Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Generasi Muda Enggan Bertani, Produksi Pangan Berau Belum Mandiri

Generasi Muda Enggan Bertani, Produksi Pangan Berau Belum Mandiri

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 212
  • print Cetak

BERAU — Minimnya minat masyarakat untuk bertani menjadi salah satu persoalan yang memengaruhi sektor pertanian di Kabupaten Berau. Kondisi ini berdampak pada produksi pangan daerah yang belum mampu memenuhi kebutuhan secara mandiri.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Berau, Basri, mengatakan karakteristik petani di Berau berbeda dengan daerah lain seperti Pulau Jawa dan Sulawesi. Menurut dia, sebagian besar petani di Berau tidak berfokus pada satu sektor, melainkan memiliki beragam sumber penghasilan.

“Kalau di Jawa itu petani ya memang petani. Di Sulawesi juga begitu. Tapi kalau di Berau, masyarakatnya ini multidimensi. Dia bisa jadi petani, tapi juga beternak, berkebun, bahkan kerja di perusahaan,” kata Basri, Senin, 4 Mei 2026.

Ia menjelaskan kondisi tersebut membuat sektor pertanian kurang diminati sebagai pekerjaan utama. Banyak masyarakat, terutama usia produktif, memilih bekerja di perusahaan yang dinilai lebih menjanjikan dari sisi pendapatan.

“Kita akui angkatan kerja kita kalah bersaing dengan perusahaan. Mereka lebih tertarik kerja di perusahaan dibanding mengolah lahan,” ujarnya.

Menurut Basri, faktor penghasilan menjadi pertimbangan utama. Pendapatan petani dinilai tidak menentu karena bergantung pada musim, berbeda dengan sektor industri yang memberikan penghasilan tetap.

“Kalau di perusahaan kan setiap bulan jelas penghasilannya. Kalau petani ini berisiko, bisa gagal panen karena kekeringan atau kebanjiran,” katanya.

Ia juga menanggapi pandangan Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, yang mendorong langkah konkret untuk menarik minat generasi muda ke sektor pertanian.

“Ya harus begitu, tidak ada cara lain. Memang harus dipacu untuk mendorong petani muda,” ucapnya.

Basri menilai regenerasi petani menjadi kunci keberlanjutan sektor pangan di Berau. Namun, pendekatan yang dilakukan perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Menurut dia, petani perlu dibekali pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

“Petani itu harus ada kemajuan. Tidak hanya sekadar menanam, tapi juga ada sentuhan teknologi untuk meningkatkan hasil,” ujar Basri.

Ia menambahkan, dukungan berupa pelatihan, pendampingan, hingga insentif penting untuk menarik minat generasi muda.

“Kalau kita bisa dorong dengan teknologi dan sistem yang lebih baik, saya yakin anak muda bisa tertarik,” katanya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Program Pendataan Biatan Ilir: Menata Administrasi untuk Masa Depan Kampung

    Sosialisasi Program Pendataan Biatan Ilir: Menata Administrasi untuk Masa Depan Kampung

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 726
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kepala Kampung (Kakam) Biatan Ilir bersama Aparatur Kampung dan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) menggelar kegiatan silaturrahmi dan sosialisasi program pendataan identitas kependudukan serta rencana aturan kepemilikan lahan/tanah warga. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Aburaera, yang terletak di RT 05 Biatan Ilir, pada Selasa (5/12). Acara dihadiri oleh Kakam Biatan Ilir, aparatur kampung, BPK […]

  • Wisata Darat Harus Dibenahi, Fasilitas dan Kebersihan Kunci Utama

    Wisata Darat Harus Dibenahi, Fasilitas dan Kebersihan Kunci Utama

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komisi II DPRD Berau meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau untuk lebih aktif dalam mempromosikan destinasi wisata, baik di dalam maupun luar negeri. DPRD juga menekankan pentingnya pengembangan wisata darat agar tidak hanya terfokus pada keindahan bawah laut. “Kami ingin Disbudpar Berau bisa menjual dan mempromosikan destinasinya lebih luas lagi […]

  • Satukan Etnis dan Budaya, Berau Culture Festival 2024 Jadi Sorotan Pariwisata

    Satukan Etnis dan Budaya, Berau Culture Festival 2024 Jadi Sorotan Pariwisata

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 861
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau sukses menggelar Berau Culture Festival 2024, yang diadakan dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb ke-214. Festival budaya ini berlangsung pada Senin, 9 September 2024, dengan pawai yang membentang dari Jalan APT Pranoto hingga Lapangan GOR Pemuda Berau.* Berbalut tema “Satukan Etnis dan Budaya”, pawai […]

  • Aksi Brutal di Jalan Gajah Mada Samarinda Terekam CCTV, Polisi Langsung Bekuk Dua Pelaku di Malam yang Sama

    Aksi Brutal di Jalan Gajah Mada Samarinda Terekam CCTV, Polisi Langsung Bekuk Dua Pelaku di Malam yang Sama

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Akhirnya, dua pelaku pembacokan brutal terhadap juru parkir di Jalan Gajah Mada, Samarinda, berhasil ditangkap polisi pada malam yang sama, Rabu (1/4/2026). Aksi keduanya sebelumnya terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV, dua pelaku terlihat datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam. Tanpa banyak percakapan, keduanya langsung menyerang korban […]

  • Disnakertrans Berau Ingatkan Tambang: Pengurangan RKAB Bukan Tiket PHK Massal

    Disnakertrans Berau Ingatkan Tambang: Pengurangan RKAB Bukan Tiket PHK Massal

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau mengingatkan perusahaan tambang di Bumi Batiwakkal agar tidak menjadikan pengurangan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sebagai dalih mudah untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pekerja lokal. Peringatan itu disampaikan Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Berau, Sony, di ruang kerjanya, Senin, 18 Mei 2026. […]

  • Stunting Berau Naik ke 25,4%, Wabup Gamalis Minta Penanganan Lebih Fokus dan Terintegrasi

    Stunting Berau Naik ke 25,4%, Wabup Gamalis Minta Penanganan Lebih Fokus dan Terintegrasi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmen mempercepat penurunan stunting melalui pendekatan lintas sektor dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting 2026. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat RPJPD Baplitbang, Senin, 6 April 2026. Wakil Bupati Berau yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Gamalis, mengatakan upaya penanganan stunting harus dilakukan secara lebih […]

expand_less