Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Duel Mematikan di Samarinda: Pria Meninggal Usai Perkelahian dengan Penjaga Malam

Duel Mematikan di Samarinda: Pria Meninggal Usai Perkelahian dengan Penjaga Malam

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 204
  • print Cetak

SAMARINDA — Kasus kematian seorang pria yang belum teridentifikasi di galangan kapal Jalan Rambutan, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, mulai terkuak. Polisi menduga bahwa pria tersebut adalah pelaku pencurian yang terlibat dalam perkelahian dengan penjaga malam perusahaan, yang berujung pada kematiannya akibat luka serius, pada Minggu (10/5/2026).

Kapolsekta Palaran, Kompol Iswanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai penemuan korban. Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa korban datang bersama dua rekannya menggunakan perahu ketinting untuk memasuki area perusahaan tanpa izin.

“Berdasarkan keterangan dari penjaga malam, terdapat tiga orang yang menggunakan satu perahu untuk memasuki wilayah perusahaan,” jelas Iswanto pada Senin (11/5/2026).

Iswanto menambahkan bahwa ketiga pria itu diduga berniat melakukan pencurian di galangan kapal tersebut.

“Indikasinya adalah mereka hendak mengambil barang milik perusahaan,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa perusahaan tersebut sebelumnya telah mengalami beberapa kasus kehilangan barang, sehingga pengawasan malam diperketat oleh petugas keamanan.

Ketika aksi mereka ketahuan, dua orang pelaku berhasil melarikan diri melalui jalur darat. Namun, korban tertinggal dan diduga terlibat perkelahian dengan salah satu penjaga malam.

“Korban mengalami luka sabetan parang di lengan kanan akibat perkelahian tersebut,” ungkap Iswanto.

Luka parah di tangan korban menyebabkan kehilangan darah yang cukup banyak. Korban sempat dievakuasi menggunakan perahu milik warga menuju daratan, namun meninggal di tengah perjalanan.

Awalnya, warga yang memberikan bantuan mengira korban hanya sakit setelah diminta bantuan oleh pihak perusahaan. Namun, saat tiba di lokasi, mereka menemukan korban dalam kondisi parah dan tidak mampu berbicara dengan jelas.

Polisi kemudian membawa jasad korban ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk visum dan autopsi. Hingga saat ini, identitas korban masih belum terungkap karena tidak ada dokumen identitas yang ditemukan di tempat kejadian.

Polisi juga telah mengamankan penjaga malam yang terlibat dalam perkelahian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Masih kami dalami apakah ini termasuk dalam unsur penganiayaan atau pembelaan diri,” kata Iswanto.

Dalam proses penyelidikan, polisi menyita beberapa barang bukti, termasuk satu unit perahu ketinting, dua bilah parang, jaket, dan topi yang diduga milik korban, serta sampel darah di sekitar lokasi kejadian. Saat ini, aparat masih memburu dua pria lain yang diduga bersama korban saat memasuki area perusahaan pada dini hari itu. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahasa Inggris Jadi Batu Sandungan, Disbudpar Siap Revisi Seleksi Duta Wisata Berau

    Bahasa Inggris Jadi Batu Sandungan, Disbudpar Siap Revisi Seleksi Duta Wisata Berau

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.418
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Acara grand final pemilihan Duta Wisata pada Minggu (18/5/2025) menjadi sorotan, ketika salah satu finalis yang diberikan pertanyaan berbahasa Inggris, tak memahami dan memberikan jawaban. Dikonfirmasi tentang hal ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Berau, Ilyas Natsir mengakui hal itu. Bahkan, hal ini akan menjadi evaluasi bagi tahapan seleksi calon Duta […]

  • Efisiensi Anggaran Tak Hambat Layanan: Diskominfo Berau Pastikan Wifi Publik Tetap Stabil

    Efisiensi Anggaran Tak Hambat Layanan: Diskominfo Berau Pastikan Wifi Publik Tetap Stabil

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menata ulang strategi digitalisasi daerah dengan memfokuskan layanan wifi publik hanya pada titik-titik yang memiliki dampak terbesar bagi masyarakat. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap efisiensi anggaran yang membuat pemerintah harus menyusun ulang prioritas pembangunan digital. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, mengatakan bahwa titik internet […]

  • Frans Lewi Tegaskan Sinergi Harus Dirapatkan: Dua Program Utama Kampung Wajib Tetap Jalan Meski Dana Turun

    Frans Lewi Tegaskan Sinergi Harus Dirapatkan: Dua Program Utama Kampung Wajib Tetap Jalan Meski Dana Turun

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB— Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, menilai hubungan kerja antara DPRD dan Pemkab Berau perlu dirapatkan kembali setelah pemerintah pusat memangkas sejumlah alokasi anggaran. Ia menyebut situasi ini sebagai tantangan bersama yang menuntut respons cepat agar agenda pembangunan daerah tidak tersendat. Frans menjelaskan bahwa koordinasi rutin antara lembaga legislatif dan eksekutif kini […]

  • Berau Diguncang 21 Gempa Susulan, BMKG: Sesar Mangkalihat Jadi Pemicu

    Berau Diguncang 21 Gempa Susulan, BMKG: Sesar Mangkalihat Jadi Pemicu

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 604
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Gempa berkekuatan 5,6 SR yang mengguncang Kabupaten Berau pada Minggu malam hingga hari ini, Selasa (17/9/2024), merupakan dampak dari pergeseran sesar Mangkalihat yang terbentang dari Kecamatan Bidukbiduk hingga Tanjung Redeb, serta sesar Maratua yang membentang hingga ke Tanjung Selor – Bulungan. Pergerakan sesar Mangkalihat ini membuat warga di sejumlah wilayah panik, […]

  • Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

    Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Jakarta — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan bahwa kasus Hantavirus yang baru-baru ini menjadi perhatian dunia akibat wabah di kapal pesiar MV Hondius tidak berkaitan dengan situasi di Indonesia. Meski virus ini telah terdeteksi di beberapa wilayah dalam beberapa tahun terakhir, pihak kementerian memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam wabah tersebut. […]

  • Karyawan PT DLJ 2 Tewas Tertabrak Dump Truk, Sopir Diamankan Polsek Talisayan

    Karyawan PT DLJ 2 Tewas Tertabrak Dump Truk, Sopir Diamankan Polsek Talisayan

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Talisayan – Polres Berau, berhasil mengungkap kasus kecelakaan kerja yang mengakibatkan meninggalnya seorang perempuan karyawan PT DLJ 2 di Kecamatan Biatan. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa, 3 Juni 2025, sekitar pukul 08.30 WITA di kawasan Perumahan Karyawan Afdeling OJ, Jalan Poros Area Perusahaan PT DLJ 2. Korban, AB (21), tewas setelah tertabrak dump truk […]

expand_less