Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Tragis, Pelajar di Samarinda Meninggal Setelah Pakai Sepatu Sempit Bertahun-tahun

Tragis, Pelajar di Samarinda Meninggal Setelah Pakai Sepatu Sempit Bertahun-tahun

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 199
  • print Cetak

SAMARINDA — Seorang pelajar SMK di Samarinda, Mandala (16), meninggal dunia setelah mengalami sakit yang diduga berawal dari penggunaan sepatu sekolah yang tidak sesuai ukuran. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam sekaligus menjadi sorotan terkait kondisi ekonomi keluarga dan akses terhadap kebutuhan dasar.

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun, mengungkapkan pihaknya menerima laporan pada 25 April 2026 mengenai seorang pelajar yang meninggal dunia dan sempat disalatkan di sekolah. Tim kemudian mendatangi rumah duka untuk memastikan kondisi keluarga.

Dari hasil penelusuran, diketahui Mandala merupakan anak yatim yang tinggal bersama satu kakak dan tiga adiknya. Ibunya bekerja sebagai penjual risoles keliling dengan penghasilan terbatas.

Rina menjelaskan, sejak kelas 1 SMK, Mandala menggunakan sepatu ukuran 43. Namun seiring pertumbuhan, ukuran kakinya bertambah menjadi 45. Karena keterbatasan ekonomi, sepatu lama tetap digunakan dengan cara dimodifikasi menggunakan busa agar terasa lebih longgar.

“Sepatu itu tetap dipakai setiap hari. Bahkan diganjal dengan foam agar tidak terlalu keras, tapi justru menyebabkan kakinya bengkak,” ujar Rina.

Kondisi tersebut diperparah saat Mandala menjalani kegiatan magang di pusat perbelanjaan yang mengharuskannya berdiri dalam waktu lama. Selama sekitar satu bulan, keluhan nyeri di kaki semakin memburuk dan menjalar hingga ke pinggang dan kepala.

Ibu korban, Ratnasari, menuturkan bahwa awalnya anaknya hanya mengeluhkan sakit ringan. Namun, dalam waktu sekitar tiga minggu, pembengkakan mulai terlihat dan rasa sakit semakin intens.

“Kurang lebih dua minggu pertama belum ada bengkak. Setelah sekitar 20 hari, bagian atas kaki mulai membesar,” katanya, Kamis (30/4/2026).

Meski sakit, Mandala tetap menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk magang. Ia lebih banyak berdiri dan hanya duduk saat waktu istirahat. Keluhan biasanya disampaikan setelah pulang ke rumah.

Sehari sebelum meninggal dunia, kondisi Mandala semakin memburuk. Pembengkakan di kaki terlihat parah. Ia sempat mendapatkan penanganan berupa suntikan di sekitar lingkungan tempat tinggal.

“Setelah disuntik, dia bilang sudah tidak terlalu sakit. Kami kira membaik,” ujar Ratnasari.

Namun, pada Jumat (24/4/2026), Mandala meninggal dunia. Menurut keterangan keluarga, malam sebelum wafat, ia sempat menyampaikan keinginan terakhir untuk memiliki sepatu baru. Permintaan itu belum dapat dipenuhi.

“Dia bilang ingin sepatu untuk terakhir kalinya. Tapi saya tidak bisa membelikan,” tutur Ratnasari.

Meski menghadapi keterbatasan, proses pemulasaran hingga pemakaman disebut mendapat bantuan dari pihak sekolah, termasuk fasilitas ambulans.

Peristiwa ini menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk TRC PPA Kaltim, yang menilai kasus tersebut mencerminkan masih adanya kerentanan sosial di masyarakat, khususnya terkait akses terhadap kebutuhan dasar dan layanan kesehatan.

Keluarga berharap ke depan ada perhatian lebih dari pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu, agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Bukan Sekadar Produksi Dinas Perikanan Membantu, Agar Pelaku Usaha Tak Lagi Gagal Jual Hasil

    ‎Bukan Sekadar Produksi Dinas Perikanan Membantu, Agar Pelaku Usaha Tak Lagi Gagal Jual Hasil

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.799
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB — Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah mengatakan banyak pelaku usaha Perikanan telah mampu menghasilkan produk berkualitas, namun pemasarannya masih menjadi kendala. ‎Ia juga menjelaskan bahwa tidak sedikit pelaku usaha yang mengalami kesulitan menjual hasil budidaya maupun olahannya, meski produksi telah berjalan baik. ‎“Tantangan terbesar adalah memasarkan. karena pasar ikan air […]

  • Arus Balik Mulai Padat, Dishub Pastikan Transportasi Laut Berau Tetap Lancar

    Arus Balik Mulai Padat, Dishub Pastikan Transportasi Laut Berau Tetap Lancar

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Aktivitas penumpang di Dermaga Wisata Sanggam, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terpantau meningkat pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Pergerakan masyarakat didominasi arus balik yang dalam beberapa hari terakhir menunjukkan tren kenaikan. Kepala Seksi ASDP Dinas Perhubungan Kabupaten Berau, Sabirin, mengatakan lonjakan penumpang mulai terjadi beberapa hari setelah Lebaran. Pihaknya terus memantau […]

  • Tewas Usai Duel Mabuk, Pria di Tanjung Selor Dianiaya Teman Sendiri

    Tewas Usai Duel Mabuk, Pria di Tanjung Selor Dianiaya Teman Sendiri

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 475
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Seorang pria berinisial JI (32 tahun) ditemukan tewas usai terlibat perkelahian dengan temannya sendiri di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu sore, 1 Juni 2025. Kasi Humas Polresta Bulungan, Ipda Magdalena Lawai, membenarkan bahwa insiden tersebut menyebabkan satu korban jiwa. “Ya, benar […]

  • 33 Ribu Hektare Mangrove Kaltara Disiapkan Jadi Proyek Ekonomi Biru

    33 Ribu Hektare Mangrove Kaltara Disiapkan Jadi Proyek Ekonomi Biru

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Tanjung Selor – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama perwakilan Sabah, Malaysia, memulai kerja sama pengembangan ekonomi biru melalui penanaman mangrove di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Rabu, 8 April 2026. Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah awal menjaga ekosistem pesisir sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Menurut dia, […]

  • Temukan Kakam Tak Netral, Bawaslu Berau Desak DPMK Menindaklanjuti Rekomendasi Sesuai Aturan

    Temukan Kakam Tak Netral, Bawaslu Berau Desak DPMK Menindaklanjuti Rekomendasi Sesuai Aturan

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 689
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Berau mengingatkan seluruh instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau untuk mematuhi aturan terkait netralitas kepala kampung dan Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam menghadapi Pilkada 2024. Hal ini disampaikan oleh Natalis Lapang Wada, Anggota Bawaslu Berau, Jumat (1/11/2024).

  • Budi Satrio Djiwandono Serukan Sukseskan Pilkada Berau, Dukung Paslon Sri Juniarsih-Gamalis

    Andi Harun-Saefuddin Zuhri dan Rudy Mas’ud-Seno Aji Bersinergi Tingkatkan SDM

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 702
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan wakil Walikota Samarinda, Andi Harun-Saefuddin Zuhri menghadiri kegiatan yang diinisiasikan oleh Garda Pemuda Nasdem. Jum’at (8/11/2024). Acara bertajuk “Unboxing Program Sinegritas Menuju Indonesia Emas daj dilaksanakan di Teras Samarinda tersebut turut dihadiri oleh calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud – Seno Aji. Tak hanya […]

expand_less