Satu Aplikasi untuk Satu Daerah — Berau Melangkah ke Era Layanan dan Wisata dalam Genggaman
- account_circle admin
- calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
- visibility 27
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tanjung Redeb — Di tengah derasnya arus teknologi yang semakin cepat, Kabupaten Berau mengambil langkah maju dengan memperkenalkan ExploreDaerah, sebuah aplikasi yang dirancang bukan hanya sebagai etalase wisata, tetapi sebagai pintu masuk menuju sistem pelayanan digital yang lebih sederhana, terpusat, dan mudah dijangkau masyarakat.
Langkah ini menjadi bagian dari visi besar pemerintah daerah untuk membentuk ekosistem digital yang tidak lagi terpisah-pisah. Selama ini berbagai layanan berjalan sendiri, memiliki sistem sendiri, hingga membuat masyarakat harus membuka banyak aplikasi hanya untuk satu urusan. Kini, arah itu mulai berubah.
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menyebut digitalisasi bukan hanya soal peluncuran aplikasi, tetapi tentang mengubah cara bekerja dan melayani.
“Teknologi hanya wadah. Keberhasilannya ditentukan oleh bagaimana masyarakat menggunakannya,” ungkapnya.
ExploreDaerah: Wisata, Budaya, dan Layanan Publik dalam Satu Portal
Aplikasi ExploreDaerah dikembangkan berdasarkan basis data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), sementara sistem teknis dan integrasi dikelola langsung oleh Diskominfo. Hasilnya, satu platform mampu memuat:
✔ destinasi wisata dan peta interaktif,
✔ jadwal festival dan kalender budaya,
✔ akses menuju layanan publik terpadu,
✔ dan rencana dashboard besar yang akan menjadi pusat layanan satu pintu.
Tidak lagi terfragmentasi, tetapi saling terhubung.
Saat ini sudah sepuluh perangkat daerah mulai masuk tahap uji coba penggunaan sistem terpadu tersebut—mulai sektor pendidikan, kesehatan, sosial, hingga perizinan. Artinya, satu aplikasi kelak bisa menjadi rute tercepat menuju berbagai keperluan masyarakat tanpa harus berpindah platform.
“Ke depan, cukup satu akses untuk semua layanan,” ujar Didi.
Peluang Besar — Tantangan Nyata
Namun percepatan digital juga membawa tantangan. Tidak semua pelaku usaha wisata dan UMKM terbiasa memanfaatkan teknologi untuk promosi atau transaksi. Pemerintah daerah menyadari celah itu dan tengah menyiapkan pelatihan teknis yang lebih menyeluruh.
Diskominfo telah menggandeng Dekranasda, Diskoperindag, dan Disbudpar dalam sosialisasi pemanfaatan platform digital. Meski belum menjangkau seluruh pelaku, proses ini menjadi awal dari transformasi yang lebih besar.
“Pelatihan mendalam bagi pelaku wisata sedang kami susun. Ini akan menjadi langkah berikutnya,” katanya.
Menuju Berau Digital
Peluncuran ExploreDaerah bukan akhir, melainkan permulaan. Pemerintah Kabupaten Berau bergerak untuk memastikan wisata tidak hanya dikenal karena alamnya, tetapi juga karena kemudahan informasi dan layanannya. Daerah yang bisa diakses dari layar ponsel akan lebih mudah ditemukan, lebih mudah dicintai, dan lebih mudah dikunjungi.
Transformasi ini adalah fondasi masa depan: satu aplikasi, satu pintu, satu identitas digital untuk Berau yang lebih terhubung.
Ketika pelayanan publik dapat diakses lebih cepat, dan informasi wisata hadir dalam genggaman, maka digitalisasi tak lagi sebatas konsep — ia telah menjadi cara baru kita melihat Berau. (ak/yf/adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar