Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DTPHP Berau Antisipasi Kemarau: Perbaikan Irigasi dan Cadangan Pompa Air Dipercepat

DTPHP Berau Antisipasi Kemarau: Perbaikan Irigasi dan Cadangan Pompa Air Dipercepat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 288
  • print Cetak

BERAU– Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau tengah mengambil langkah proaktif untuk mengatasi dampak dari musim kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga November 2026. Mereka melakukan evaluasi terhadap saluran irigasi dan menyiapkan bantuan pompa air di beberapa wilayah penghasil padi, termasuk Tasuk, Labanan, Semurut, dan Buyung-Buyung.

Kepala DTPHP Kabupaten Berau, Lita Handini, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang potensi kemarau yang dapat mengganggu musim tanam para petani. “Prediksi BMKG ini kemarau panjang sampai November. Kekhawatirannya tentu petani tidak bisa menanam padi karena kekurangan air,” ujarnya, dilansir dari media It-news.id, Kamis (07/05/2026).

Lita menambahkan bahwa pemerintah daerah telah melakukan identifikasi terhadap sejumlah titik irigasi yang memerlukan optimalisasi atau perbaikan guna menjaga ketersediaan air di lahan pertanian. “Nah yang perlu perbaikan saluran irigasi, terus perlu pompa dan sebagainya sudah kami usulkan ke pusat,” ungkapnya.

DTPHP juga telah menyiapkan pompa air cadangan yang bisa didistribusikan ke kampung-kampung apabila terjadi kekurangan fasilitas pengairan. “Kalau ada kampung yang ternyata butuh pompa tambahan, nanti bisa kita drop sementara dari tempat lain,” jelasnya.

Meskipun sebagian besar wilayah sentra produksi padi di Berau sudah dilengkapi dengan pompa masing-masing, pemerintah tetap menyiapkan langkah antisipasi tambahan untuk menghadapi potensi kekeringan yang berkepanjangan. Lita menambahkan bahwa pemerintah pusat juga memiliki program bantuan untuk menangani dampak musim kemarau yang saat ini sedang diajukan oleh Pemkab Berau.

“Memang ada paket bantuan dari pusat untuk kondisi seperti ini. Tinggal kita mengusulkan sesuai ketentuan yang ada,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • MP-AW Sampaikan Hasil Pemeriksaan Kesehatan: Sehat Lahir Batin

    MP-AW Sampaikan Hasil Pemeriksaan Kesehatan: Sehat Lahir Batin

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 644
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN- Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Berau, Madri Pani-Agus Wahyudi (MP-AW) telah usai mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan di RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan sejak 31 Agustus lalu.  MP-AW dalam konferensi pers pada Minggu (1/9/2024) mengatakan kondisi kesehatan keduanya sangat prima dan bugar, meski sebelumnya melalui perjalanan darat ke Balikpapan pada Jumat (30/8/2024) lalu.  “Walaupun […]

  • Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

    Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.239
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di pesisir selatan, tepatnya di perairan Talisayan, pemandangan kapal-kapal lengkong yang beroperasi menangkap ikan kini menjadi pemandangan lazim. Fenomena yang berlangsung beberapa minggu terakhir ini membawa cerita lain bagi para nelayan kecil di wilayah tersebut. Ali Wardana, Kepala Kampung Talisayan, mengungkapkan keresahan yang dirasakan oleh masyarakat nelayan. Menurutnya, kehadiran kapal-kapal lengkong tidak hanya […]

  • Pemkab Berau Harus Siapkan Aturan Tegas Penambangan Pasir

    Pemkab Berau Harus Siapkan Aturan Tegas Penambangan Pasir

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, angkat bicara terkait kelangkaan pasir yang kini dirasakan di Kabupaten Berau. Meskipun sudah ada pertemuan dengan Forkopimda, dikatakannya semua dikembalikan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. “Perputaran ekonomi di Berau cukup terganggu dengan adanya masalah ini. Memang kita bisa ambil pasir dari Bulungan, tapi perputaran uangnya […]

  • Hujan Mulai Redam Kebakaran di Berau, BPBD Kaltim Minta Warga Tetap Waspada

    Hujan Mulai Redam Kebakaran di Berau, BPBD Kaltim Minta Warga Tetap Waspada

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur mulai mereda pada Oktober 2026. Berkurangnya luas lahan terbakar terjadi seiring meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Berau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur mencatat luas kebakaran pada Oktober sekitar 1.223 hektare. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan Agustus dan September, ketika luas […]

  • SMAN 11 Berau Gelar IHT Literasi dan Numerasi, Perkuat Kompetensi Guru dan Siswa

    SMAN 11 Berau Gelar IHT Literasi dan Numerasi, Perkuat Kompetensi Guru dan Siswa

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    BERAU — SMAN 11 Berau Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, menggelar kegiatan In-House Training (IHT) bertema literasi, numerasi, advokasi, dan administrasi pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Kepala SMAN 11 Berau, Karyani Tri Tialani, M.Pd., dan dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 6 Provinsi Kalimantan […]

  • Di Balik Antrean SPBU: Solar Subsidi Mengalir ke Tambang Batu Bara Ilegal?

    Di Balik Antrean SPBU: Solar Subsidi Mengalir ke Tambang Batu Bara Ilegal?

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.195
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Aktivitas penambangan tanpa izin (Peti) di Kabupaten Berau, masih menjadi sorotan. Dalam menjalankan operasionalnya, para pelaku penambangan ilegal ini diketahui menggunakan alat berat seperti ekskavator dan truk besar untuk mengangkut batu bara dari lokasi tambang ke jetty. Diduga, untuk mendukung kelancaran operasional tersebut, para penambang memilih untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) […]

expand_less