Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » APBD Turun, Pembangunan Kelay Terancam—Sekda Minta Semua Pihak Bergerak Cepat

APBD Turun, Pembangunan Kelay Terancam—Sekda Minta Semua Pihak Bergerak Cepat

  • account_circle admin
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BERAU — Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyoroti belum seimbangnya potensi sumber daya di Kecamatan Kelay dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi percepatan pembangunan berkelanjutan di Kelay, Selasa, 14 April 2026.

Menurut Said, wilayah dengan potensi besar seharusnya mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara lebih cepat. Namun, hal itu tidak akan tercapai tanpa perencanaan yang matang dan keterlibatan berbagai pihak.

“Daerah yang memiliki potensi besar seharusnya masyarakatnya bisa lebih cepat sejahtera,” kata Said.

Ia menilai, selama ini perencanaan pembangunan masih banyak bertumpu pada pemerintah kampung. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga pemangku kepentingan lainnya agar arah pembangunan lebih terukur.

Said juga menyinggung posisi strategis Kelay sebagai wilayah transit yang kerap dilalui masyarakat dari Samarinda menuju Berau. Kondisi ini, menurut dia, perlu didukung dengan infrastruktur dan fasilitas yang memadai, meski sebagian ruas jalan berstatus nasional.

Dalam forum tersebut, ia turut mengungkapkan adanya penurunan signifikan anggaran daerah. APBD Berau yang sebelumnya berada di kisaran Rp5 triliun kini turun menjadi sekitar Rp3,3 triliun, dan berpotensi kembali menurun pada tahun mendatang.

Penurunan anggaran ini berdampak pada pelaksanaan program pembangunan hingga tingkat kampung, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti penghasilan tetap aparatur kampung.

Selain itu, Said menyoroti masih tingginya angka stunting di Kelay, termasuk di wilayah dengan aktivitas perkebunan besar. Kondisi ini dinilai ironis, mengingat keberadaan perusahaan seharusnya turut mendorong kesejahteraan masyarakat.

Ia mendorong pemerintah kampung untuk mengalokasikan anggaran dalam penanganan stunting, serta mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada.

Menurut Said, pemerintah daerah tetap membuka peluang investasi, namun menekankan pentingnya keterlibatan perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat serta menghindari konflik sosial. Peran program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dinilai penting, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah sebagai faktor pendukung masuknya investasi. Selain itu, perlindungan terhadap masyarakat hukum adat tetap harus diperhatikan tanpa memicu konflik klaim wilayah.

Di sektor pariwisata, Kelay disebut memiliki potensi besar, termasuk pengembangan kawasan geowisata yang mulai mendapat perhatian pemerintah provinsi.

Said mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dalam pembangunan Kelay. Ia optimistis potensi wilayah tersebut dapat dioptimalkan jika dikelola secara bersama.

“Potensi Kelay besar, tinggal bagaimana kita mengelolanya secara maksimal,” ujarnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penumpang KM Sabuk Nusantara 89 Jatuh ke Laut, SAR Lakukan Pencarian di Perairan Bulungan

    Penumpang KM Sabuk Nusantara 89 Jatuh ke Laut, SAR Lakukan Pencarian di Perairan Bulungan

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 520
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Seorang penumpang kapal KM Sabuk Nusantara 89 yang berlayar dari Tarakan menuju Toli-Toli dilaporkan terjatuh ke laut di perairan Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Selasa, 3 Juni 2025. Korban diketahui bernama Hasim, berusia 44 tahun, dan hingga kini masih dalam pencarian.   Kepala Seksi Operasi dan […]

  • Anggur Muscat Viral Diduga Mengandung Residu Kimia Berbahaya, DPRD Berau Dorong Pengawasan

    Anggur Muscat Viral Diduga Mengandung Residu Kimia Berbahaya, DPRD Berau Dorong Pengawasan

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 498
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggur muscat yang kini sedang viral di masyarakat diduga menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan manusia. Bahkan, salah satu penelitian menunjukkan bahwa anggur ini mengandung residu bahan kimia yang dapat berdampak negatif jika dikonsumsi secara berlebihan. Menanggapi kabar tersebut, Elita mendesak dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap pangan, terutama buah-buahan impor yang masuk ke […]

  • Kontrak PPPK Berau Berakhir 2026, Evaluasi Kinerja Jadi Penentu

    Kontrak PPPK Berau Berakhir 2026, Evaluasi Kinerja Jadi Penentu

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.185
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Berau menghadapi ketidakpastian menjelang berakhirnya masa kontrak mereka pada 2026. Hingga kini, belum ada kepastian apakah kontrak akan diperpanjang atau tidak. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau, Sri Eka Takariyati, mengatakan perpanjangan kontrak sepenuhnya menjadi kewenangan organisasi perangkat daerah […]

  • Aset Kopdes Jadi Milik Desa, Diskoperindag dan DPMK Berau Siap Tindak Lanjuti

    Aset Kopdes Jadi Milik Desa, Diskoperindag dan DPMK Berau Siap Tindak Lanjuti

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 581
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Seluruh aset Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dipastikan akan menjadi milik pemerintah desa setelah proses pembangunannya rampung. Hal ini sejalan dengan arahan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Ia juga menegaskan bahwa sebagian pendapatan Kopdes nantinya juga akan disetorkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Senin, (20/10). Kebijakan […]

  • ‎Bukan Sekadar Produksi Dinas Perikanan Membantu, Agar Pelaku Usaha Tak Lagi Gagal Jual Hasil

    ‎Bukan Sekadar Produksi Dinas Perikanan Membantu, Agar Pelaku Usaha Tak Lagi Gagal Jual Hasil

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.644
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB — Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah mengatakan banyak pelaku usaha Perikanan telah mampu menghasilkan produk berkualitas, namun pemasarannya masih menjadi kendala. ‎Ia juga menjelaskan bahwa tidak sedikit pelaku usaha yang mengalami kesulitan menjual hasil budidaya maupun olahannya, meski produksi telah berjalan baik. ‎“Tantangan terbesar adalah memasarkan. karena pasar ikan air […]

  • Perbaikan Rumah Dikebut, Kuota Masih Belum Cukup

    Perbaikan Rumah Dikebut, Kuota Masih Belum Cukup

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Berau menargetkan perbaikan 300 rumah tidak layak huni (RTLH) setiap tahun sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Kepala Bidang Perumahan Disperkim Berau, Juli Mahendra, mengatakan target tersebut merupakan rencana kerja ideal untuk mengejar ketertinggalan hunian layak di daerah. “Dalam rencana kerja, setiap tahun idealnya […]

expand_less