Disnakertrans Berau Gandeng Perusahaan Rancang Pelatihan Spesifik
- account_circle admin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 16
- print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menegaskan komitmennya mengurangi angka pengangguran dengan cara mendorong perusahaan lebih banyak menyerap tenaga kerja lokal. Kuncinya ada pada pelatihan yang dirancang khusus mengikuti kebutuhan nyata dunia industri.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau kini tak lagi sekadar membuka pelatihan umum bagi pencari kerja. Lembaga ini aktif memetakan kebutuhan perusahaan, lalu menyesuaikan materi pelatihan agar kompetensi warga lokal benar-benar selaras dengan kualifikasi yang diminta.
Kepala Disnakertrans Berau, Anang Saprani, mengatakan pihaknya rutin menjalin komunikasi dengan perusahaan untuk mengetahui jenis keahlian yang tengah dibutuhkan di lapangan. Dari sana, pemerintah daerah menyusun program pelatihan yang lebih spesifik dan terarah.
“Kami melakukan komunikasi dengan perusahaan mengenai kebutuhan mereka. Jika ada kekurangan pada tenaga kerja lokal kita, misalnya di bidang operator atau mekanik, maka kami siapkan pelatihannya,” ujar Anang saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/5/2026).
Anang menjelaskan, pola kerja sama ini tidak berhenti pada tahap pelatihan. Disnakertrans juga mendorong perusahaan mematuhi ketentuan dalam Peraturan Daerah yang mengamanatkan prioritas bagi warga lokal dalam proses rekrutmen. Menurut dia, setiap investasi yang masuk ke Berau harus berbanding lurus dengan manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat setempat.
Selain peningkatan keterampilan teknis, Disnakertrans Berau menempatkan sertifikasi profesi sebagai salah satu fokus utama. Sertifikat kompetensi dinilai menjadi pembeda penting bagi tenaga kerja lokal ketika bersaing dengan pelamar dari luar daerah.
Anang berharap perusahaan tidak menutup diri dalam proses perekrutan. Informasi lowongan kerja diminta untuk terus disampaikan ke Disnakertrans, sehingga pemerintah dapat memantau sekaligus memastikan tenaga kerja lokal yang telah dibekali keahlian mendapat kesempatan pertama.
“Kami berharap perusahaan terus terbuka memberikan informasi lowongan kerja kepada kami, sehingga proses rekrutmen dapat terpantau dan benar-benar mendahulukan anak-anak daerah kita yang sudah memiliki skill,” pungkasnya.
Sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha ini diharapkan membentuk ekosistem ketenagakerjaan yang lebih sehat di Berau, sekaligus memperkecil jurang antara kebutuhan tenaga kerja industri dan kemampuan yang dimiliki masyarakat setempat. (tnr)
- Penulis: admin
