Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Buyung-Buyung Menuju Etalase Ekonomi Biru Dunia: Mangrove Lestari, Udang Organik Bernilai Tinggi

Buyung-Buyung Menuju Etalase Ekonomi Biru Dunia: Mangrove Lestari, Udang Organik Bernilai Tinggi

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB — Pagi itu, perahu kayu membelah perairan yang tenang di Kampung Buyung-Buyung, Tabalar. Di kanan-kiri, hutan mangrove berdiri rapat seperti pagar hijau yang menjaga pesisir dari gelombang dunia luar. Di sinilah, Sabtu (1/11/2025), Duta Besar Republik Seychelles untuk ASEAN Nico Barito menapakkan kaki — bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi menyaksikan masa depan ekonomi biru Berau yang sedang tumbuh.

Didampingi Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Nico menjelajahi Mangrove Buyung Lestari, salah satu kawasan konservasi yang tampil alami, rapi, namun hidup oleh aktivitas masyarakat pesisir. Ia menyebut Berau memiliki peluang besar menjadi contoh praktik ekonomi laut berkelanjutan, sebagaimana Seychelles yang hidup dari laut dan berhasil maju melalui pengelolaan perikanan, ekowisata, dan karbon biru.

“Mangrove bukan hanya habitat, tapi sumber ekonomi. Karbonnya bernilai, wisatanya hidup, dan masyarakat bisa sejahtera jika dikelola baik,” ujarnya.

Buyung-Buyung: Hutan Lestari, Laut Menghidupi

Kampung Buyung-Buyung tidak hanya menyimpan mangrove sebagai penyangga ekosistem. Di balik rimbunan akar bakau, udang organik dan kepiting bakau berkembang menjadi sumber ekonomi yang terus bergerak. Nico mengungkapkan kekagumannya — kampung ini mampu menghasilkan hingga 100 ton per hari untuk pasar lokal. Angka yang, jika ditambah pengolahan pasca panen, bisa menjadi batu loncatan menuju pasar nasional hingga internasional.

Ia membayangkan skema nilai tambah yang lebih luas: udang segar, frozen, ebi, terasi, bahkan pemanfaatan limbah kulit serta kepala udang menjadi tepung, kosmetik, hingga produk kesehatan.

“Tidak boleh ada limbah. Semua bisa bernilai,” tegasnya.

Baginya, potensi ini harus diikat dalam sistem — koperasi kuat, pembiayaan syariah, fasilitas cold storage, hingga desain kemasan ekspor yang layak pasar global.

Dari Mangrove ke Dunia — Ekonomi Biru Berau Mulai Bergerak

Setelah menyusuri jalur kayu mangrove yang rimbun, Sri Juniarsih memperlihatkan kepada Dubes Seychelles aneka produk olahan laut yang dibuat pelaku UMKM — terasi udang rebon, ebi, ikan kering, semuanya dari bahan segar hasil tangkapan nelayan lokal. Ia menyebut Buyung-Buyung sebagai pilot project blue economy & blue food Berau, tempat konservasi berjalan bersama usaha rakyat.

“Potensi ini harus terangkat bukan hanya nasional, tetapi internasional,” kata Sri.

“Blue economy adalah masa depan masyarakat pesisir Berau.”

Ia berharap kerja sama dengan Seychelles dan institusi internasional dapat memperkuat kapasitas kampung — dari budidaya organik, pengolahan hasil laut, hingga pemasaran.

Karena jika Buyung-Buyung berhasil, ia tidak hanya akan menjadi kampung model. Ia akan menjadi bukti bahwa hutan mangrove, udang, nelayan, dan pasar global bisa berada dalam satu garis yang sama — garis yang bernama kesejahteraan.

Air di pesisir itu tenang, tapi masa depan yang sedang disiapkan tidak.
Ia bergerak — seperti akar mangrove yang pelan-pelan mencengkeram lumpur dan menjadi pohon.
Berau menanam, dunia tinggal menunggu saatnya panen.

