Berau Menuju Destinasi Digital – Wisata yang Bisa Dilihat, Dirasa, dan Dibawa dalam Genggaman
- account_circle admin
- calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
- visibility 56
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tanjung Redeb – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Kabupaten Berau tengah menapaki babak baru dalam pengelolaan pariwisata. Alam yang indah, budaya yang kaya, dan panorama laut bergradasi biru tak lagi hanya dinikmati oleh mereka yang datang berkunjung langsung. Kini, keindahan itu bisa mengalir ke seluruh penjuru dunia hanya melalui layar gawai.
Transformasi inilah yang didorong kuat oleh Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Upaya percepatan digitalisasi wisata menjadi fondasi baru dalam membangun citra daerah sebagai destinasi unggulan. Visual yang kuat, cerita yang hidup, dan branding yang solid menjadi senjata utama agar nama Berau tak hanya dikenal sebagai tempat singgah, tetapi sebagai pengalaman yang ingin kembali dirasakan.
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, meyakini bahwa kekuatan visual di media sosial dapat memantik rasa penasaran calon wisatawan jauh lebih cepat dari apa pun yang tercetak di brosur.
“Era digital memberi ruang bagi kita untuk tampil lebih kreatif dan luas. Foto, video, bahkan satu potongan momen bisa menjadi magnet wisatawan,” tegasnya dalam beberapa kesempatan.
Digitalisasi bukan sekadar promosi, tetapi strategi jangka panjang. Melalui konten yang kuat dan narasi visual yang tepat, Berau ingin hadir bukan hanya sebagai tujuan wisata, tetapi sebagai identitas budaya dan ekosistem yang hidup.
Semangat itu turut dikuatkan oleh Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, yang menekankan bahwa branding bukan hanya tentang promosi, melainkan tentang bagaimana daerah berdiri sebagai cerita dan karakter yang berbeda.
“Potensi wisata kita besar. Yang kita lakukan sekarang adalah memastikan kekayaan itu terlihat, terdengar, dikenal—dan dirawat,” ungkapnya.
City Branding: Menyusun Wajah Berau yang Diingat Dunia
Konsep city branding Berau berangkat dari apa yang paling melekat:
• laut sebening kristal dan pulau tropis yang menenangkan,
• budaya pesisir yang hangat,
• sejarah yang kaya,
• serta kearifan lokal yang hidup dalam tradisi sehari-hari.
Daripada meniru identitas daerah lain, Berau memilih menonjolkan apa yang sudah dimiliki, lalu memperkuatnya dengan pendekatan digital agar informasinya mudah ditemukan, dipelajari, bahkan disukai dari jauh.
Inilah wajah baru pariwisata Berau—lebih modern, terukur, dan berbasis teknologi. Wisata kini tidak hanya soal berkunjung, tetapi tentang bagaimana pengalaman digital membangun keinginan calon wisatawan sebelum mereka tiba.
Pemerintah melihat momentum ini sebagai arah jangka panjang. Ketika branding kuat, wisata tumbuh. Ketika wisata tumbuh, UMKM bergerak, ekonomi mengalir, dan masyarakat merasakan manfaatnya secara nyata.
Jika dahulu promosi hanya melibatkan poster atau brosur, kini satu unggahan dapat menjangkau ribuan mata, menembus negara, bahkan mengundang langkah-langkah baru menapaki pasir pantai Berau.
Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan jalan yang sedang ditempuh—perlahan namun pasti—menuju Berau sebagai destinasi berkelanjutan kelas nasional, bahkan internasional.
Dan bila satu unggahan mampu membuat orang ingin datang, maka pariwisata masa depan Berau sudah dimulai sejak hari ini. (yf/adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar