjadi identitas budaya masyarakat Dayak Lebo: Manugal. Tradisi ini bukan sekadar cara bertani, tetapi juga menjadi atraksi budaya yang menarik minat wisatawan untuk melihat langsung kearifan lokal yang terus diwariskan lintas generasi. Manugal […]

  • Jaksa Nilai Korban Alami Trauma Mendalam, Eks Duta Budaya Berau Dituntut 9 Tahun Penjara

    Jaksa Nilai Korban Alami Trauma Mendalam, Eks Duta Budaya Berau Dituntut 9 Tahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    BERAU – Sidang kasus pencabulan yang menjerat terdakwa AS (25), mantan duta budaya di Kabupaten Berau, memasuki agenda pembacaan tuntutan pada Selasa, 5 Mei 2026. Dalam persidangan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deka Fajar Pranowo menyatakan terdakwa terbukti melakukan perbuatan cabul terhadap anak dan korban lainnya. “Terdakwa terbukti melakukan perbuatan cabul dengan seseorang yang diketahui […]

  • Bapenda Berau: Penjualan Miras Ilegal Tak Bisa Disetor ke PAD

    Bapenda Berau: Penjualan Miras Ilegal Tak Bisa Disetor ke PAD

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    BERAU – Peredaran minuman keras tanpa izin di Kabupaten Berau kembali disorot. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menegaskan, seluruh aktivitas penjualan miras ilegal tidak tercatat sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk yang diduga terjadi di Hotel Palmy. Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie, menjelaskan bahwa lembaganya hanya dapat menarik pajak dari pelaku usaha yang memiliki legalitas […]

  • Soroti Aksi Tak Pantas Pemuda di Jalan Gelap, DPRD Berau Dorong Satpol PP Rutin Patroli

    Soroti Aksi Tak Pantas Pemuda di Jalan Gelap, DPRD Berau Dorong Satpol PP Rutin Patroli

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Wakil Ketua DPRD Berau, Sumadi, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam pelaksanaan Reses III yang digelar pada Rabu (3/12/2025) di rumah dinas jabatannya. Salah satu keluhan utama yang disampaikan warga berkaitan dengan masih maraknya pemuda dan pemudi yang memanfaatkan ruas jalan gelap untuk melakukan tindakan yang dinilai tidak pantas. Warga menyebut, beberapa titik jalan […]

expand_less