(yf/adv)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada DBD Kala Musim Hujan

    Waspada DBD Kala Musim Hujan

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    (23/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota Komisi II DPRD Berau, Ratna, mengingatkan masyarakat Berau untuk tetap menjaga pola hidup sehat, terutama ketika memasuki musim penghujan yang rentan menimbulkan berbagai penyakit. Ratna menekankan bahwa musim penghujan saat ini meningkatkan risiko timbulnya penyakit, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD), yang dapat memiliki dampak serius. “Dengan adanya genangan air, […]

  • Program Intensifikasi Lada di Berau, Kukar, dan Balikpapan: Disbun Kaltim Bantu Ratusan Hektare Lahan

    Program Intensifikasi Lada di Berau, Kukar, dan Balikpapan: Disbun Kaltim Bantu Ratusan Hektare Lahan

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Samarinda – Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) melakukan intensifikasi perkebunan lada rakyat di tiga daerah, yakni Kabupaten Berau, Kutai Kartanegara, dan Kota Balikpapan, untuk meningkatkan produksi melalui pengolahan lahan secara bijak. “Dalam intensifikasi perkebunan lada di tahun ini, selain dilakukan pembinaan dan pendampingan, kami juga memberikan bantuan pupuk dan herbisida,” kata Kepala Disbun […]

  • "Elon Musk" Bantu Warga Berau, Internet Gratis Seumur Hidup?

    “Elon Musk” Bantu Warga Berau, Internet Gratis Seumur Hidup?

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Kabar gembira bagi warga Berau! Kabupaten yang terletak di Kalimantan Timur ini siap menjadi pelopor internet cepat di wilayahnya. Pemkab Berau akan menggunakan internet Starlink, yakni perusahaan teknologi satelit milik Elon Musk, untuk menghadirkan jaringan internet super cepat hingga ke pelosok desa. Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengungkapkan bahwa pihaknya akan memasang […]

  • Bupati Berau Apresiasi Biatan: Juara Sepak Bola Bupati Cup Dua Tahun Berturut-turut

    Bupati Berau Apresiasi Biatan: Juara Sepak Bola Bupati Cup Dua Tahun Berturut-turut

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Teluk Bayur – Tim sepak bola dari Kecamatan Biatan berhasil membawa pulang gelar Juara I dalam Kejuaraan Sepak Bola Bupati Cup 2024, yang digelar sejak 1 hingga 8 September lalu. Kecamatan Biatan keluar sebagai juara setelah menaklukkan tim sepak bola dari Kecamatan Bidukbiduk dengan raihan skor 4-3. Kepala Kampung Biatan Ilir, Abdul Hafid mengungkapkan kebanggaannya […]

  • Tekan Risiko Penyimpangan Seksual, Komisi I DPRD Berau Dorong Penguatan Peran Orang Tua dan Sekolah

    Tekan Risiko Penyimpangan Seksual, Komisi I DPRD Berau Dorong Penguatan Peran Orang Tua dan Sekolah

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Berau, Elita Herlina, menyampaikan keprihatinannya terkait meningkatnya potensi penyimpangan seksual di kalangan anak muda. Ia menilai perkembangan teknologi, akses informasi tanpa filter, serta lemahnya pengawasan sosial dapat menjadi faktor pendorong munculnya perilaku menyimpang yang berisiko merusak masa depan generasi muda. Elita menegaskan bahwa fenomena sosial yang melibatkan anak […]

  • Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Oktavia, salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029 dari Partai Nasdem, merupakan anggota DPRD termuda di Kabupaten Berau. Perempuan berparas manis yang akrab disapa Okta ini lahir di Berau, pada 9 Oktober 1996 atau berusia 28 tahun saat dilantik menjadi wakil rakyat. Saat ditemui usai pelantikan anggota DPRD Berau, pada Rapat Paripurna […]

expand_less