Daya Beli Masyarakat Mulai Menurun Seiring Kenaikan Harga Bahan Pokok
- account_circle admin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 8
- print Cetak

TANJUNG SELOR – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Induk Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalah bawang merah yang kini dijual hingga Rp65 ribu per kilogram.
Kenaikan harga tersebut mulai dirasakan masyarakat saat berbelanja kebutuhan sehari-hari. Salah seorang warga, Ria, mengaku terkejut dengan lonjakan harga bawang merah yang terjadi dalam waktu singkat.
“Biasanya bawang merah sekitar Rp50 ribu per kilogram, sekarang sudah sampai Rp65 ribu. Kenaikan ini cukup terasa bagi kami sebagai pembeli,” ujarnya, Selasa (9/6).
Menurut Ria, kenaikan harga bahan pokok tidak hanya berdampak pada kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpotensi memengaruhi pelaku usaha kuliner yang menggunakan bawang merah sebagai bahan baku utama.
“Kalau yang kasihan itu pedagang makanan. Mereka pasti akan kesulitan karena bahan baku ikut naik,” katanya.
Salah seorang pedagang di Pasar Induk Tanjung Selor, Mudmainah, membenarkan bahwa sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga dalam beberapa hari terakhir. Menurut dia, bawang merah menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan paling tinggi.
“Bawang merah sekarang Rp65 ribu per kilogram, sebelumnya Rp50 ribu. Kenaikan ini sudah terjadi sekitar empat hari terakhir,” jelasnya saat ditemui di lapaknya.
Selain bawang merah, harga minyak goreng juga mengalami kenaikan menjadi Rp24 ribu per liter dari sebelumnya Rp22 ribu per liter. Harga gula pasir eceran naik menjadi sekitar Rp20 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp19 ribu per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada beras merek Sejoli yang kini dijual Rp102 ribu per kemasan lima kilogram, dari sebelumnya Rp88 ribu. Beberapa jenis kacang-kacangan turut mengalami penyesuaian harga dalam beberapa hari terakhir.
Meski demikian, tidak semua komoditas mengalami kenaikan. Harga bawang putih dilaporkan masih relatif stabil, sementara harga cabai justru mengalami penurunan hingga berada di kisaran Rp130 ribu per kilogram.
Menurut pedagang lainnya, Wandi, kenaikan harga bawang merah dipicu oleh berkurangnya pasokan yang masuk ke Tanjung Selor dalam sepekan terakhir.
“Harga bawang merah naik karena stok yang masuk berkurang. Sudah sekitar satu minggu pasokannya tidak sebanyak biasanya,” kata Wandi.
Kendati sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga, aktivitas perdagangan di Pasar Induk Tanjung Selor masih berlangsung normal. Namun, para pedagang mulai merasakan adanya perubahan pola belanja masyarakat.
“Pasar masih ramai, tetapi pembeli sekarang lebih berhati-hati. Daya beli memang tidak seperti biasanya karena beberapa kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga,” pungkasnya. ((tnr)
- Penulis: admin
