Berau Perkuat Daya Tahan Petani Kakao dengan Kebun Percontohan 4 Hektare
- account_circle redaksi Beraunews
- calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
- visibility 234
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Dinas Perkebunan terus mendorong ketahanan komoditas kakao dengan memberikan dukungan langsung kepada petani. Di tengah tekanan harga dan tantangan iklim.
Kadisbun Berau, Lita Handini, menegaskan bahwa pihaknya kini lebih fokus pada peningkatan kemampuan dan kepercayaan petani dalam mengelola kebun.
Ia menambahkan hama, perawatan intensif, hingga ancaman banjir menjadi tantangan tersendiri yangmembuat sebagian investor mengurungkan niat. Namun bagi petani lokal, pemerintah ingin memastikan mereka tetap mampu bertahan.
“Petani adalah fondasi sektor kakao. Ketika mereka kuat, komoditasnya juga akan bertahan meski harga kadang naik turun,” jelas Lita saat ditemui beberapa waktu lalu.
Ia menyebutkan, fluktuasi harga menjadi salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi psikologis petani. Harga kakao yang sempat meroket hingga Rp120 ribu per kilogram kini kembali bergerak di kisaran Rp70 ribu hingga Rp100 ribu. Situasi ini tak jarang membuat petani mempertimbangkan beralih ke komoditas lain.
“Kita terus memberikan pendampingan dan memastikan petani tidak kehilangan arah ketika harga turun,” tambahnya.
Ia mengatakan, sebagai langkah konkret, Pemkab Berau menyiapkan pembangunan kebun percontohan kakao seluas 4 hektare di kawasan Batu-Batu.
”Kebun ini akan menjadi pusat edukasi, pengembangan varietas, sekaligus model budidaya yang bisa ditiru para petan,” katanya.
Menurut Lita, kebun percontohan tersebut diharapkan menjadi bukti nyata bahwa kakao tetap memiliki prospek jangka panjang jika dikelola dengan teknik yang tepat.
“Ini komitmen pemerintah agar petani tidak berjalan sendiri. Kami ingin mereka melihat contoh langsung bagaimana kakao bisa tetap produktif meski dihadapkan tantangan,” pungkasnya.(Adv/Akm)
- Penulis: redaksi Beraunews


Saat ini belum ada komentar