Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Dukung Program MBG, DPRD Minta Pemkab Perkuat Produksi Pangan Daerah dan Peternakan Lokal

Dukung Program MBG, DPRD Minta Pemkab Perkuat Produksi Pangan Daerah dan Peternakan Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
  • visibility 413
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Anggota DPRD Berau, Sri Kumalasari, memberikan perhatian serius terhadap meningkatnya kebutuhan beras di Kabupaten Berau seiring semakin intensifnya aktivitas dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, lonjakan konsumsi beras yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan adanya tekanan besar terhadap stok pangan daerah. Situasi ini menjadi alarm penting karena produksi beras lokal ternyata belum mampu mengimbangi kebutuhan yang terus bertambah.

Sri menjelaskan bahwa hingga kini Berau masih sangat bergantung pada suplai dari luar daerah.

“Selama ini kita masih mengandalkan pasokan dari Surabaya, Sulawesi, dan sejumlah wilayah lain. Ketergantungan seperti ini menandakan bahwa kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri masih jauh dari ideal,” tegasnya.

Ia menilai bahwa kondisi tersebut harus menjadi perhatian pemerintah, terutama dalam konteks jangka panjang.

Lebih jauh, Sri menuturkan bahwa persoalan ini tidak boleh dianggap sekadar masalah teknis pengiriman atau distribusi. Ketidakmampuan daerah dalam mencukupi beras secara mandiri, menurutnya, dapat menghadirkan risiko serius. Bila sewaktu-waktu terjadi gangguan pasokan dari luar, baik karena faktor cuaca, gejolak pasar, atau kendala transportasi, Berau bisa mengalami lonjakan harga atau bahkan kelangkaan beras.

Situasi seperti itu dikhawatirkan berdampak langsung pada stabilitas ekonomi masyarakat, terutama kelompok berpendapatan rendah.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret dan terukur. Sri menekankan perlunya perluasan lahan pertanian produktif sebagai langkah awal memperkuat ketahanan pangan.

Di sisi lain, modernisasi alat dan teknologi pertanian juga dianggap penting untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen petani. Tak kalah penting, ia meminta adanya pendampingan intensif kepada petani agar mereka mampu menerapkan metode budidaya yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Selain fokus pada peningkatan produksi padi, Sri juga menyoroti kebutuhan penguatan subsektor peternakan. Dengan bertambahnya kebutuhan protein hewani untuk mendukung program MBG, sektor peternakan lokal harus mampu berperan lebih besar. Ia menilai bahwa kemandirian pangan hewani sama pentingnya dengan beras, sehingga diperlukan strategi komprehensif untuk memperkuat kedua sektor tersebut.

Menurut Sri, semua langkah ini harus dilakukan secara simultan dan konsisten agar Berau tidak hanya mengejar pemenuhan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi ketahanan pangan yang kuat untuk masa depan. (adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Penggerak Harus Menjadi Motor Penggerak Kemajuan Pendidikan

    Guru Penggerak Harus Menjadi Motor Penggerak Kemajuan Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sebanyak 24 guru penggerak Angkatan 9 Kabupaten Berau resmi dikukuhkan pada Jumat (20/9/2024) di Gedung Balai Mufakat. Acara pengukuhan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang menekankan pentingnya peran guru dalam peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah berhasil melalui […]

  • DPRD Berau Dorong Pemkab Perkuat Mitigasi Bencana

    DPRD Berau Dorong Pemkab Perkuat Mitigasi Bencana

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 232
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Potensi peningkatan curah hujan dalam beberapa waktu mendatang kembali memunculkan kekhawatiran terhadap ancaman banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Berau. Kondisi ini membuat upaya kesiapsiagaan pemerintah daerah menjadi sorotan, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga dalam memperkuat langkah mitigasi sejak dini. Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, menilai bahwa penanganan banjir […]

  • Generasi Muda Enggan Bertani, Produksi Pangan Berau Belum Mandiri

    Generasi Muda Enggan Bertani, Produksi Pangan Berau Belum Mandiri

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    BERAU — Minimnya minat masyarakat untuk bertani menjadi salah satu persoalan yang memengaruhi sektor pertanian di Kabupaten Berau. Kondisi ini berdampak pada produksi pangan daerah yang belum mampu memenuhi kebutuhan secara mandiri. Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Berau, Basri, mengatakan karakteristik petani di Berau berbeda dengan daerah lain seperti Pulau Jawa dan […]

  • Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

    Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 648
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — PLN UP3 Berau kembali berulah. Beberapa hari terakhir warga Berau kembali mendapati ‘surat cinta’ dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu. Surat cinta alias jadwal pemadaman bergilir disebar melalui grup-grup WhatsApp seperti biasa dilakukan PLN sebelum-sebelumnya. Beriringan dengan jadwal pemadaman tersebut, PLN mengemukakan alasan pihaknya yang disebut terpaksa melakukan pemadaman bergilir untuk […]

  • Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

    Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.749
    • 0Komentar

    MARATUA — Upaya penyediaan akses air bersih melalui pembangunan embung berbasis program Corporate Social Responsibility (CSR) di Pulau Maratua rupanya belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat sepenuhnya. ‎Di Kampung Teluk Alulu dan Bohe Silian, warga masih harus mengandalkan air hujan sebagai sumber konsumsi utama dalam kehidupan sehari-hari. ‎Camat Maratua, Ariyanto, mengatakan bahwa fasilitas embung yang dibangun […]

  • Lima Bangunan Usaha di Atas Aset Pemkot Samarinda Diratakan Satpol PP

    Lima Bangunan Usaha di Atas Aset Pemkot Samarinda Diratakan Satpol PP

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Lima bangunan liar yang berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kota Samarinda di Jalan Kapten Soedjono RT 12, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, akhirnya dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda, Selasa, 12 Mei 2026. Penertiban dilakukan setelah berbagai upaya persuasif dan surat peringatan yang dilayangkan pemerintah tak kunjung diindahkan para […]

expand_less